Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img
spot_img

Top EnterKal

Related Posts

Tabligh Akbar Isra Mi’raj di Polda Kalteng, Gubernur Tekankan Spiritualitas dan Persatuan dalam Semangat Huma Betang

Palangka Raya | EnterKal – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M di Lapangan Barigas Polda Kalteng, Palangka Raya, Kamis malam (22/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai elemen masyarakat.

Peringatan Isra Mi’raj kali ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni keagamaan, tetapi juga sebagai ruang refleksi spiritual dan penguatan nilai kebangsaan.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai penguatan iman sekaligus pembentukan karakter.

“Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar mengenang perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, namun menjadi momentum spiritual untuk memperkuat keimanan, serta meneguhkan kembali kewajiban shalat sebagai tiang agama dan sarana pembentukan pribadi yang berakhlakul karimah,” tutur Gubernur.

Spiritualitas dan Harmoni Sosial

Gubernur menegaskan bahwa nilai keimanan dan akhlak yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj memiliki relevansi kuat dalam menjaga persatuan masyarakat Kalimantan Tengah yang majemuk.

“Kalimantan Tengah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi iman yang kuat dan akhlak yang mulia, yang selaras dengan semangat Huma Betang, yakni hidup rukun, saling menghormati, dan kebersamaan,” kata Gubernur.

Menurutnya, ketika nilai keimanan dan akhlak dijadikan pedoman bersama, stabilitas sosial dan rasa aman akan terjaga, sehingga mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan bermartabat.

Penguatan Integritas Aparat

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menekankan makna Isra Mi’raj bagi institusi Polri, terutama dalam penguatan integritas dan moralitas aparat.

“Dapat kita maknai bersama seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran serta kepakaan terhadap lingkungan sosial. Nilai-nilai tersebut sejalan peran polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan,” ungkapnya.

Tema Isra Mi’raj tahun ini menekankan penguatan iman dan takwa yang diwujudkan dalam aksi nyata kemanusiaan serta kepedulian sosial.

Tausiyah dan Aksi Sosial

Tabligh Akbar menghadirkan Habib Usman bin Yahya yang menyampaikan tausiyah mengenai makna Isra Mi’raj dalam membangun keteguhan iman dan akhlak umat.

Kegiatan dirangkaikan dengan doa bersama untuk bangsa Indonesia serta penyerahan bantuan sosial dari Gubernur dan Forkopimda Kalteng kepada sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren di Palangka Raya.

Bantuan disalurkan kepada:

  • Panti Asuhan Darul Amin (80 paket)
  • Panti Asuhan Ayah Bunda (70 paket)
  • Panti Asuhan Darul Tazkiyah (50 paket)
  • Panti Asuhan Budi Mulya (80 paket)
  • Panti Asuhan Al Amin (40 paket)
  • Panti Asuhan Berkah (80 paket)
  • Panti Asuhan Nurul Sholihin (240 paket)
  • Panti Asuhan Bina Sejahtera (25 paket)
  • Pondok Pesantren Hidayatullah (45 paket)
  • Pondok Pesantren Al Wafa (140 paket)

Acara turut dihadiri unsur Forkopimda Kalteng, Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, serta kepala perangkat daerah dan instansi vertikal.

Secara substantif, Tabligh Akbar ini menjadi refleksi bahwa nilai keagamaan tidak berdiri sendiri sebagai ritual, melainkan berfungsi memperkuat integritas aparatur, menjaga kohesi sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama di tengah masyarakat Kalimantan Tengah. (Red)

spot_imgspot_img
spot_img
spot_img

Popular Articles