spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Ratifikasi ILO 188 Disahkan, Mukhtarudin: Perlindungan ABK Diperkuat

Kebijakan Presiden Dinilai Jadi Tonggak Perlindungan Awak Kapal Perikanan

Jakarta | EnterKal – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas ratifikasi Konvensi ILO 188 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2026.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat perlindungan awak kapal perikanan (ABK), baik di dalam negeri maupun yang bekerja di kapal asing. Ratifikasi ini juga diumumkan dalam momentum Hari Buruh Internasional 2026.

Tonggak Perlindungan Pekerja Maritim

Mukhtarudin menyebut ratifikasi Konvensi ILO 188 (Work in Fishing Convention, 2007) sebagai tonggak penting dalam sistem perlindungan pekerja sektor perikanan yang selama ini dikenal berisiko tinggi.

“Ratifikasi ILO 188 adalah tonggak sejarah dokumen hukum, payung perlindungan internasional yang kuat bagi ‘Pejuang Keluarga’ kita di laut,” ujarnya di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, langkah ini menunjukkan kehadiran negara dalam menjawab persoalan eksploitasi dan praktik kerja tidak layak yang masih kerap terjadi di sektor perikanan global.

Empat Pilar Perlindungan ABK

Pasca-ratifikasi, pemerintah menekankan penguatan perlindungan melalui empat aspek utama.

Pertama, penguatan dasar hukum internasional yang memungkinkan ABK memiliki landasan lebih kuat dalam menuntut hak mereka, khususnya di kapal asing.

Kedua, penerapan standar kerja yang lebih manusiawi, mencakup kontrak kerja tertulis, jam istirahat yang layak, serta akses terhadap jaminan sosial dan kesehatan.

Ketiga, peningkatan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui prosedur keselamatan yang lebih ketat di atas kapal.

Keempat, penguatan transparansi dalam proses rekrutmen dengan pengawasan terhadap agensi penempatan untuk mencegah praktik penipuan dan tindak pidana perdagangan orang.

Tantangan Implementasi di Lapangan

Meski kebijakan ini dinilai progresif, Mukhtarudin menegaskan bahwa tantangan utama terletak pada implementasi di lapangan.

Ia menyatakan Kementerian P2MI akan melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan seluruh ketentuan dalam Perpres dapat berjalan efektif.

“Ratifikasi ini adalah langkah awal yang besar. Tugas kita selanjutnya adalah memastikan perlindungan itu benar-benar hadir di atas dek kapal, bukan hanya di atas kertas,” tegasnya.

Perkuat Posisi Indonesia di Dunia

Ratifikasi ini juga dinilai memperkuat posisi diplomasi Indonesia dalam mendorong negara lain, khususnya pemilik kapal asing, untuk mematuhi standar kerja internasional.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyebut kebijakan tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor maritim.

“Peraturan Presiden ini untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan,” ujar Prabowo.

Fondasi Industri Perikanan Berkelanjutan

Ke depan, pemerintah berharap ratifikasi ini tidak hanya meningkatkan perlindungan pekerja, tetapi juga mendorong terciptanya industri perikanan yang lebih berkelanjutan dan beretika.

Mukhtarudin menegaskan kementeriannya siap mengawal implementasi kebijakan tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para ABK Indonesia. (Fj-Red)

Menteri P2MI Bahas Peluang Kerja PMI di Eropa, Fokus Italia hingga Malta

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Italia merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Junimart Girsang, di Kantor KP2MI, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).

Festival Tari Anak Kalimantan Tengah 2026 Resmi Dibuka, Libatkan 10 Sanggar Seni

Festival Tari Anak Kalimantan Tengah menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan seni budaya daerah sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Jalan Sehat Bersama Gubernur Agustiar Sabran di Pangkalan Bun Disambut Ribuan Warga

“Acara ini lebih dari sekadar olahraga. Ini adalah bentuk nyata kebersamaan, silaturahmi, dan rasa cinta terhadap tanah air dan daerah kita. Kehadiran Mas Raffi adalah energi positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda"

Menteri Mukhtarudin Dorong Jawa Barat Jadi Pusat Pelatihan Pekerja Migran Terampil

“Prioritas pertama adalah peningkatan vokasi, baik bahasa maupun keterampilan. Presiden menekankan lima bahasa penting, yakni Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, dan Arab”

KemenP2MI dan HIPMI Kalteng Perkuat Wirausaha Purna Migran

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia membuka peluang kolaborasi strategis dengan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kalimantan Tengah dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan bagi purna Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya di Kalimantan Tengah.

Palangka Raya Jadi Kandidat Percontohan Kota Antikorupsi 2026, Fairid Naparin Tegaskan Komitmen Integritas

Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar rapat koordinasi terkait pembentukan Palangka Raya sebagai calon percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun Anggaran 2026 di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).

Indonesia Siap Ambil Peran Sentral dalam Agenda Baru WSIS, Meutya Hafid Serukan Transformasi Digital Inklusif

“Kita harus mengubah kesenjangan digital menjadi keuntungan digital. Visi WSIS harus diwujudkan, yaitu teknologi digital yang memberdayakan seluruh umat manusia tanpa meninggalkan siapa pun”

Sertifikasi Halal Jadi Fokus Sosialisasi UMKM di Palangka Raya

Menjelang pemberlakuan penuh kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026, pemerintah daerah dan Kementerian Agama mempercepat edukasi kepada pelaku usaha agar tidak terkendala regulasi saat memasarkan produk.

Ketua DPRD Subandi Tekankan Percepatan Penetapan Batas Wilayah Antar-Kecamatan dan Kelurahan

“Dari hasil pertemuan tadi, ada beberapa hal yang memang perlu mendapat perhatian, salah satunya soal tapal batas wilayah"

Gubernur Kalteng Tinjau Jembatan Jelai dan Kawasan Shrimp Estate di Sukamara, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Daerah

“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan progres dan kondisi jembatan yang menjadi penghubung penting antarprovinsi. Jembatan Jelai berperan strategis dalam memperkuat konektivitas serta mendukung pembangunan ekonomi lintas wilayah”

Popular Articles