spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Menteri P2MI Bekali 332 CPMI ke Korea, Tekankan Disiplin dan Literasi Keuangan

Depok | EnterKal — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memberikan pembekalan kepada 332 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) skema Government to Government (G to G) Korea Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Selasa (31/3/2026), dan diikuti peserta dari 12 provinsi di Indonesia.

Dalam arahannya, Mukhtarudin menegaskan OPP bukan sekadar formalitas, melainkan tahap penting dalam memastikan perlindungan pekerja migran secara menyeluruh, mulai dari sebelum berangkat, selama bekerja, hingga kembali ke tanah air.

“Hari ini adalah momen penting. Tidak semua pendaftar mampu mencapai tahap ini. Saya mengapresiasi ketekunan dan kerja keras saudara-saudara sekalian,” ujarnya.

Persaingan Ketat, CPMI Diminta Jaga Citra Bangsa

Mukhtarudin mengungkapkan persaingan tenaga kerja di Korea Selatan sangat ketat. Indonesia saat ini bersaing dengan 17 negara lain dan berada di peringkat keempat, di bawah Nepal, Kamboja, dan Vietnam.

Karena itu, ia meminta para CPMI menunjukkan etos kerja tinggi serta menjaga nama baik Indonesia di luar negeri.

“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Kinerja Saudara mencerminkan citra pekerja Indonesia di mata dunia. Patuhi aturan setempat dan hindari tindakan ilegal,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa Korea dan kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja yang disiplin dan cepat.

Literasi Keuangan dan Waspada Kejahatan Digital

Selain aspek pekerjaan, Mukhtarudin mengingatkan pentingnya literasi keuangan bagi pekerja migran.

Ia meminta CPMI mengelola pendapatan secara bijak dan menghindari perilaku konsumtif serta berbagai bentuk kejahatan digital.

“Kelola pendapatan dengan bijak. Jauhi judi online, penipuan digital, phishing, maupun berbagai bentuk scam lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, perlindungan pekerja migran merupakan mandat langsung Presiden Prabowo Subianto yang mencakup tiga fase utama, yakni sebelum berangkat, saat bekerja, dan setelah kembali ke Indonesia.

Dorong SDM Unggul Lewat Vokasi dan Pendidikan

Mukhtarudin juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi.

Ia mengapresiasi kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar global.

Sebanyak 332 peserta OPP mayoritas akan ditempatkan di sektor manufaktur sebanyak 298 orang, serta sektor perikanan sebanyak 7 orang.

Selain bekerja, pemerintah juga membuka peluang peningkatan pendidikan bagi pekerja migran melalui kerja sama dengan Universitas Terbuka serta program Kejar Paket C.

“Harapannya, pengalaman dan keterampilan yang didapat di luar negeri menjadi modal berharga saat kembali ke Indonesia,” kata Mukhtarudin.

Mukhtarudin mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan masa orientasi selama lima hari sebagai bekal sebelum bekerja di Korea Selatan.

“Kalian adalah orang-orang terpilih. Manfaatkan kesempatan ini untuk membekali diri dan menjaga integritas serta nama baik bangsa,” pesannya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Muttaqin, Sekretaris Jenderal KP2MI Komjen Dwiyono, serta Kepala BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata Nana Halim. (Fj)

Pemko Palangka Raya Lepas Kafilah, Siap Harumkan Nama Kota di MTQH Kalteng 2025

“Kafilah Kota Palangka Raya telah menjadi bagian dari wajah religius, wajah marwah, serta wajah kemajuan kota ini”

Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan Pangan Presiden, BLT KHBS, dan Gerakan Pangan Murah untuk Warga

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan presiden, Gerakan Pangan Murah, serta bantuan langsung tunai (BLT) melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada masyarakat sebagai upaya membantu pemenuhan kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Prabowo: Beda Politik Jangan Rusak Citra Bangsa

“Ada tuduhan untuk menjelekkan kita sebagai bangsa. Jadi begini, kalau saudara tidak suka dengan dua atau tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa"

Pemko Palangka Raya Alokasikan Rp25,8 Miliar untuk Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025

“Anggaran ini diarahkan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan gizi yang baik, akses layanan kesehatan yang merata, serta dukungan lingkungan tumbuh kembang yang sehat"

Bupati Seruyan Serahkan Combine Harvester, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Nasional

“Program ketahanan pangan adalah salah satu program strategis nasional. Apabila ketahanan pangan kita kuat, maka pertahanan negara juga akan kuat. Oleh karena itu, sektor pertanian harus dikelola secara serius agar dapat memberikan hasil maksimal dan berkelanjutan”

Bupati Barsel Hadiri Pengukuhan Forum Puspa Kabupaten Barito Selatan

“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan dan tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan sebagai subjek pembangunan. Demikian pula anak sebagai aset bangsa wajib mendapatkan perlindungan serta jaminan tumbuh kembang yang optimal agar kelak menjadi generasi yang berkarakter dan berdaya saing”

Program Sorgum Palangka Raya Jadi Contoh Ketahanan Pangan Nasional

“Melalui program SOFOOD MAPAN, kami ingin membuktikan bahwa Palangka Raya siap menjadi pelopor dalam ketahanan pangan masa depan”

Pemkot Palangka Raya Paparkan Konsep Waterfront City ke KSP

“Program waterfront city ini mencakup wilayah Pahandut, Pelabuhan Rambang, Flamboyan, hingga Puntun"

Cakupan JKN Tembus 100,18 Persen, Kalteng Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali meraih pengakuan nasional di sektor kesehatan dengan memboyong Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya dalam ajang yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).

Ketua DPRD Subandi Jelaskan Peran Strategis Parpol dan DPRD dalam Pendidikan Politik

“Partai politik adalah kendaraan konstitusional untuk memperjuangkan aspirasi dan cita-cita bersama. Parpol menjadi sarana warga negara untuk berpartisipasi dalam proses politik"

Popular Articles