Senin, Februari 9, 2026
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Top EnterKal

spot_imgspot_img

Related Posts

100 Hari Kerja, Bupati Tekankan Pelayanan Hingga Desa

Palangka Raya | EnterKal — Seratus hari pertama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara menjadi tonggak awal pengabdian yang menekankan kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, serta penguatan pelayanan publik hingga ke tingkat desa.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa seratus hari bukan sekadar hitungan waktu, melainkan langkah awal yang sarat tanggung jawab dalam membangun daerah. Hal tersebut disampaikannya di Muara Teweh, Senin (19/1/2026).

“Seratus hari ini adalah permulaan yang jujur. Kepemimpinan tidak dimulai dari janji, tetapi dari kerja nyata: menyapa rakyat, mendengar suara mereka, dan merajut kembali harapan yang sempat terjeda,” ujar Shalahuddin.

Ia menekankan, pembangunan Barito Utara harus dimulai dari desa dan dilandasi kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya menghadirkan layanan publik yang lebih dekat agar manfaatnya benar-benar dirasakan hingga ke pelosok.

“Layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan terus kami dorong agar pintu-pintu pengabdian terbuka lebih lebar. Pemerintah harus hadir sampai ke tiang desa,” tegasnya.

Di bidang infrastruktur, Shalahuddin menyampaikan bahwa peninjauan jalan penghubung dilakukan tidak semata untuk melihat aspek fisik pembangunan, melainkan juga untuk merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat.

“Jalan penghubung adalah urat nadi ekonomi sekaligus perekat persaudaraan antarwilayah yang harus terus kita jaga dan perhatikan,” ucapnya.

Selain pembangunan fisik, penguatan birokrasi turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurut Shalahuddin, tata kelola pemerintahan harus dijalankan dengan kecermatan, kehati-hatian, serta menjunjung tinggi transparansi sebagai amanah publik.

“Kepercayaan rakyat adalah fondasi utama pembangunan. Karena itu, transparansi harus terus kita jaga,” katanya.

Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah menegaskan komitmennya melalui program unggulan yang menyasar sekitar 32.000 siswa di Barito Utara sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Menutup pernyataannya, Shalahuddin mengakui bahwa capaian seratus hari belum sepenuhnya sempurna. Namun, hal tersebut menjadi penanda bahwa arah kerja dan pengabdian telah dimulai.

“Barito Utara tidak dibangun oleh satu tangan, melainkan oleh kebersamaan pemimpin dan masyarakat. Seratus hari ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari kerja nyata yang akan terus kami lanjutkan,” pungkasnya. (Red)

spot_img

Popular Articles