spot_imgspot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Top EnterKal

spot_img

Related Posts

Bulog Kaltim-Kaltara Luncurkan Bantuan Pangan 323.824 KPM, Salurkan Beras dan Minyak Goreng Pasca Lebaran

Balikpapan | EnterKal — Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara resmi meluncurkan program bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 dengan sasaran 323.824 keluarga penerima manfaat (KPM) di dua provinsi tersebut. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Peluncuran program dilaksanakan di Balikpapan, Rabu (18/3/2026), sebagai tindak lanjut penugasan dari Badan Pangan Nasional melalui surat Nomor 204 Tahun 2026.

Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima akan memperoleh bantuan gabungan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang disalurkan sekaligus.

“Program bantuan pangan ini diberikan untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Dalam satu kali penyaluran, masyarakat akan menerima beras sebanyak 20 kilogram dan minyak 4 liter,” ujar Musazdin.

Target Nasional 33 Juta Penerima

Secara nasional, program bantuan pangan ini menyasar sekitar 33 juta penerima bantuan pangan (PBP). Khusus wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, total penerima mencapai 323.824 KPM.

Di Kota Balikpapan sendiri, bantuan dialokasikan kepada 21.692 keluarga penerima manfaat.

Musazdin menyebutkan, penyaluran bantuan dijadwalkan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri, sembari menunggu finalisasi koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan petugas lapangan.

“Kami masih berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan petugas terkait. Namun, kami upayakan penyaluran dapat segera dimulai setelah Lebaran,” jelasnya.

Libatkan Banyak Pihak untuk Distribusi

Dalam pelaksanaannya, Bulog menggandeng berbagai pemangku kepentingan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Asisten Manajer Pengadaan Perum Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara, Ika Nur Yuni Kartika, mengungkapkan bahwa kolaborasi dilakukan bersama dinas pangan, Dinas Sosial, transporter PT JPL, petugas pendamping Puskesos, serta unsur TNI dan Polri.

Data penerima bantuan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola pemerintah pusat.

“Daftar penerima kami peroleh dari DTKS nasional. Distribusi akan melibatkan Puskesos di tingkat kelurahan agar bantuan tepat sasaran,” ujar Ika.

Dorong Ketepatan Sasaran dan Ringankan Beban Ekonomi

Mekanisme distribusi melalui Puskesos diharapkan mampu memastikan bantuan diterima masyarakat yang berhak, sekaligus membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan aduan atau koreksi data.

Bulog berharap program ini dapat berjalan lancar serta memberikan dampak nyata dalam meringankan beban ekonomi masyarakat penerima.

“Harapannya kegiatan ini berjalan lancar, tepat sasaran, dan mampu membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat,” pungkas Ika.

spot_imgspot_img
spot_img
spot_img

Popular Articles