spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Palangka Raya Naik Predikat SAKIP dari B ke BB, DPMPTSP Raih WBK Nasional

Jakarta | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya kembali mencatatkan prestasi nasional dengan meningkatkan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari B menjadi BB (Sangat Baik) pada Tahun 2025. Pada saat yang sama, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palangka Raya meraih penghargaan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan SAKIP dan Zona Integritas Award 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada Rabu (11/2/2026) di Aula Kementerian PANRB, Jakarta Selatan.

Tujuh Daerah Naik Predikat

Dalam evaluasi nasional tersebut, terdapat tujuh pemerintah daerah yang berhasil meningkatkan predikat SAKIP, yakni Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Balikpapan, Pemerintah Kota Palangka Raya, Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemerintah Kabupaten Demak, dan Pemerintah Kabupaten Subang.

Capaian tersebut menunjukkan penguatan tata kelola pemerintahan berbasis kinerja di tingkat daerah.

Nilai SAKIP Meningkat Signifikan

Secara khusus, Pemerintah Kota Palangka Raya sebelumnya meraih predikat B dengan nilai 64,85. Pada evaluasi terbaru Tahun 2025, capaian tersebut meningkat menjadi predikat BB.

Meski nilai final resmi masih menunggu rilis dari Kementerian PANRB, rentang nilai predikat BB berada pada kisaran 70 hingga 80, yang mengindikasikan peningkatan signifikan dalam sistem perencanaan, penganggaran, dan pengukuran kinerja pemerintah daerah.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto, menjelaskan bahwa evaluasi SAKIP bertujuan memastikan keterpaduan antara sistem perencanaan dan manajemen kinerja, sehingga setiap program pemerintah dapat diukur dampaknya dan dipertanggungjawabkan secara efektif serta transparan.

Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penguatan akuntabilitas kinerja dan integritas aparatur menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.

Komitmen Penguatan Tata Kelola

Wali Kota Palangka Raya menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat reformasi birokrasi.

“Peningkatan predikat SAKIP dari B menjadi BB merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Penghargaan Zona Integritas yang diraih DPMPTSP menjadi bukti komitmen kami menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi, meningkatkan integritas aparatur, serta mendorong digitalisasi pelayanan publik.

Dorongan Perbaikan Berkelanjutan

Kementerian PANRB berharap penghargaan SAKIP dan Zona Integritas Award tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga pemicu bagi instansi pemerintah untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola serta memperkuat pelayanan publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan peningkatan predikat tersebut, Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pemerintahan berbasis kinerja sekaligus membangun budaya birokrasi yang lebih profesional dan berintegritas. (MC-Red)

Menteri P2MI Ucapkan Selamat Milad ke-79 HMI

“HMI memiliki sejarah panjang dalam mencetak pemikir dan pemimpin bangsa yang mampu menjaga keseimbangan antara nilai keislaman dan keindonesiaan”

Resmikan Gedung MERC UPR, Wagub Kalteng Dorong Penguatan Pendidikan dan Riset Kesehatan

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menghadiri peresmian Gedung Medical Learning and Research Center (MERC) Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR), Kamis (5/3/2026).

Bupati Kobar Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Konservasi Dunia Birutė Mary Galdikas

Pangkalan Bun | EnterKal — Bupati Kotawaringin Barat (Kobar)...

Palangka Raya Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Kalteng

Pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya mencapai 5,94 persen pada Triwulan I 2026, melampaui rata-rata Kalimantan Tengah dan nasional, ditopang sektor pemerintahan, konstruksi, jasa keuangan, transportasi, serta perdagangan.

Pemkot Palangka Raya Hadiri Pelantikan Pj Bupati Barito Utara

“Kehadiran kami sebagai bagian dari Pemerintah Kota Palangka Raya adalah bentuk dukungan untuk memperkuat koordinasi antarwilayah dan menyelaraskan semangat pembangunan Kalimantan Tengah yang berkelanjutan”

Gubernur Kalteng Bahas Tata Ruang dan DBH-DR dengan Menteri Kehutanan

“Dengan kondisi sekarang, tata ruang Provinsi Kalteng kurang lebih 81 persen adalah kawasan hutan, maka sisanya yang 19 persen APL (Area Penggunaan Lain) adalah zona penyangga"

Golkar Kaltara Mantapkan Konsolidasi Menuju Indonesia Emas 2045, Syarwani Bertemu Ketum Bahlil Lahadalia di Jakarta

“Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya kita memperkuat konsolidasi dan menyatukan semangat seluruh kader Golkar di Kalimantan Utara”

Wali Kota Fairid Naparin Terima Audiensi Organisasi Kemahasiswaan Palangka Raya

“Mahasiswa adalah motor perubahan dan generasi penerus bangsa. Pemerintah daerah sangat membutuhkan ide-ide segar dan partisipasi aktif dari kalangan muda untuk bersama-sama mewujudkan Palangka Raya yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan”

Kodam XXII/Tambun Bungai Gelar Baksos dan Pangan Murah Sambut HUT ke-80 TNI

“Kodam XXII/Tambun Bungai bersama Pemprov Kalteng, Pemko Palangka Raya, Bank Indonesia, serta berbagai pihak bersinergi untuk meringankan beban masyarakat dengan menghadirkan pangan murah, sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk berkembang"

Bupati Seruyan Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Stunting

“Penanganan stunting adalah pekerjaan bersama. Perlu keterlibatan semua unsur mulai dari pemerintah daerah, lembaga sosial, hingga masyarakat di desa”

Popular Articles