Palangka Raya | EnterKal – Sejumlah tokoh spiritual yang tergabung dalam Ikatan Paranormal Borneo melakukan kunjungan ke Museum Balanga, Kamis (23/4/2026) malam.
Kegiatan tersebut disebut sebagai upaya “pembersihan” atau penetralan aura negatif pada benda-benda pusaka, khususnya koleksi yang berkaitan dengan konflik 2001.

Fokus pada Koleksi Sejarah Konflik
Ketua IPB Kalteng, Samudra, menyatakan kegiatan ini bertujuan menjaga nilai budaya spiritual yang melekat pada benda-benda bersejarah.
“Kami bertujuan untuk menghilangkan aura negatif yang ada di area Museum Balanga, agar budaya kita terutama spiritual atau paranormal tidak hilang,” ujarnya.
Klaim Ciptakan Energi Positif
Anggota IPB, Gayus Talajan, menyebut kegiatan tersebut juga ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung museum.
“Karena museum ini adalah tempat kunjungan, tujuannya agar pengunjung bisa merasakan aura positif. Kami ingin menetralkan aura negatif pada benda-benda tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan dapat dilakukan di berbagai situs bersejarah lainnya.
Libatkan Lintas Wilayah
Kegiatan ini turut melibatkan anggota IPB dari Kalimantan Barat serta mendapat dukungan sejumlah pihak yang disebut peduli terhadap pelestarian budaya.
Selain sebagai aktivitas spiritual, kegiatan ini diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga situs-situs bersejarah di Kalimantan Tengah. (Ctr-Red)




