spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Harga Solar Tembus Rp26 Ribu, Nelayan Karangsong Setop Melaut

Biaya operasional melonjak, ratusan kapal berhenti, ribuan ABK terancam menganggur

Indramayu | EnterKal – Aktivitas perikanan di Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, lumpuh akibat lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar nonsubsidi yang mencapai Rp26.000 per liter.

Kondisi tersebut membuat ratusan kapal nelayan memilih berhenti beroperasi karena biaya melaut dinilai tidak lagi sebanding dengan hasil tangkapan.

Operasional Tak Lagi Masuk Akal

Ketua Umum Gerakan Nelayan Pantura, Kajidin, menyebut kenaikan harga BBM berdampak langsung pada aktivitas nelayan, bahkan menghentikan pelelangan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong.

“Ini sangat terdampak sekali, boleh dilihat ada beberapa kapal di belakang tidak bisa melaut. Terbukti hari ini TPI pun tidak bisa melaksanakan pelelangan ikan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, kapal-kapal besar di atas 30 GT yang kini bersandar merupakan kapal yang baru kembali melaut dalam dua bulan terakhir. Ia memperkirakan, kapal yang saat ini masih beroperasi pun akan segera berhenti karena beban biaya yang semakin tinggi.

Simulasi Kerugian Nelayan

Kajidin memaparkan perhitungan sederhana yang menggambarkan tekanan ekonomi yang dihadapi nelayan.

Kapal berkapasitas 100 GT membutuhkan sekitar 100.000 liter BBM. Dengan harga Rp26.000 per liter, biaya bahan bakar saja mencapai Rp2,6 miliar.

Sementara itu, hasil tangkapan ikan dengan harga rata-rata Rp22.000 per kilogram hanya menghasilkan sekitar Rp2,2 miliar.

“Belum lagi biaya konsumsi dan operasional lainnya. Total bisa lebih dari Rp3 miliar. Bagaimana hal itu bisa kita terjang?” katanya.

Ratusan Kapal Berhenti, ABK Terancam

Ketua Koperasi Perikanan Laut Mina Sumitra Karangsong, Suwarto, menyebutkan terdapat sekitar 600 kapal yang biasa beroperasi di pelabuhan tersebut.

Dari jumlah itu, sekitar 300 kapal menggunakan solar nonsubsidi, dan lebih dari 100 kapal telah berhenti melaut sejak usai Idulfitri.

“Dampaknya langsung ke ribuan ABK, karena satu kapal bisa mempekerjakan 15 sampai 17 orang,” ujarnya.

Desakan Subsidi Silang BBM

Nelayan mengusulkan kebijakan subsidi silang dengan harga BBM di kisaran Rp11.000–Rp12.000 per liter.

Skema tersebut dinilai menjadi jalan tengah karena masih berada di atas harga solar subsidi, namun lebih terjangkau dibanding harga industri saat ini.

Selain itu, nelayan juga meminta pemerintah menjaga stabilitas harga ikan nasional serta meninjau ulang regulasi zonasi pelabuhan.

Aspirasi tersebut telah disampaikan melalui surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, serta ditembuskan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Ancaman Rantai Ekonomi Pesisir

Jika kondisi ini berlanjut, bukan hanya nelayan yang terdampak, tetapi juga rantai ekonomi pesisir, mulai dari pedagang ikan, buruh bongkar muat, hingga sektor distribusi.

Situasi di Karangsong mencerminkan tekanan serius sektor perikanan tangkap akibat fluktuasi harga energi, yang berpotensi menurunkan produksi sekaligus meningkatkan risiko pengangguran di wilayah pesisir. (Red)

Gubernur Agustiar Sabran Sidak Kantor DPMPTSP, Tegaskan Pelayanan Perizinan Harus Cepat dan Bebas Hambatan

“Saya ingin memastikan bahwa proses perizinan benar-benar sesuai prosedur dan tidak berbelit-belit. Tidak boleh ada praktik yang menyulitkan masyarakat, apalagi yang mencoreng citra pemerintah"

Adobe Rilis Versi Beta Photoshop untuk Android, Bawa Pengeditan Profesional ke Genggaman

EnterKal — Adobe resmi meluncurkan versi beta aplikasi Photoshop...

Wali Kota Fairid Sambut Menteri P2MI, Siap Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Calon Pekerja Migran

“Kedatangan Menteri P2MI Pak Mukhtarudin ini tentu sangat positif dalam rangka meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah"

Sultan Kotawaringin XV, P.R Alidin Sokma Alamsyah Wafat di Usia 81 Tahun

“Dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh juriat juriah, kerabat Kesultanan Kotawaringin, serta masyarakat Kotawaringin Barat khususnya, apabila selama hidup almarhum ada hal-hal yang kurang berkenan di hati”

72 Desa di Kaltim Belum Berlistrik, Pemprov Targetkan Tuntas 2027

Pemprov Kaltim bersama PLN menargetkan 36 desa mendapat akses listrik pada 2026 dan 36 desa lainnya pada 2027 untuk menutup kesenjangan elektrifikasi di wilayah perdesaan dan pelosok.

Gubernur Dukung Pembinaan Karakter Pelajar Bersama Polda Kalteng di Bundaran Besar

“Meskipun istilah dan bentuk kegiatannya kini berbeda, namun esensinya tetap sama, yakni membentuk karakter dan kedisiplinan pelajar”

ITS Kembangkan Pembangkit Hybrid Surya-Angin, Efisiensi Capai 25,12 Persen

ITS mengembangkan PV-Wind Turbin yang menggabungkan tenaga surya dan angin dengan sistem penjejak matahari cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus membuka peluang akses listrik di kawasan terpencil.

Edy Pratowo Resmikan Kantor Golkar Barito Selatan, Dorong Jadi Rumah Aspirasi

Peresmian Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Barito Selatan menjadi bagian dari penguatan infrastruktur organisasi menjelang Musda XI sekaligus diharapkan meningkatkan pelayanan kepada kader dan masyarakat.

Empat Kelurahan Jadi Percontohan Kelurahan Siaga TBC di Palangka Raya

Program tahap awal diterapkan di empat kelurahan dengan fokus penemuan kasus aktif, pendampingan pasien, dan edukasi masyarakat untuk memutus rantai penularan tuberkulosis.

Survei PRI: 82,44 Persen Publik Puas terhadap Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran

“Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah dan ibu hamil, Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga ketahanan energi, pangan, koperasi Merah Putih, serta pengurangan pajak yang baru-baru ini dijalankan. Kinerja Prabowo Subianto sudah bagus”

Popular Articles