spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Menteri P2MI Dorong Pemda Susun Perda Perlindungan Pekerja Migran

Jakarta | EnterKal — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima audiensi Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2026). Pertemuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat perlindungan serta pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam pertemuan tersebut, Mukhtarudin menekankan peran strategis pemerintah daerah dalam perlindungan PMI, termasuk mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) sebagai instrumen implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar terkait pekerja migran. Ini harus diturunkan dalam Perda agar implementasinya efektif,” ujar Mukhtarudin.

Mukhtarudin menjelaskan, transformasi kelembagaan Kementerian P2MI melalui Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024 merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat perlindungan PMI secara menyeluruh, mulai dari pra-penempatan, selama bekerja di luar negeri, hingga purna penempatan.

Ia menegaskan arah kebijakan penempatan PMI kini bergeser dari sektor berkemampuan rendah (low skill) ke pekerja terampil dan profesional (middle–high skill), melalui peningkatan pelatihan vokasi, penguasaan bahasa, dan keahlian teknis.

“Kita menargetkan penempatan 500 ribu pekerja migran terampil pada 2026, agar martabat dan kesejahteraan PMI semakin meningkat,” katanya.

Mukhtarudin juga mengaitkan isu pekerja migran dengan bonus demografi Indonesia yang diperkirakan mencapai puncak pada 2030. Ia mengingatkan, tanpa kesiapan lapangan kerja dan regulasi daerah yang kuat, bonus demografi berpotensi berubah menjadi bencana demografi.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI), Siswanto, menegaskan bahwa perlindungan PMI merupakan tanggung jawab bersama pemerintah pusat dan daerah, termasuk kepala daerah dan DPRD kabupaten/kota.

“Pekerja migran adalah pejuang devisa negara. DPRD memiliki peran penting melalui fungsi legislasi untuk mendorong lahirnya Perda perlindungan pekerja migran,” ujar Siswanto.

Ia menyebut remitansi PMI sepanjang 2024 mencapai lebih dari Rp250 triliun, menjadi kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Namun, hingga kini masih banyak daerah yang belum memiliki Perda khusus terkait perlindungan PMI.

Audiensi ini diharapkan menjadi fondasi sinergi antara Kementerian P2MI dan ADKASI dalam memperkuat edukasi migrasi aman, pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta pemanfaatan potensi pekerja migran sebagai penggerak ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045. (Red)

DPRD Mura Gelar Paripurna Bahas Empat Agenda Utama

“Rancangan pendapatan dan belanja daerah bukan hanya dokumen administrasi, tetapi mencerminkan komitmen kita untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah. Di dalamnya terkandung aspirasi seluruh masyarakat yang menitipkan masa depan daerah ini di tangan kita"

Polresta Palangka Raya Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis bagi Warga Mudik Lebaran 2026

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik pada momen Idulfitri 2026.

DLH Palangka Raya Gelar Aksi Bersih Sampah Peringati Hari Lingkungan Hidup

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Palangka Raya diwujudkan melalui aksi bersih sampah yang melibatkan pemerintah, aparat, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim.

Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Transformasi Digital Masuki Fase Kematangan Layanan

Tim Koordinasi SPBE Nasional merilis hasil Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025, Rabu (7/1/2026), melalui Aplikasi Tauval (tauval.spbe.go.id). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Indeks SPBE sebesar 3,41 dengan kategori Baik, menandai tren peningkatan berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan digital.

Bapenda Palangka Raya Buka Layanan PBB-P2 2026, Pembayaran Kini Cukup Gunakan NOP Tahun Sebelumnya

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali membuka loket pelayanan penerimaan berkas Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Layanan ini dibuka untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak tahun 2026.

Jaya Monong Ajak ASN Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Gunung Mas menjadi momentum memperkuat komitmen kebangsaan, mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelayanan publik, serta menjaga persatuan untuk mendukung pembangunan daerah.

Kementerian UMKM Siapkan Aturan Perlindungan Pelaku Usaha Digital dan Ojol

“Sekarang ini kita lagi bikin poin-poin aturan tentang perlindungan dan peningkatan daya saing UMKM berbasis digital. Ini sudah kita bicarakan dengan Kementerian Perekonomian, dan mereka juga sedang menindaklanjuti”

Karhutla Kalteng, Gubernur Agustiar Beri Bantuan Pangan kepada Mahasiswa

Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalteng menerima paket pangan, multivitamin, dan masker KN95, sementara pemerintah memperluas bantuan di tengah karhutla dan kekeringan.

Sekda Soroti Perizinan Reklame, Pemkot Palangka Raya Siapkan Penataan

“Kalau kita lihat, memang saat ini persoalan reklame sangat miris, belum ada separuh yang memiliki izin"

Menhaj Temukan Kekurangan Kapasitas Tenda Jemaah Indonesia di Arafah

Pemerintah pastikan seluruh jemaah mendapatkan tempat layak saat puncak ibadah haji di Armuzna

Popular Articles