spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

DLH Bartim Klarifikasi Pengawalan Perusahaan Saat Kunjungan Wabup ke Tambang

Barito Timur | EnterKal — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Timur memberikan klarifikasi terkait permintaan pengawalan dari pihak perusahaan saat rombongan Wakil Bupati Barito Timur memasuki lokasi tambang PT Bartim Coalindo melalui Simpang Empat PT MUTU, Jumat (30/1/2026).

Kepala DLH Barito Timur Mishael melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Penaatan Hukum, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Sapta Aprianto menjelaskan bahwa kunjungan tersebut sejatinya telah direncanakan sejak awal Januari bersama Komisi III DPRD Barito Timur.

“Kronologinya sudah kami komunikasikan sejak awal Januari dengan Komisi III DPRD. Namun karena jadwal yang padat, akhirnya disepakati kunjungan lapangan dilakukan pada 30 Januari,” ujar Sapta, Kamis (5/2/2026).

Ia menyebutkan, DLH sengaja tidak turun lebih awal agar kunjungan lapangan tidak dilakukan berulang kali. Pada 29 Januari, DLH menerima surat permohonan pendampingan sehingga kunjungan dipastikan dilaksanakan keesokan harinya.

Namun, pada hari pelaksanaan, situasi berubah setelah Kepala DLH menerima permintaan langsung dari Wakil Bupati Barito Timur untuk turut mendampingi kunjungan ke lokasi tambang.

“Pada 30 Januari, Kepala Dinas ditelepon langsung oleh Wakil Bupati yang juga meminta pendampingan ke PT Bartim Coalindo,” jelas Sapta.

Menurutnya, Kepala DLH kemudian berkoordinasi dengan DPRD karena tidak memungkinkan mendampingi dua agenda secara bersamaan. Akhirnya, pendampingan Komisi III DPRD dilakukan oleh Kabid PPLH bersama pejabat fungsional teknis, sementara Kepala DLH mendampingi Wakil Bupati.

Pengawalan Demi Keselamatan Kerja

Sapta menegaskan bahwa permintaan pengawalan dari pihak perusahaan dilakukan murni untuk kepentingan keselamatan kerja. Hal itu karena akses menuju area tambang melewati jalan perusahaan dan kawasan operasional aktif.

“Masuk ke wilayah tambang tidak bisa sembarangan. Karena melalui jalan perusahaan dan area operasional, maka harus ada pengawalan sesuai ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawalan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban perusahaan dalam menjamin keselamatan tamu, terlebih rombongan yang membawa pimpinan daerah.

Ketentuan tersebut, lanjut Sapta, mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11 Tahun 2023, yang mewajibkan perusahaan tambang memberikan induksi K3 kepada setiap pihak yang memasuki wilayah operasional.

“Perusahaan wajib memastikan setiap orang yang masuk memahami risiko kerja dan prosedur keselamatan sebelum diizinkan masuk,” jelasnya.

DLH, kata Sapta, sempat meminta perusahaan mengantar Wakil Bupati dan rombongan ke kantor untuk kepentingan induksi keselamatan dan penjelasan SOP sebelum menuju lokasi yang dipermasalahkan.

Namun di tengah perjalanan, rombongan disebut meminta kembali dan menghendaki langsung menuju lokasi tambang. Menurut Sapta, permintaan tersebut sebenarnya bertentangan dengan prosedur keselamatan kerja.

“Kondisi ini menempatkan kami pada posisi sulit. Jika terjadi sesuatu terhadap Wakil Bupati, instansi teknis bisa saja disalahkan. Namun karena permintaan pimpinan daerah, kami mengikuti meski secara aturan tidak ideal,” ungkapnya.

Rekomendasi Lingkungan dan Tenggat Waktu

Terkait temuan dan keluhan warga di lapangan, Sapta memastikan DLH telah memanggil pihak perusahaan untuk membuat berita acara serta menyampaikan rekomendasi perbaikan lingkungan.

“Rekomendasi utama dari DLH adalah penambahan settling pond. Dari semula empat, kami minta ditambah menjadi tujuh,” tegasnya.

Selain itu, DLH juga meminta agar air buangan yang sebelumnya dialirkan langsung ke sungai dialihkan terlebih dahulu ke kolam pengendapan sebelum masuk ke settling pond.

DLH memberikan waktu 10 hari kepada perusahaan sejak penandatanganan berita acara untuk menuntaskan seluruh rekomendasi tersebut.

“Kami beri tenggat 10 hari. Minggu depan akan kami lakukan pengecekan kembali untuk memastikan rekomendasi dilaksanakan,” pungkas Sapta.

Pemko Palangka Raya Dukung Akses Keadilan Lewat Pos Bantuan Hukum

“Dengan adanya pos bantuan hukum, warga yang kurang mampu dapat terbantu ketika menghadapi persoalan hukum”

Bupati Pulang Pisau Tinjau TPA dan Pelayanan Publik

“Kita ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan pengelolaan sampah dilaksanakan sesuai ketentuan untuk mewujudkan tata kelola daerah yang baik"

Indonesia Siap Ambil Peran Sentral dalam Agenda Baru WSIS, Meutya Hafid Serukan Transformasi Digital Inklusif

“Kita harus mengubah kesenjangan digital menjadi keuntungan digital. Visi WSIS harus diwujudkan, yaitu teknologi digital yang memberdayakan seluruh umat manusia tanpa meninggalkan siapa pun”

TP PKK Barito Timur Bagikan 300 Takjil bagi Warga di Depan Rumah Jabatan Bupati

“Kami ingin berbagi dengan warga masyarakat Kabupaten Barito Timur, terutama bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa. Semoga kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan dan kebersamaan bagi kita semua"

Residivis Curanmor Ditangkap di Palangka Raya, Polisi Amankan Motor Curian Milik Warga Tabalong

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabalong berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Kabupaten Tabalong. Seorang pria berinisial AK (55), warga Banjarmasin Kota yang diketahui merupakan residivis, berhasil diamankan pada Sabtu (28/2/2026) pagi.

Ketegangan Timur Tengah Dorong Harga Emas, Analis Sarankan Akumulasi Bertahap

Harga emas kembali menguat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah. Arus dana investor global mengalir ke aset safe haven, mendorong harga bertahan di level tinggi sekaligus memunculkan pertanyaan soal strategi investasi yang tepat di fase reli.

Bupati Seruyan Serahkan Combine Harvester, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Nasional

“Program ketahanan pangan adalah salah satu program strategis nasional. Apabila ketahanan pangan kita kuat, maka pertahanan negara juga akan kuat. Oleh karena itu, sektor pertanian harus dikelola secara serius agar dapat memberikan hasil maksimal dan berkelanjutan”

Gubernur Agustiar Serap Aspirasi Buruh, Utamakan Dialog

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menerima aspirasi serikat pekerja dalam forum dialog bersama jajaran Forkopimda di Istana Isen Mulang (Rumah Jabatan Gubernur), Jumat (1/5/2026).

Bupati Ahmad Rifa’i: Ritual Tiwah Identitas Masyarakat Dayak yang Wajib Dilestarikan

“Ritual tiwah adalah kekayaan budaya yang tak ternilai, identitas masyarakat, dan tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan"

Bupati Pulang Pisau Tinjau Layanan Kesehatan di Dua Puskesmas, Apresiasi Kinerja Nakes

“Pelayanan di Puskesmas sudah luar biasa sehingga sangat membantu masyarakat yang datang untuk berobat”

Popular Articles