spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

DPRD Dorong Kebijakan Lingkungan Berbasis Riset di Palangka Raya

Palangka Raya | EnterKal — Penanganan kebersihan dan pencemaran lingkungan di Kota Palangka Raya dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan teknis. Diperlukan kebijakan berbasis riset dan kajian ilmiah agar solusi yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Hasan Busyairi mendorong keterlibatan aktif kalangan akademisi dalam perumusan hingga evaluasi kebijakan lingkungan hidup di daerah tersebut.

Menurut Hasan, persoalan lingkungan di Palangka Raya—mulai dari penumpukan sampah, pencemaran sungai dan lahan gambut, hingga penurunan kualitas udara—tidak lagi bisa diselesaikan dengan pendekatan konvensional semata.

“Permasalahan lingkungan ini membutuhkan sentuhan keilmuan agar penanganannya tepat sasaran. Akademisi memiliki kapasitas untuk mengidentifikasi akar persoalan secara objektif dan merumuskan solusi jangka panjang,” ujar Hasan, Sabtu (31/1/2026).

Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat memperkuat dasar pengambilan kebijakan Pemerintah Kota Palangka Raya. Dengan dukungan riset, setiap program lingkungan diharapkan memiliki landasan data dan analisis yang jelas.

“Mulai dari pemetaan tingkat pencemaran, kajian karakteristik sampah perkotaan, hingga perumusan model pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan kondisi Palangka Raya,” katanya.

Hasan menegaskan, kolaborasi dengan akademisi seharusnya tidak berhenti pada penyusunan rekomendasi atau laporan kajian, tetapi juga mencakup keterlibatan aktif dalam tahap implementasi dan evaluasi kebijakan.

“Dengan demikian, program yang dijalankan pemerintah kota bisa dievaluasi secara berkala dan disempurnakan berdasarkan temuan ilmiah di lapangan,” jelasnya.

Ia juga mengusulkan agar Pemerintah Kota Palangka Raya menyusun kerangka kerja sama yang terstruktur dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kerja sama tersebut, menurut Hasan, perlu mencakup penentuan fokus isu lingkungan, dukungan anggaran riset, hingga pembentukan tim kolaboratif yang melibatkan pemerintah, akademisi, dan masyarakat.

“Kolaborasi yang terbangun secara sistematis akan memperkuat tata kelola lingkungan hidup di Palangka Raya, sekaligus mendorong kebijakan yang tidak hanya reaktif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Bupati Seruyan Evaluasi Kepala SKPD, Siapkan Rotasi dan Kabinet Baru

“Kita menilai dari daftar historis, apakah sektor-sektor strategis sudah dilaksanakan dengan baik, apakah anggaran diarahkan dan dialokasikan secara tepat sesuai skala prioritas”

Prabowo dan PM Lawrence Wong Serukan Penyelesaian Damai atas Konflik Global dan Regional

“Kami membahas masalah regional dan global. Kami menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi di Gaza dan eskalasi konflik Israel-Iran. Kami menekankan pentingnya solusi damai, negosiasi, dan kami menyerukan gencatan senjata segera"

Wali Kota Fairid Naparin Ajak Warga Manfaatkan Call Center 112 dan Aplikasi LAPOR

“Layanan ini dapat dihubungi masyarakat kapan saja bila ada kejadian penting. Sistem ini sudah terintegrasi dengan instansi terkait sehingga mampu memberikan penanganan yang komprehensif dan terkoordinasi”

Kunjungan KSP RI Tegaskan Komitmen Sinergi Pusat dan Daerah di Palangka Raya

“Pemerintah ingin memastikan bahwa koperasi tidak hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga sarana pemberdayaan warga agar mandiri, produktif, dan saling menopang dalam semangat gotong royong”

Bupati Seruyan Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXIX: Tegaskan Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

“Tema ini merupakan refleksi atas pentingnya hubungan yang harmonis dan konstruktif antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyongsong masa depan Indonesia”

Gubernur Kalteng Tinjau PSU di Barito Utara, Ajak Warga Jaga Demokrasi Bermartabat

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Gunakan hak pilih sesuai hati nurani, tanpa intervensi, tekanan, maupun intimidasi dalam bentuk apa pun"

Pemprov Kaltara Terapkan WFH Setiap Jumat untuk Tekan Belanja Operasional, Gubernur: Bukan Libur

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) mulai menerapkan kebijakan penutupan aktivitas perkantoran satu hari dalam sepekan dan menggantinya dengan skema Work From Home (WFH). Kebijakan tersebut berlaku setiap Jumat dan akan mulai diuji coba pekan depan sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran.

TP PKK Kota Palangka Raya Fokus pada Pemberdayaan Keluarga dan Pelayanan Dasar

“Kami ingin menciptakan keluarga yang tangguh dan produktif. Pemberdayaan adalah kunci untuk memperkuat pondasi ekonomi rumah tangga"

Pemprov Kalteng Dorong Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah

“Sektor ekonomi kreatif Indonesia memiliki prospek yang menjanjikan. Apalagi sebagai provinsi terluas di Indonesia, Kalimantan Tengah memiliki potensi daerah yang luar biasa”

Wawali Palangka Raya Tegaskan WFH ASN Tidak Berlaku Menyeluruh

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota tidak diberlakukan secara menyeluruh.

Popular Articles