Palangka Raya | EnterKal – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kalimantan Tengah menyatakan sikap tegas terhadap maraknya dugaan peredaran gelap narkotika di wilayah Kalimantan Tengah. Organisasi kepemudaan tersebut mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan jaringan narkotika di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan secara transparan dan tanpa pandang bulu.
Ketua DPD AMPI Kalimantan Tengah, Aric Krisnayar, menilai penyalahgunaan dan peredaran narkotika merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak masa depan generasi muda, tetapi juga berpotensi mengganggu ketertiban sosial serta melemahkan supremasi hukum.
“Kami mengutuk keras segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh para bandar narkoba di Tumbang Kelemei. Ini adalah ancaman nyata bagi masa depan daerah kita. AMPI berdiri bersama masyarakat untuk melawan segala bentuk intimidasi dan peredaran barang haram tersebut,” tegas Aric Krisnayar dalam pernyataan resminya.
Minta Aparat Bongkar Jaringan Hingga Aktor di Balik Peredaran
AMPI Kalimantan Tengah meminta aparat penegak hukum, khususnya Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan, melakukan pengungkapan secara menyeluruh terhadap dugaan jaringan peredaran narkotika tersebut.
Menurut AMPI, proses penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga harus mengungkap seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dalam jaringan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, organisasi tersebut juga meminta agar setiap proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional sehingga mampu memberikan kepastian hukum sekaligus efek jera bagi para pelaku kejahatan narkotika.
Dorong Transparansi Penanganan Kasus
DPD AMPI Kalimantan Tengah juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam penanganan perkara.
Menurut organisasi tersebut, penyampaian perkembangan proses hukum kepada masyarakat secara proporsional akan memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum sekaligus menghindari munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
AMPI menilai transparansi merupakan bagian penting dalam pemberantasan kejahatan narkotika yang selama ini menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota Polres Katingan
Dalam pernyataannya, Aric Krisnayar juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya anggota Satresnarkoba Polres Katingan dalam menjalankan tugas mulia memberantas peredaran narkoba. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
AMPI menilai pengorbanan aparat penegak hukum menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkotika memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Ajak Masyarakat Perangi Narkoba
Di akhir pernyataannya, DPD AMPI Kalimantan Tengah mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Katingan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika kepada aparat penegak hukum sesuai mekanisme yang berlaku.
AMPI menegaskan bahwa pemberantasan narkotika hanya dapat berjalan efektif apabila dilakukan melalui kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat. (Red)





