spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Fairid Tinjau Pemadaman Karhutla di Jalan Karanggan dan Kompleks Pemko

Petugas gabungan menghadapi lahan kering, sumber air yang mulai menyusut, dan titik api yang sulit dijangkau saat menangani karhutla di Palangka Raya. Untuk menjangkau lokasi kebakaran, petugas dapat menyambungkan hingga lima rol selang dengan panjang total sekitar 150 meter.

PALANGKA RAYA | EnterKal – Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya masih menghadapi kendala berupa lahan kering, keterbatasan sumber air, dan sulitnya menjangkau titik api. Petugas gabungan mengandalkan sumur bor, suplai air dari armada satuan tugas, serta embung untuk mendukung upaya pemadaman.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat meninjau penanganan karhutla di Jalan Karanggan dan kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya, Senin malam (19/10/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memantau kondisi kebakaran sekaligus memastikan petugas terus berupaya memadamkan api di tengah keterbatasan di lapangan.

Sumber air dan akses menuju titik api menjadi kendala

Fairid menyampaikan, kondisi lahan yang kering serta jauhnya titik api dari sumber air membuat proses pemadaman membutuhkan upaya ekstra. Ketersediaan air juga menjadi tantangan karena sejumlah sumber mulai mengering.

Menurutnya, kehadiran pemerintah kota di lokasi turut bertujuan memberikan dukungan moral kepada personel yang terus menangani kebakaran.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan kepada petugas. Pemko Palangka Raya terus berupaya memberikan perhatian penuh dalam penanganan karhutla di lapangan,” ucapnya.

Petugas gunakan selang hingga 150 meter

Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet, menjelaskan bahwa medan yang sulit diakses menjadi tantangan dalam menjangkau dan memadamkan titik api.

Untuk memenuhi kebutuhan air, petugas mengandalkan sumur bor dan suplai dari armada satuan tugas. Embung juga dimanfaatkan sebagai sumber air alternatif ketika titik kebakaran sulit dijangkau dari sumber utama.

“Dalam kondisi tertentu, petugas harus menyambungkan hingga lima rol selang pemadam untuk menjangkau lokasi kebakaran. Setiap rol selang memiliki panjang sekitar 30 meter, sehingga total selang yang digunakan dapat mencapai 150 meter menuju lokasi titik api,” jelasnya.

Panjang selang tersebut menunjukkan tantangan distribusi air menuju lokasi kebakaran, terutama ketika sumber air tidak berada dekat dengan titik api.

Pemadaman berlangsung dari pagi hingga malam

Balap menegaskan, personel terus melakukan pemadaman dari pagi hingga malam untuk mengendalikan kebakaran di wilayah Palangka Raya.

Upaya penanganan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kondisi lapangan dan ketersediaan sumber daya pendukung.

Perkembangan luas area terbakar, jumlah titik api yang masih aktif, serta waktu yang dibutuhkan untuk mengendalikan kebakaran belum dirinci dalam keterangan tersebut. Informasi itu diperlukan untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai skala karhutla dan perkembangan penanganannya di Palangka Raya. (Red)

Wagub Kalteng: Satpam Garda Terdepan Keamanan dan Penopang Iklim Investasi Daerah

“Satpam bukan sekadar penjaga pintu atau pengatur lalu lintas parkir. Anda adalah mitra strategis Polri dan garda terdepan dalam menjaga keamanan, aset, investasi, dan keselamatan jiwa di wilayah kita"

Pemprov Kalteng Salurkan 122.600 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Bantuan air bersih sementara mencapai 122.600 liter dan disalurkan ke sejumlah desa di 11 kabupaten, sementara Pemprov Kalteng meminta pemerintah daerah mempercepat respons terhadap warga yang kesulitan air.

Kemkomdigi Ancam Sanksi YouTube, Dinilai Tak Patuh PP Tunas

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan menjatuhkan sanksi kepada Google sebagai induk platform YouTube, karena dinilai belum memenuhi kewajiban dalam implementasi Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas).

Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Sentra Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi untuk Ekonomi Berbasis Inovasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) di lingkungan perguruan tinggi sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi berbasis inovasi.

Lamandau Kembali Raih WTP ke-12, Bupati Rizky Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Penurunan Kemiskinan

“Hari ini kita kembali meraih predikat WTP. Artinya, Kabupaten Lamandau selama 12 tahun berturut-turut mampu mempertahankan opini WTP. Ini adalah capaian yang luar biasa”

Perlindungan Anak Jadi Tanggung Jawab Bersama, Pemko Palangka Raya Tegaskan Komitmen

“Mereka bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek utama dalam proses pembangunan itu sendiri"

Palangka Raya Naik Predikat SAKIP dari B ke BB, DPMPTSP Raih WBK Nasional

“Peningkatan predikat SAKIP dari B menjadi BB merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Penghargaan Zona Integritas yang diraih DPMPTSP menjadi bukti komitmen kami menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan berkualitas"

Kebakaran Hebat di Kuala Pembuang II, Bupati Seruyan Salurkan Bantuan untuk Korban

“Berdasarkan laporan dari Dinas Sosial dan BPBD, bantuan logistik telah kami salurkan untuk meringankan beban para korban. Ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah”

Ekonomi Kalteng Tumbuh 5,36 Persen pada Triwulan III 2025

“Angka pertumbuhan ekonomi di Kalteng juga lebih tinggi dibandingkan rerata provinsi di Regional Kalimantan yang sebesar 4,70 persen (yoy)”

Disperkimtan Palangka Raya Pastikan Perbaikan Jalan Lingkungan Masuk Prioritas Program 2026

“Memang jalan itu sebelumnya sudah memiliki fondasi dasar berupa agregat. Namun karena curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini, banyak bagian yang berlubang. Itu sebabnya warga sampai menanam pisang di lokasi tersebut”

Popular Articles