spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Menkeu Nilai Kebijakan WFH Tidak Ganggu Produktivitas, Berpotensi Hemat Energi

Jakarta | EnterKal — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) yang tengah disiapkan pemerintah tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional. Bahkan, kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan efisiensi penggunaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Purbaya, penerapan WFH secara selektif justru dapat menjaga keseimbangan antara produktivitas dan efisiensi.

“Tidak (mengganggu), kalau kita pilih dengan cermat. Kalau kita pilih Jumat, jadi pasti ada penghematan BBM berapa persen,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Produktivitas Tetap Terjaga

Purbaya menjelaskan, sektor-sektor strategis seperti industri manufaktur dan pelayanan publik tetap akan berjalan normal karena tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan secara jarak jauh.

“Kalau untuk pabrik-pabrik yang memang memerlukan kerja terus-menerus, ya tetap jalan. Untuk pelayanan publik juga tetap berjalan, jadi seharusnya tidak masalah kalau hanya satu hari saja,” jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan WFH yang diterapkan secara terbatas tidak akan berdampak signifikan terhadap produktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Potensi Tekan Konsumsi BBM

Selain menjaga produktivitas, kebijakan WFH juga dinilai dapat menekan konsumsi BBM akibat berkurangnya mobilitas masyarakat. Namun, besaran penghematan energi tersebut masih bergantung pada fluktuasi harga minyak.

“Penghematan BBM pasti ada, meskipun besarannya bisa berubah tergantung harga minyak,” tambahnya.

Masih Dibahas Pemerintah

Purbaya menyebutkan, kebijakan WFH saat ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat pemerintah. Proses perumusan terus dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas kementerian.

Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto turut memantau langsung perkembangan kebijakan tersebut.

“Pak Presiden monitor langsung. Ini sebentar lagi akan diumumkan oleh Menko Perekonomian,” imbuhnya.

Pemerintah diharapkan dapat merumuskan kebijakan WFH yang tepat guna, sehingga mampu meningkatkan efisiensi tanpa mengganggu kinerja sektor-sektor utama perekonomian nasional.

Bupati Seruyan Evaluasi Kepala SKPD, Siapkan Rotasi dan Kabinet Baru

“Kita menilai dari daftar historis, apakah sektor-sektor strategis sudah dilaksanakan dengan baik, apakah anggaran diarahkan dan dialokasikan secara tepat sesuai skala prioritas”

Menkeu: Defisit APBN 2025 Capai 2,92 Persen PDB, Stimulus Dipilih untuk Cegah Ekonomi Terpuruk

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai 2,92 persen atau Rp 695,1 triliun dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan tersebut, menurutnya, diambil sebagai langkah strategis untuk membalikkan arah perlambatan ekonomi nasional.

Pemerintah Terbitkan SKB Tujuh Menteri, Atur Pemanfaatan AI dan Teknologi Digital di Dunia Pendidikan

Pemerintah resmi menetapkan pedoman pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di dunia pendidikan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tujuh Menteri. Kebijakan tersebut mengatur penggunaan teknologi digital dan AI pada jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.

Pemko Palangka Raya Jajaki Kerja Sama Penjaminan Proyek dengan Jamkrindo

Pemerintah Kota Palangka Raya menjajaki kerja sama strategis dengan PT Jamkrindo Cabang Palangka Raya melalui penyusunan Nota Kesepahaman guna memperkuat layanan penjaminan proyek pemerintah dan meningkatkan kepastian pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah.

Pemkot Palangka Raya Dorong Pengembangan Produk Lokal Berbasis Potensi Daerah

“Pengembangan produk anyaman rotan dapat menjadi salah satu produk unggulan khas Kota Palangka Raya yang mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat. Untuk itu, perlu langkah konkret membangun identitas atau branding bagi rotan khas Palangka Raya agar lebih dikenal dan memiliki daya saing di pasar”

4.000 Paket Sembako Gratis Dibagikan Gubernur Kalteng di Sampit

Sebanyak 4.000 paket bernilai Rp149.500 per paket semula disubsidi menjadi Rp10.000, tetapi Gubernur Agustiar Sabran memutuskan seluruh paket diberikan gratis kepada warga.

Menteri P2MI: Pekerja Migran adalah Pejuang Ekonomi Keluarga

“Saya melihat pekerja migran bukan sebagai pahlawan devisa, tetapi sebagai pejuang ekonomi keluarga. Karena itu, diksi yang selalu saya gunakan adalah pekerja migran merupakan pejuang-pejuang ekonomi keluarga”

Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah Jelang Idulfitri, 1.700 Paket Sembako Disubsidi untuk Warga

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri melalui pelaksanaan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM)yang digelar di Halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Harga Emas Turun 0,35 Persen, Dolar AS Menguat Tekan Pasar

Mengutip Trading Economics, tekanan terhadap harga emas muncul setelah Gubernur The Fed Lisa Cook menyatakan tidak mendukung pemotongan suku bunga tambahan dalam waktu dekat.

Palangka Raya Raih Peringkat Pertama IETPD se-Kalimantan, Pionir Digitalisasi Keuangan Daerah

“Ke depan, kami berkomitmen mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, terutama dalam pengelolaan transaksi keuangan yang lebih akuntabel”

Popular Articles