spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

KemenP2MI Gandeng Pemkab Kobar dan Kampus, Perkuat Pelindungan PMI

Jakarta | EnterKal — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Universitas Antakusuma, dan STIKes Borneo Cendekia Medika, Selasa (7/4/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor KemenP2MI, Jakarta Selatan, ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelindungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri P2MI Mukhtarudin, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, Rektor Universitas Antakusuma Prof. Dr. M. Fatchurachman, serta Ketua STIKes Borneo Cendekia Medika Dr. Ir. Luluk Sulistiyono.

Sinergi Strategis, Bukan Sekadar Formalitas

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk menghadirkan negara yang lebih dekat dan responsif terhadap PMI.

“Kerja sama ini tidak muncul tiba-tiba, tetapi melalui proses komunikasi dan penjajakan yang intens,” ujarnya.

Ia menjelaskan, MoU dengan Pemkab Kotawaringin Barat berawal dari kunjungan kerja pada Februari 2026, sementara kerja sama dengan perguruan tinggi melalui proses sosialisasi dan pembahasan lanjutan hingga awal April.

“Kurang dari dua bulan sejak proses awal, hari ini kita dapat merealisasikan komitmen bersama,” tambahnya.

Dukung Target 500 Ribu Tenaga Terampil

Mukhtarudin menyebut, kerja sama ini sejalan dengan mandat Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pelindungan PMI secara menyeluruh, mulai dari pra-penempatan hingga purna penempatan.

Selain itu, MoU ini juga mendukung target pemerintah menyiapkan 500.000 tenaga kerja terampil pada 2026 serta mengoptimalkan remitansi nasional.

“Indonesia sedang menikmati bonus demografi. Tugas kita memastikan setiap warga yang bekerja di luar negeri memiliki keterampilan memadai dan informasi yang benar,” tegasnya.

Ruang Lingkup Kerja Sama

Kerja sama ini mencakup berbagai aspek strategis, di antaranya:

  • Penyebaran informasi peluang kerja luar negeri
  • Pendidikan dan pelatihan CPMI
  • Pelayanan kesehatan dan pelindungan PMI
  • Pemberdayaan PMI purna
  • Penguatan Tridharma perguruan tinggi
  • Pembentukan Migrant Center
  • Sertifikasi dan peningkatan kompetensi SDM
  • Pertukaran data dan edukasi publik

Sebagai tindak lanjut, KemenP2MI akan menyusun implementasi program seperti Desa Migran EMAS, Kampung Bahasa, hingga SMK Go Global.

Dorong Perubahan Pola Pikir Daerah

Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut dan menilai langkah ini penting untuk mendorong perubahan pola pikir masyarakat.

“Selama ini minat bekerja ke luar negeri masih rendah. Kami ingin mengubah pola pikir agar masyarakat lebih terbuka dan siap bersaing secara global,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan warga bekerja di luar negeri akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan sekaligus membawa nama baik daerah.

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal transformasi ekosistem pelindungan PMI yang lebih terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan pekerja migran yang kompeten, terlindungi, serta mampu bersaing di pasar global.

Hasil Prancis vs Norwegia 4-1, Dembele Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026

Ousmane Dembele tampil sebagai pembeda dengan mencetak tiga gol saat Prancis menaklukkan Norwegia 4-1 untuk memastikan posisi puncak Grup I sekaligus menjaga momentum menuju fase gugur Piala Dunia 2026.

Kementerian UMKM Siapkan Sertifikasi Halal Gratis untuk 500 Ribu Pelaku Usaha

Kementerian UMKM bersama BPJPH menyiapkan sertifikasi halal gratis bagi sekitar 500 ribu pelaku usaha guna membantu pemenuhan kewajiban sertifikasi halal sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar domestik dan global.

Pemko Palangka Raya Siapkan Pasar Ramadan Datah Manuah Lebih Modern

“Kami ingin memastikan kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama. Pengaturan alur masuk dan keluar akan dipisah melalui gate khusus agar tidak terjadi penumpukan massa di satu titik"

GPM Serentak Digelar, Pemprov Kalteng Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan dan HBKN 2026

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Ada subsidi yang diberikan, berkisar antara Rp2.000 hingga Rp10.000 per komoditas”

Sertifikasi Halal Jadi Fokus Sosialisasi UMKM di Palangka Raya

Menjelang pemberlakuan penuh kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026, pemerintah daerah dan Kementerian Agama mempercepat edukasi kepada pelaku usaha agar tidak terkendala regulasi saat memasarkan produk.

Bupati Seruyan Tinjau RSUD Kuala Pembuang, Fokus pada Perbaikan Fasilitas dan Layanan

“Fokus utama kami adalah perbaikan fasilitas dan layanan, termasuk penataan ruang, penyediaan alat medis, dan penambahan jumlah dokter spesialis”

Wali Kota Palangka Raya Ajak Hentikan Diskriminasi dan Kekerasan terhadap Anak

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan tidak ada lagi diskriminasi, kekerasan, maupun eksploitasi terhadap anak di Kota Palangka Raya.

Pemko Palangka Raya Tuntaskan 20.418 Meter Jalan Lingkungan dan 1.895 Meter Drainase

Palangka Raya | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perumahan, Kawasan...

Rapat Koordinasi KHBS, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Lintas Sektor dan Skema Penyaluran 300 Ribu KPM

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat konsolidasi lintas sektor dalam implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Unsur Pendukung KHBS yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Agustiar Sabran, di Istana Isen Mulang, Kamis (26/2/2026).

Popular Articles