PALANGKA RAYA | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya menyambut positif rencana pembukaan rute penerbangan baru yang akan menghubungkan Palangka Raya dengan Muara Teweh, Sampit, dan Banjarmasin mulai Maret 2026. Rute tersebut direncanakan dilayani Wings Air melalui Bandara Tjilik Riwut sebagai bagian dari penguatan konektivitas antarkota di Pulau Kalimantan.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menilai pembukaan rute langsung antarkota di Kalimantan menjadi langkah strategis, mengingat selama ini perjalanan antardaerah kerap harus transit ke luar pulau.
“Pertama, tentu kita menyambut baik atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya rencana beroperasinya armada udara yang bisa menghubungkan antarkota di Kalimantan. Ini penting, karena selama ini jika bepergian ke kota-kota di Kalimantan, sering kali harus keluar dulu ke Jawa,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Pangkas Waktu, Tekan Biaya
Menurut Zaini, pola perjalanan yang mengharuskan transit di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya berdampak pada tingginya biaya serta lamanya waktu tempuh. Kondisi tersebut dinilai belum mendukung optimalisasi mobilitas dan pergerakan ekonomi di dalam Pulau Kalimantan.
Ia menjelaskan, meski jalur darat tersedia, waktu tempuh relatif panjang masih menjadi kendala. Perjalanan Palangka Raya–Muara Teweh, misalnya, dapat memakan waktu hingga delapan jam.
Dengan adanya rute penerbangan langsung, waktu perjalanan diproyeksikan jauh lebih singkat sehingga dapat meningkatkan intensitas kunjungan antardaerah, baik untuk kepentingan bisnis, pemerintahan, maupun sosial.
Dorong Pariwisata dan Perdagangan
Zaini menambahkan, kemudahan akses transportasi udara juga akan berdampak pada sektor pariwisata yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Palangka Raya.
“Palangka Raya saat ini sedang mengembangkan berbagai destinasi wisata. Dengan akses penerbangan yang lebih mudah, diharapkan kunjungan wisatawan juga dapat meningkat,” katanya.
Selain pariwisata, konektivitas udara dinilai berpotensi memperlancar distribusi barang dan jasa serta memperkuat jaringan perdagangan antarkota di Kalimantan.
Pemerintah Kota berharap rencana pembukaan rute ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pelaku usaha sehingga keberlanjutannya terjaga.
“Kita patut bersyukur. Mudah-mudahan rencana ini mendapat respons yang baik dari masyarakat dan ke depan benar-benar bisa mendorong pergerakan roda ekonomi di Kalimantan, khususnya Kota Palangka Raya,” pungkas Zaini. (Red)








