spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Fairid Naparin Temui Menteri Kehutanan, Usulkan Perluasan APL untuk Dorong Pembangunan Palangka Raya

Jakarta | EnterKal  – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kehutanan untuk mengusulkan pelepasan status kawasan hutan menjadi areal penggunaan lain (APL), Minggu (3/8/2025). Usulan ini bertujuan untuk memperluas ruang pembangunan dan mengatasi persoalan sengketa lahan yang selama ini menjadi hambatan di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, dan menjadi langkah penting dalam menjembatani kepentingan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional di sektor kehutanan.

“Pertemuan ini merupakan upaya Pemkot Palangka Raya dalam mengatasi masalah lahan untuk program-program pembangunan,” kata Fairid dalam keterangan tertulis, Senin (4/8/2025).

Ia menjelaskan, dari total luas wilayah Palangka Raya yang mencapai 2.853 kilometer persegi—terluas di Indonesia untuk tingkat kota—hanya sekitar 18,1 persen yang berstatus APL. Artinya, hanya sebagian kecil lahan yang saat ini dapat dimanfaatkan secara legal untuk pembangunan maupun sertifikasi tanah masyarakat.

“Sekitar 40 persen wilayah kota sudah dikuasai atau dimanfaatkan oleh masyarakat dengan hak garap atau hak pakai, tapi tidak bisa ditingkatkan menjadi hak milik karena status kawasan masih hutan,” jelas Fairid.

Menurutnya, kondisi ini menghambat legalitas kepemilikan tanah dan berdampak langsung pada potensi ekonomi masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, Pemkot mengajukan permohonan peningkatan luasan APL menjadi 35–40 persen dari total wilayah kota.

“Penambahan APL ini tidak akan menyentuh kawasan hutan lindung atau Taman Nasional, yang masih tersisa sekitar 60 persen dari luas kota. Kita pastikan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Selain pengajuan APL, Fairid juga menekankan pentingnya penyesuaian tata ruang jangka menengah dan panjang, termasuk Rencana Tata Ruang Wilayah Kota (RTRWK), Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), serta Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL). Hal ini dianggap penting untuk menjaga arah pembangunan kota tetap sesuai koridor hukum dan berkelanjutan.

“Saya berharap usulan ini disetujui karena menyangkut kepastian hukum atas tanah warga dan menjadi pintu masuk pembangunan yang selama ini terhambat,” pungkas Fairid.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menyeimbangkan pembangunan, perlindungan lingkungan, dan hak-hak masyarakat demi terwujudnya kota yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan.

Musrenbangcam Kecamatan Paku Fokuskan Usulan Prioritas Pembangunan

“Usulan yang disampaikan harus benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, disusun berdasarkan skala prioritas, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga”

Puskesmas Kayon Direhabilitasi dan Naik Status Jadi Layanan 24 Jam, Fairid Respons Overload Pasien

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memastikan Puskesmas Kayon akan direhabilitasi dan ditingkatkan fasilitasnya pada 2026 menjadi layanan kesehatan 24 jam yang dilengkapi fasilitas rawat inap.

Honda Luncurkan e:N1 di IIMS 2025, Tawarkan Mobil Listrik Futuristik Pertama di Indonesia

“Bagi Honda, elektrifikasi bukan sekadar tren, tetapi komitmen jangka panjang untuk memberikan inovasi yang berkelanjutan. Peluncuran e:N1 dan konsep Honda Electrified Experience menjadi langkah awal mendukung transisi masyarakat menuju era kendaraan listrik”

Pemprov Kalteng Buka Layanan Pengaduan KHBS, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) membuka layanan pengaduan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebagai upaya memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program.

Wabup Mempawah: Program Cetak Sawah Strategis untuk Ketahanan Pangan, Tetap Perhatikan Aspek Lingkungan

Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi menegaskan bahwa program cetak sawah memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan aturan serta aspek lingkungan hidup.

DPRD Palangka Raya Sahkan Perda PJU, Perkuat Layanan Penerangan Kota

Regulasi baru diharapkan menjadi dasar pengelolaan penerangan jalan yang lebih tertata dan berkelanjutan

Pemko Palangka Raya Tegaskan Komitmen Wujudkan Sekolah Bebas Narkoba

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba”

Menkeu Nilai Kebijakan WFH Tidak Ganggu Produktivitas, Berpotensi Hemat Energi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) yang tengah disiapkan pemerintah tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional. Bahkan, kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan efisiensi penggunaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

TPID Palangka Raya Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, Cabai, dan Bawang Jelang Idulfitri

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan memfokuskan pengawasan terhadap sejumlah komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Popular Articles