Palangka Raya | EnterKal – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama yang dirangkai dengan Halal Bihalal dan pelantikan Pimpinan Cabang kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula UIN Palangka Raya ini juga dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, selaku Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU.
Peran Strategis Muslimat NU
Edy Pratowo menyampaikan apresiasi atas perjalanan delapan dekade Muslimat NU yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembangunan umat dan bangsa.
“Muslimat NU merupakan pilar penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan perempuan. Peran ini sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, rahmatan lil ‘alamin, sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Edy juga mengajak seluruh jajaran Muslimat NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah di berbagai sektor, termasuk sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
“Saya juga mengajak seluruh jajaran Muslimat NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah di berbagai bidang, baik sosial, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi, serta mendukung program yang menyentuh langsung masyarakat,” tambahnya.
Tiga Fokus Utama Organisasi
Dalam arahannya, Khofifah menyampaikan tema Harlah ke-80, yakni “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneguhkan Peradaban”.
Ia menekankan tiga komitmen utama, yakni menjaga tradisi keagamaan, memperkuat kemandirian ekonomi melalui koperasi dan program umat, serta memperkuat peran sebagai agen perdamaian.
“Kita semua berharap Indonesia tetap menjadi negara yang damai, aman, dan sejahtera. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk menciptakan kedamaian tersebut,” tuturnya.
Pelantikan Cabang se-Kalteng
Pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU dilakukan untuk sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, antara lain Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, Seruyan, Katingan, Barito Selatan, Barito Timur, serta Kota Palangka Raya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta pengurus Muslimat NU se-Kalimantan Tengah. (Red)




