spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Transformasi Digital Masuki Fase Kematangan Layanan

Palangka Raya | EnterKal – Tim Koordinasi SPBE Nasional merilis hasil Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025, Rabu (7/1/2026), melalui Aplikasi Tauval (tauval.spbe.go.id). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Indeks SPBE sebesar 3,41 dengan kategori Baik, menandai tren peningkatan berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan digital.

Capaian ini menunjukkan akselerasi signifikan dibandingkan 2021 saat indeks berada di angka 1,00 (kategori Kurang). Secara bertahap, Kalteng naik menjadi 1,90 (2022), 2,75 (2023), 2,87 (2024), hingga 3,41 pada 2025.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi reformasi digital di lingkungan Pemprov.

“Capaian Indeks SPBE sebesar 3,41 dengan kategori Baik ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadirkan transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai. Kenaikan signifikan dari tahun ke tahun yang mana kita pernah berada di angka 1,00 pada tahun 2021, menunjukkan bahwa kita serius dalam memodernisasi tata kelola pemerintahan,” ujar Gubernur.

Menurutnya, indeks tersebut bukan sekadar capaian administratif, tetapi indikator kualitas layanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel.

“Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan adalah bertransformasi menuju Indeks Pemerintah Digital (Indeks Pemdi) yang lebih holistik. Saya instruksikan seluruh jajaran untuk terus memperkuat inovasi digital demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang makin BERKAH di era digital,” tegasnya.

Layanan Digital Jadi Kekuatan Utama

Nilai Indeks SPBE 2025 diperoleh dari empat domain penilaian, yakni:

  • Domain Kebijakan SPBE: 3,50
  • Domain Tata Kelola SPBE: 2,70
  • Domain Manajemen SPBE: 2,73
  • Domain Layanan SPBE: 4,01

Domain Layanan SPBE menjadi komponen tertinggi dengan skor 4,01, mencerminkan semakin optimalnya layanan administrasi pemerintahan dan layanan publik berbasis elektronik.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng Rangga Lesmana menyebut capaian ini merupakan hasil konsistensi pembangunan ekosistem digital.

“Kami menyambut sangat positif hasil evaluasi SPBE Tahun 2025 ini. Skor 3,41 ini adalah buah dari konsistensi kita dalam membangun infrastruktur teknologi, memperkuat regulasi, serta mengintegrasikan berbagai layanan administrasi pemerintahan dan layanan publik,” ujarnya.

Ia menilai skor tinggi pada domain layanan menunjukkan manfaat transformasi digital mulai dirasakan langsung masyarakat.

Menuju Indeks Pemerintah Digital 2026

Meski demikian, beberapa indikator masih perlu diperkuat, terutama pada aspek tata kelola dan manajemen SPBE yang berada di kisaran 2,70-an.

Kepala Bidang E-Government Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah Syayuti menyampaikan bahwa pembenahan akan difokuskan pada indikator yang menjadi basis penilaian Indeks Pemerintah Digital (Pemdi) mulai 2026.

“Untuk indikator SPBE yang masih perlu ditingkatkan, karena akan digunakan kembali pada Tahun 2026 dalam perhitungan Indeks Pemerintahan Digital, dapat dioptimalkan melalui penguatan pada indikator audit TIK serta pembaruan peta proses bisnis,” jelasnya.

Perubahan dari Indeks SPBE ke Indeks Pemdi menandai pergeseran orientasi kebijakan nasional: dari sekadar digitalisasi proses internal menuju ekosistem digital yang terintegrasi, berorientasi pengguna, dan berbasis interoperabilitas data.

Pemantauan SPBE dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE dan dikoordinasikan Kementerian PANRB bersama Tim Koordinasi SPBE Nasional.

Dengan tren kenaikan yang konsisten selama lima tahun terakhir, Pemprov Kalteng kini memasuki fase konsolidasi menuju kematangan digital—di mana tantangan tidak lagi sekadar pada infrastruktur, tetapi pada integrasi sistem, audit keamanan TIK, serta penyederhanaan proses bisnis yang berdampak langsung pada kualitas layanan publik. (Red)

Outstanding Kredit Balikpapan Tembus Rp31,45 Triliun, Investasi Jadi Penggerak Utama

“Fenomena ini menggambarkan strategi defensif yang dipilih dunia usaha. Mereka tetap berkomitmen pada investasi jangka panjang namun menahan diri dalam perluasan operasional harian”

Peraih Emas Asian Games Puji Lestari Raih Beasiswa LPDP Jalur Atlet

Peraih medali Asian Games 2018, Puji Lestari, menilai program Beasiswa LPDP jalur keolahragaan menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam mempersiapkan masa depan atlet melalui pendidikan tinggi sekaligus mendorong keseimbangan antara prestasi dan akademik.

Nasri Sebut Arsenal “Dihukum” Wasit di Final Liga Champions

Mantan gelandang Arsenal Samir Nasri menilai keputusan-keputusan wasit pada babak kedua final Liga Champions cenderung merugikan The Gunners, meski ia tetap mengakui keberhasilan PSG mempertahankan gelar Eropa berkat keunggulan taktik Luis Enrique.

Gubernur Agustiar Sabran Tebar 4.500 Benih Ikan di Danau Sanggu Barito Selatan

“Melalui restocking atau pelepasliaran benih ikan Jelawat dan Gurame di Danau Sanggu, diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha perikanan tangkap, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan beserta keluarganya serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah"

Ketua DPRD Ajak Warga Aktif Kelola Sampah di Lingkungan Permukiman

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang baik.

Bupati Heriyus Hadiri Turnamen Voli Putri di Laung Tuhup, Komitmen Bangun Fasilitas Olahraga

“Bagi saya, memimpin bukan hanya bekerja di balik meja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. Melihat warga bergembira adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya"

Bupati Bartim Tinjau Pelatihan Security di Palangka Raya, Upaya Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

“Pelatihan ini penting untuk memberikan keterampilan kerja bagi masyarakat usia produktif. Kami ingin masyarakat Barito Timur memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di dunia kerja”

Subandi Dukung Transformasi Palangka Raya Fair Jadi Ajang Bisnis dan Investasi

Palangka Raya Fair tidak lagi sekadar menjadi ajang hiburan tahunan, tetapi diarahkan sebagai ruang kolaborasi ekonomi yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan investor guna memperluas peluang bisnis dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Karhutla di Jalan Hiu Putih Palangka Raya Berhasil Dipadamkan, Lahan Terbakar 0,60 Hektare

Respons cepat BPBD Kota Palangka Raya bersama tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Jalan Hiu Putih sehingga api tidak meluas serta mengurangi potensi dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Wagub Kalbar Promosikan Investasi di Forum Internasional

“Ini dapat dikatakan sebagai pertemuan antara dua negara, yakni investor dari Tiongkok dengan Indonesia. Ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut bersama"

Popular Articles