spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Bawa Embermu Kawan

Bawa embermu, kawan, begitulah istilah yang beredar dalam dunia tinju. Bukan sembarang istilah, ini adalah pekerjaan penting namun sering tak dianggap. Tugasnya? Membawa ember buat sang petinju meludah dan kumur saat jeda ronde. Tampaknya sepele, tapi coba bayangkan kalau si petinju tak punya tempat meludah, apa harus dikantongin?

Dalam dunia pertinjuan, tim yang mendampingi petinju di sudut ring tak cuma pelatih. Ada cutman (yang mengobati luka), cornerman (yang memberi strategi dan semangat), dan tentu saja si pembawa ember, penampung ludah sejati. Semua masuk dalam “tim ring 1” karena mereka berada paling dekat secara fisik dan emosional dengan petarung. Tapi kedekatan tak selalu berarti kemuliaan, bukan?

Nah, dalam dunia politik, tim sukses alias timses juga punya lingkaran-lingkaran. Ada Ring 1, para penasihat, juru strategi, dan keluarga dekat yang suaranya bergema langsung di kepala sang calon. Ada Ring 2 dan Ring 3, yang aksesnya mulai kabur, seperti sinyal WiFi di kampung. Dan di antara Ring 1 itu, ada satu subspesies yang jarang disorot, si pembawa ember.

Mereka ini hebat. Masuk Ring 1, duduk dekat jagoannya, bisa selfie bareng, whatsapp gak dianggurin, nelpon diangkat, bahkan kadang bisa mendadak jadi “guru spiritual”, “ading angkat”, “sang Thor (yang mempunyai kekuatan petir)”, “sangKoor (koordinator segala tim), “besi Berani (karena memang berani)”. Tapi kerjaannya… ya, bawa ember. Menampung amarah, menerima ludah politik, dan menjadi tempat pelampiasan ketika strategi gagal.

Masuk ring 1 itu ibarat masuk surga politik. Tapi kalau kamu cuma bawa ember, ya siap-siap jadi penghuni paling bawah. Bukan yang duduk di singgasana, tapi yang ngepel lantainya. Saat rezeki dibagi, mereka dapat sisa kuah. Itupun kalau enggak lupa dibagi.

Kalau yang lain dapat proyek, jabatan, atau setidaknya kartu nama dengan gelar “tenaga ahli,” mereka ini paling banter dapat 2M, “Makasih, Mas”. Ingat ketika ada pembagian THR. 

Hebatnya, mereka tetap setia. Doa mereka khusyuk:

“Ya Tuhan, jadikanlah para kolega kami cepat kaya, supaya perhatian bos beralih ke kami.”

Tapi ironi…
Semakin kolega mereka kaya, semakin deras setoran ke bos. Semakin sering bos menyebut koleganya dalam rapat, dan si pembawa ember makin ke pinggir, seperti logo KPU di baliho yang ketutupan foto calon.

Lama-lama, doa itu tak lagi. Bukan karena putus asa, tapi karena sibuk nyari ember baru, yang lama bocor kena air mata. Gubrakk….rasakan.

Jangan Lupa dong kepada si “pembawa ember”

Kepada Anda yang merasa bos, yang duduk di atas ring sambil memantau pertarungan. Ingatlah. Ada yang berdiri di sampingmu, membawa ember, bukan karena tak mampu berdiri di tengah, tapi karena tak kau beri tempat.

Wahai para jenderal tim sukses, konsultan strategi, dan influencer politik yang merasa di Ring 1 karena bisa bisik-bisik saat debat, jangan lupa, ludahmu itu ditampung oleh mereka yang tak punya jabatan, tapi tetap datang rapat, walaupun tidak penting-penting amat.

Maka, saat kelak kemenangan datang, jangan cuma bagi-bagi proyek ke yang dulu duduk di meja makan.

Ingatlah mereka yang berdiri di dapur. Yang bawa ember.

Bawa embermu, kawan. Dan semoga suatu saat, bosmu kehausan dan hanya kamu yang bawa air.

Penulis : Yandi Novia

Doli Tandjung Minta Negara Jamin Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

“Negara harus memberikan penghargaan yang tinggi kepada para almarhum yang gugur dalam tugas. Selain itu, pemerintah harus menjamin masa depan anak-anak korban—terkhusus pendidikannya”

Apresiasi Penumpang Terakhir 2025, Bandara SAMS Sepinggan Hadirkan Momen Hangat Pergantian Tahun

“Momen hitungan mundur menyambut tahun 2026 ini bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum bagi kami untuk berterima kasih. Kami mengapresiasi seluruh petugas yang telah bekerja keras menjaga kelancaran operasional sepanjang tahun 2025, serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para penumpang atas kepercayaannya memilih Bandara SAMS Sepinggan sebagai pintu gerbang perjalanan mereka"

Gubernur Agustiar Sabran Tebar 4.500 Benih Ikan di Danau Sanggu Barito Selatan

“Melalui restocking atau pelepasliaran benih ikan Jelawat dan Gurame di Danau Sanggu, diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha perikanan tangkap, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan beserta keluarganya serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah"

Pemkot Palangka Raya Tegaskan Lima Prioritas Perkuat Administrasi Pertanahan

“Yang paling penting adalah bagaimana langkah ini dapat membantu mewujudkan kepastian hukum di bidang pertanahan. Ketika administrasi tertata dan layanan semakin profesional, Kota Palangka Raya akan menjadi daerah yang lebih aman, tertib, dan memberikan kepastian bagi warga"

Polisi Koordinasi dengan Imigrasi dan Kedubes Irak Terkait Tersangka Pembunuhan Dwintha Anggary

Kepolisian akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kedutaan Besar Irak terkait penanganan kasus pembunuhan Dwintha Anggary, cucu almarhumah Mpok Nori. Tersangka dalam kasus ini, Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad, diketahui merupakan warga negara Irak.

Pemkab Murung Raya Angkat 1.313 PPPK Paruh Waktu

“Bapak dan Ibu yang mendapat kesempatan menjadi PPPK harus bersyukur dengan cara bekerja sebaik-baiknya. Pelayanan publik menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas dan pemerintah memiliki fungsi memberikan pelayanan tersebut kepada masyarakat"

Wali Kota Fairid Naparin Terima Audiensi Organisasi Kemahasiswaan Palangka Raya

“Mahasiswa adalah motor perubahan dan generasi penerus bangsa. Pemerintah daerah sangat membutuhkan ide-ide segar dan partisipasi aktif dari kalangan muda untuk bersama-sama mewujudkan Palangka Raya yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan”

Ketua Dekranasda Kalteng Dorong Mahasiswa UT Inovatif dan Berbasis Budaya Lokal

“Dalam kuliah akademik ini saya mendorong inovasi bagi mahasiswa Universitas Terbuka. Kita terus mendukung ekonomi kreatif, agar mahasiswa nantinya, setelah lulus dari Universitas Terbuka Palangka Raya, mampu membuka peluang usaha dengan menghadirkan ide-ide inovatif dan kreatif”

Demo Samarinda Ricuh, Massa Dibubarkan di Kantor Gubernur

Aksi unjuk rasa 21 April 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur, berakhir ricuh setelah massa bertahan di kawasan Kantor Gubernur Kaltim hingga malam hari.

Ketua DPRD Palangka Raya Apresiasi Peresmian Sekolah Rakyat di Jalan Iskandar

“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan peresmian Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program dari Pemerintah Pusat. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Sosial yang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota hingga terwujud Sekolah Rakyat ini”

Popular Articles