Palangka Raya | EnterKal – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PWPM Kalteng) akan menggelar Baitul Arqam Madya (BAM) Tahun 2026 sebagai bagian dari proses perkaderan formal tingkat menengah.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 3 Mei 2026 di Kota Palangka Raya, dengan fokus pada penguatan ideologi gerakan, pemahaman keislaman, serta peningkatan kapasitas kepemimpinan kader.
Perkaderan untuk Penguatan Militansi
Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kader PWPM Kalteng, Ihsan Mz, menyampaikan bahwa BAM merupakan tahapan penting dalam membentuk kualitas kader di tingkat wilayah.
“BAM PWPM Kalteng dilaksanakan sebagai wadah untuk menajamkan semangat juang dan militansi kader, khususnya di Kalteng,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, kegiatan ini menjadi jenjang formal yang harus dilalui kader guna memperkuat integritas serta komitmen dalam berorganisasi.
Tema Dorong Kontribusi Nyata
Mengusung tema “Penguatan Ideologi Gerakan dan Kepemimpinan, Mewujudkan Pembangunan Kalimantan Tengah Berkelanjutan,” kegiatan ini dirancang untuk mendorong kader berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Pemilihan tema kegiatan dimaksudkan agar kader-kader Pemuda Muhammadiyah Kalteng mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan SDM dan berbagai sektor strategis di Kalteng,” kata Ihsan.
Ia menegaskan, kader diharapkan tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak di berbagai sektor strategis.
Bahas Politik hingga Kemandirian Ekonomi
Selain penguatan ideologi, BAM 2026 juga akan membahas peran pemuda dalam politik kebangsaan serta pengembangan kewirausahaan.
Materi tersebut diberikan agar kader mampu berperan aktif secara cerdas, kritis, dan berintegritas dalam kehidupan berbangsa.
Di sisi lain, kader juga didorong memiliki kemampuan membangun usaha mandiri yang berkelanjutan tanpa meninggalkan nilai-nilai gerakan dakwah Muhammadiyah.
Dorong Peran Pemuda dalam Pembangunan
Ihsan menilai peran pemuda sangat penting dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di daerah.
“Harapan dari kegiatan BAM ini adalah agar kader-kader bertambah wawasannya, khususnya dalam bidang leadership, dunia usaha, dan kemandirian ekonomi,” tutupnya. (Red)




