spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Bahlil: Hilirisasi Nikel Dongkrak Ekspor hingga 10 Kali Lipat

Nilai tambah melonjak, tapi pembiayaan asing masih dominan

Jakarta | EnterKal – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan hilirisasi, khususnya di sektor nikel, menjadi motor utama peningkatan nilai tambah ekonomi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan industri baru.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara Sinergi Alumni IPB untuk Bangsa di Jakarta, 1–2 Mei 2026.

Ekspor Nikel Melonjak Drastis

Bahlil mengungkapkan, kebijakan larangan ekspor bijih nikel (nickel ore) yang diikuti pembangunan smelter telah mendorong lonjakan ekspor secara signifikan.

“Sebelum hilirisasi, ekspor nikel kita sekitar US$3,3 miliar. Setelah pembangunan smelter, naik menjadi sekitar US$34 miliar pada 2023–2024,” ujarnya.

Kenaikan hampir sepuluh kali lipat tersebut dinilai tidak hanya memperkuat devisa negara, tetapi juga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri pengolahan di daerah.

Peta Jalan Hilirisasi Hingga 2040

Pemerintah, lanjut Bahlil, telah menyusun roadmap hilirisasi nasional yang mencakup 20 hingga 24 komoditas strategis hingga tahun 2040.

Total kebutuhan investasi untuk program tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$897 miliar.Ia menyebut sektor mineral dan batu bara masih mendominasi investasi hilirisasi dengan kontribusi sekitar 90 persen.

Tantangan: Ketergantungan Pembiayaan Asing

Meski menunjukkan capaian signifikan, Bahlil mengakui manfaat hilirisasi belum sepenuhnya dinikmati di dalam negeri.

Salah satu penyebabnya adalah dominasi pembiayaan dari perbankan asing dalam proyek hilirisasi.

“Sebagian manfaat masih dirasakan pihak luar karena pembiayaan masih banyak dari bank asing,” ujarnya.

Ketergantungan ini menyebabkan sebagian keuntungan mengalir ke luar negeri dalam bentuk pembayaran pokok dan bunga pinjaman.

Skema Pendanaan Nasional Disiapkan

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto tengah menyiapkan skema pembiayaan nasional guna memperkuat peran perbankan dalam negeri.

“Pendanaan khusus sedang disiapkan agar nilai tambah hilirisasi bisa dinikmati sepenuhnya oleh bangsa kita,” kata Bahlil.

Hindari Ekonomi Ekstraktif

Bahlil menegaskan hilirisasi merupakan strategi fundamental untuk menghindari pola ekonomi ekstraktif yang hanya mengekspor bahan mentah.

“Kalau hilirisasi tidak kita lakukan, apa bedanya dengan zaman VOC? Kita hanya jadi pemasok bahan baku,” tegasnya.

Ia juga membedakan hilirisasi dengan industrialisasi penuh, dengan menekankan bahwa Indonesia perlu memperkuat hilirisasi sebagai fondasi menuju industrialisasi yang lebih maju. (Red)

Bamsoet Dorong Pemerintah Percepat Ratifikasi Konvensi PBB dan Pengesahan RUU Keamanan Siber

“Disahkannya Konvensi PBB tentang Kejahatan Siber adalah momentum penting bagi dunia, termasuk Indonesia. Ini babak baru kerja sama global melawan kejahatan siber. Kita tidak bisa tinggal diam. Indonesia harus segera meratifikasi konvensi itu dan mempercepat pembentukan UU Keamanan dan Ketahanan Siber sebagai perangkat hukum nasional”

TPID Palangka Raya Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, Cabai, dan Bawang Jelang Idulfitri

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan memfokuskan pengawasan terhadap sejumlah komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Achmad Zaini Tekankan Pentingnya Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Pemko Palangka Raya

“Kita harus mampu menempatkan ASN sesuai kompetensi dan potensinya. Talenta-talenta unggul harus diberikan ruang untuk berkembang agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan daerah"

ULM Banjarmasin Gelar Tes IELTS Perdana, Permudah Akses Beasiswa Global

Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk pertama kalinya menyelenggarakan tes International English Language Testing System (IELTS) melalui kolaborasi dengan IALF Bali, Sabtu (4/4/2026).

PT Bara Prima Mandiri Tuntaskan Program PPM 2025 di Barito Selatan

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) merupakan program strategis jangka panjang yang wajib dilaksanakan perusahaan pertambangan guna meningkatkan kualitas hidup serta kemandirian masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Pawai Akbar 1 Muharram Warnai Tahun Baru Islam di Pulang Pisau

“Makna 1 Muharram bagi umat Islam adalah bulan yang sangat luar biasa karena menjadi awal tahun baru Islam yang mengajak kita untuk lebih baik ke depan”

Wabup Bartim Ajak ASN dan Masyarakat Jaga Kebersihan serta Fasilitas Umum

“ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat. Jangan hanya menegur, tetapi juga memberikan contoh nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, ASN juga harus aktif mengimbau masyarakat untuk lebih sadar akan kebersihan demi kesehatan bersama"

Menteri Mukhtarudin: Pancasila Harus Jadi Inspirasi Perlindungan Pekerja Migran

“Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Harapan kita agar Pancasila terus menjadi pelindung rakyat di setiap masa, dan mari kita jadikan Pancasila sebagai inspirasi untuk berbuat baik di manapun kita berada”

Pemkot Palangka Raya Komitmen Perkuat Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak

“Pada tahun 2023 terdapat 41 kasus dan pada tahun 2024 terdapat 78 kasus. Sementara itu, pada tahun 2025 hingga Oktober, tercatat 33 kasus. Data ini menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat strategi pencegahan dan penanganan”

Bapenda Palangka Raya Gencarkan Layanan Keliling PBB-P2 “Ngaliling Lewu”

Program jemput bola dihadirkan untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan perpajakan daerah

Popular Articles