spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

IHSG Melemah ke 7.048, Analis Soroti Tekanan Global dan Risiko Domestik

EnterKal — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,61% ke level 7.048,22 pada Selasa (31/3/2026), seiring tekanan pasar global dan sentimen domestik yang mulai membayangi pergerakan indeks.

Mayoritas sektor tercatat mengalami pelemahan di tengah kondisi bursa Asia yang tertekan serta meningkatnya ketidakpastian global.

Sentimen Global Dominan Tekan IHSG

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan tekanan IHSG saat ini masih didominasi faktor global, terutama meningkatnya tensi geopolitik dan kecenderungan pasar yang bersikap risk-off.

“Pasar cenderung risk-off seiring dinamika geopolitik, yang mendorong penguatan yield US Treasury dan ekspektasi suku bunga global higher for longer, sehingga terjadi capital outflow,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai fundamental domestik Indonesia masih relatif kuat dan mampu menahan pelemahan lebih dalam.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil di kisaran 5% dan ditopang konsumsi domestik. Selain itu, sektor perbankan juga masih solid dengan pertumbuhan kredit double digit dan margin bunga bersih yang terjaga,” jelasnya.

Ia menambahkan, valuasi IHSG saat ini sudah berada pada level undervalued sehingga menarik untuk strategi akumulasi.

“IHSG sudah undervalued, sehingga menarik untuk strategi accumulative buy pada saham-saham dengan fundamental baik,” katanya.

Faktor Domestik dan Tekanan Teknikal

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai tekanan IHSG berasal dari kombinasi faktor global dan domestik.

“Pasar masih cenderung wait and see terhadap arah kebijakan The Fed dan perkembangan konflik Timur Tengah. Di sisi lain, investor juga menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan,” ujarnya.

Secara teknikal, IHSG dinilai masih berada dalam tren melemah dengan pola lower high.

“Ini mengindikasikan tekanan jual masih dominan, dengan support krusial di 6.950 dan resistance terdekat di 7.140,” ungkapnya.

Untuk jangka pendek, IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah dan berpotensi kembali menguji level psikologis 7.000.

Prospek April: Volatil, Selektif, dan Berbasis Fundamental

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan pelemahan pada awal April 2026.

“IHSG masih didominasi tekanan jual, dengan support di 6.993 dan resistance di 7.169,” ujarnya.

Menurutnya, konflik di Timur Tengah berpotensi memicu krisis energi global, termasuk gangguan distribusi minyak di Selat Hormuz yang dapat berdampak pada inflasi dan nilai tukar rupiah.

Di tengah volatilitas tersebut, analis melihat peluang pada sektor komoditas yang cenderung defensif.

“Sektor komoditas seperti CPO dan batubara masih menarik, ditopang kenaikan harga komoditas global,” jelas Reza.

Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Timah Tbk (TINS).

Penutup

Selama tensi geopolitik global masih tinggi, pergerakan IHSG diperkirakan tetap dibayangi sentimen risk-off dengan ruang penguatan yang terbatas.

Meski demikian, peluang tetap terbuka bagi investor yang selektif, terutama pada saham berfundamental kuat dan valuasi menarik di tengah kondisi pasar yang masih volatil.

ULM Banjarmasin Gelar Tes IELTS Perdana, Permudah Akses Beasiswa Global

Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk pertama kalinya menyelenggarakan tes International English Language Testing System (IELTS) melalui kolaborasi dengan IALF Bali, Sabtu (4/4/2026).

Polisi Koordinasi dengan Imigrasi dan Kedubes Irak Terkait Tersangka Pembunuhan Dwintha Anggary

Kepolisian akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kedutaan Besar Irak terkait penanganan kasus pembunuhan Dwintha Anggary, cucu almarhumah Mpok Nori. Tersangka dalam kasus ini, Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad, diketahui merupakan warga negara Irak.

Ekspor Kaltim Melemah, Tapi Neraca Perdagangan Masih Surplus US$1,16 Miliar

“Secara kumulatif sejak Januari hingga April 2025, ekspor kita sudah mencapai US$6,74 miliar”

Fairid Naparin Hadiri Misi Dagang Jatim–Kalteng, Dorong Peluang Investasi

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menghadiri pembukaan misi dagang antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

BRIN Kenalkan Laboratorium Teknologi Bioproses ke Pelajar SMP

Badan Riset dan Inovasi Nasional memperkenalkan fasilitas Laboratorium Teknologi Bioproses kepada siswa SMP Negeri 23 Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Lamandau Catat Capaian Positif Pembangunan, Kemiskinan Turun Jadi 3,33 Persen

“Capaian ini memang membanggakan, terutama rendahnya angka kemiskinan dan ketimpangan. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada PR besar dalam meningkatkan produktivitas pangan, memperkuat daya saing ekonomi daerah, dan menjaga stabilitas harga agar tidak terlalu fluktuatif"

Permintaan Emas Global Naik 2 Persen pada Kuartal I 2026

World Gold Council mencatat lonjakan permintaan investasi dan pembelian emas batangan di Indonesia, China, serta India

Palangka Raya Tambah Regulasi Pelindungan Pekerja Migran, Fairid Naparin: Demi Keamanan Warga

“Terkait pelindungan pekerja migran, kami kebetulan sudah masukan perda sebagai peraturan turunannya"

Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Tembus USD130 Miliar pada 2026, Pemerintah Perkuat SDM dan Pengembangan AI

Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sebagai ekonomi digital terbesar di kawasan ASEAN. Nilai ekonomi digital nasional diproyeksikan mencapai lebih dari USD130 miliar pada 2026, didukung oleh penetrasi internet yang telah mencapai sekitar 79,5 persen dari total populasi.

Dua Paslon Jalani Tes Kesehatan, Suhu Politik PSU Barito Utara Meningkat

“Akar massa kedua belah pihak sudah terbentuk. Tinggal bagaimana mereka menjaga soliditas dan memperluas pengaruh"

Popular Articles