Seruyan | EnterKal — Pemerintah Kabupaten Seruyan mendorong penguatan kolaborasi dengan dunia usaha melalui Rapat Verifikasi dan Identifikasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Perkebunan Sawit (TJSLP PBS) Tahun 2025.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Seruyan, Rabu (1/4/2026), dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas, serta diikuti perangkat daerah terkait dan perwakilan perusahaan perkebunan sawit.
Pastikan Program Tepat Sasaran
Bahrun menegaskan bahwa verifikasi dan identifikasi program TJSLP tidak hanya sebatas pendataan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan pembangunan daerah.
“Kegiatan ini untuk memastikan program TJSLP terverifikasi dengan baik sekaligus mendorong sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Respons Tantangan Fiskal Daerah
Ia mengungkapkan, kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi tantangan akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga berdampak pada keterbatasan pelaksanaan program prioritas.
“Kami berharap ada sinergi melalui program CSR perusahaan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, kontribusi perusahaan melalui TJSLP menjadi alternatif penting dalam mendukung pembiayaan program yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam APBD.
Tekankan Transparansi dan Akurasi Data
Bahrun juga menekankan pentingnya pelaporan program TJSLP yang akurat dan transparan sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Pelaporan harus lengkap dan sesuai kondisi riil di lapangan agar menjadi dasar keputusan yang tepat,” tegasnya.
Pemkab Seruyan berencana melanjutkan pembahasan bersama manajemen perusahaan untuk menyelaraskan program TJSLP dengan prioritas pembangunan daerah.
Melalui langkah ini, pemerintah daerah optimistis kolaborasi dengan sektor swasta semakin kuat dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.







