spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Prabowo: Perbedaan Pendapat dan Persaingan Politik Boleh, Tapi Bangsa Harus Tetap Bersatu

Jakarta | EnterKal — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan dengan adanya perbedaan pendapat maupun persaingan politik di Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa setelah kontestasi politik selesai, seluruh elemen bangsa seharusnya kembali bersatu demi kepentingan negara.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, perbedaan pandangan dalam politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi, termasuk dalam berbagai pemilihan yang digelar secara berkala di Indonesia.

“Kalau kapalnya oleng, mereka juga oleng, ya kan. Harusnya perbedaan pendapat, ya perbedaan pendapat, tidak ada masalah. Persaingan politik, bersaing politik tiap 5 tahun, di pilkada, di pileg, di pilpres, enggak ada masalah,” kata Prabowo.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa persaingan tersebut seharusnya berakhir setelah proses demokrasi selesai. Setelah itu, seluruh elemen bangsa perlu kembali bersatu untuk menghadapi berbagai tantangan global.

“Tapi, harusnya negara ini kalau sudah selesai pertandingan-pertandingan itu, harusnya kita bersatu kompak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung adanya sejumlah pengamat yang menurutnya kerap menyampaikan pandangan yang menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.

Ia menilai sikap tersebut sebagai pandangan yang sempit dan tidak mencerminkan sikap patriotik.

“Mungkin karena merasa kalah tidak punya kekuasaan, atau ada pihak yang kurang rezeki, terutama maling-maling koruptor-koruptor, ya merasa rugi dong dengan pemerintahan kita, kita mau tertibkan,” tutur dia.

Presiden juga menyampaikan bahwa dirinya secara rutin menerima laporan intelijen terkait berbagai dinamika yang terjadi.

Ia mengaku telah mengetahui pihak-pihak yang berada di balik sejumlah aktivitas tersebut.

“Kalau dulu kan di luar pemerintah, sekarang saya presidennya. Jadi, saya tiap hari dapat laporan intelijen. Jadi saya mengerti lah, saya sudah tahu siapa yang biayai-biayai,” imbuh dia.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti hal tersebut pada waktunya, namun saat ini ia masih mengedepankan pendekatan yang meyakinkan kepada masyarakat.

“Pada saatnya lah kita tertibkan itu semua tapi sekarang saya masih berusaha dengan cara-cara yang meyakinkan, saya percaya dengan evidence-based, dengan bukti rakyat kita akan mengerti,” beber dia. (Red)

Silaturahmi Ramadan di Sekadau, Gubernur Ria Norsan Perkuat Sinergi dan Serahkan Bantuan Sosial

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Masjid Agung Sultan Anum, Kabupaten Sekadau, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

PP 28/2025: Langkah Pemerintah Bangun Ekosistem Digital yang Aman, Inklusif dan Berdaulat

PP 28/2025: Langkah Pemerintah Bangun Ekosistem Digital yang Aman,...

Wagub Kalteng Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Dorong Penguatan Peran Perempuan

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama yang dirangkai dengan Halal Bihalal dan pelantikan Pimpinan Cabang kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, Kamis (23/4/2026).

Komisi XII DPR RI Minta Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM Tetap Terjaga

“Kami mencermati laporan tersebut dan menilai perlu dilakukan pengecekan kualitas secara menyeluruh. Kepastian kondisi BBM penting agar masyarakat tidak dirugikan dan tetap merasa tenang”

Doa Lintas Agama Tutup 2025, Pemkot Palangka Raya Sambut 2026

“Acara doa bersama ini menjadi momentum refleksi akhir tahun sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan pembangunan dan kehidupan bermasyarakat sepanjang 2025”

TKA 2025 Jadi Instrumen Pemetaan Akademik Nasional Kemendikdasmen

“Pelaksanaan TKA secara umum berjalan lancar. Seluruh proses dilaksanakan berbasis Computer Based Testing (CBT), tanpa ujian manual. Adapun kendala yang muncul, seperti pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem atau murid yang berhalangan karena sakit, dapat ditangani melalui mekanisme ujian susulan"

Menkeu: Defisit APBN 2025 Capai 2,92 Persen PDB, Stimulus Dipilih untuk Cegah Ekonomi Terpuruk

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai 2,92 persen atau Rp 695,1 triliun dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan tersebut, menurutnya, diambil sebagai langkah strategis untuk membalikkan arah perlambatan ekonomi nasional.

Gubernur Kalteng Resmikan “Huma Betang Night”: Perpaduan Budaya, Ekonomi Kreatif, dan Ruang Publik Inklusif

“Ini bukan hanya tentang hiburan, tapi juga ruang ekspresi, ruang ekonomi, dan ruang budaya. Kita ingin Bundaran Besar menjadi jantung aktivitas masyarakat, terutama di akhir pekan"

Agustiar Sabran Ajar 97 Ribu Siswa Serentak, Kalteng Cetak Rekor Pembelajaran Digital Massal

Pendidikan | EnterKal — Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar...

Wagub Kalbar Promosikan Investasi di Forum Internasional

“Ini dapat dikatakan sebagai pertemuan antara dua negara, yakni investor dari Tiongkok dengan Indonesia. Ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut bersama"

Popular Articles