spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Mukhtarudin Lepas 313 PMI ke Jepang, Gaji Tembus Rp24 Juta per Bulan

Sebanyak 313 Pekerja Migran Indonesia skema Government to Government (G to G) resmi diberangkatkan ke Jepang melalui program IJ-EPA 2026. Pada saat yang sama, Kementerian P2MI juga membuka orientasi pra-pemberangkatan bagi 200 calon pekerja migran tujuan Korea Selatan sebagai bagian dari strategi peningkatan penempatan tenaga kerja terampil dan terlindungi.

Depok | EnterKal – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, secara resmi melepas 313 Pekerja Migran Indonesia (PMI) program Government to Government (G to G) ke Jepang Batch 19 dalam kerangka Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA) Tahun Penempatan 2026.

Pelepasan dilakukan di Gedung Semeru, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata), Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Mukhtarudin juga membuka Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP) bagi 200 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja di Korea Selatan melalui skema Government to Government (G to G).

Dalam sambutannya, Mukhtarudin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang atas kerja sama strategis yang telah terjalin sejak tahun 2008 melalui program IJ-EPA yang membuka peluang kerja bagi tenaga kesehatan Indonesia di Jepang.

“Hari ini adalah buah dari perjuangan panjang yang telah kalian lalui. Berbagai proses seleksi dan pelatihan membuktikan bahwa kalian adalah putra-putri terbaik bangsa. Berangkatlah dengan percaya diri, terus belajar, bekerja dengan profesional, dan jadilah duta Indonesia yang membanggakan,” ujar Mukhtarudin.

Gaji Hingga Rp24 Juta Per Bulan

Sebanyak 313 PMI yang diberangkatkan terdiri atas 19 tenaga Nurse (perawat) dan 294 Careworker (pendamping lansia).

Dalam skema IJ-EPA, peserta Nurse akan bekerja sebagai asisten perawat dengan masa kontrak tiga tahun serta memperoleh kesempatan mengikuti Ujian Nasional Nurse Jepang hingga tiga kali.

Sementara peserta Careworker akan menjalani kontrak kerja selama empat tahun sebagai asisten careworker dan memperoleh kesempatan mengikuti Ujian Nasional Careworker satu kali.

Selain peluang karier yang menjanjikan, para PMI juga akan menerima penghasilan yang kompetitif. Berdasarkan ketentuan program, estimasi gaji berkisar antara 150.000 hingga 220.000 Yen per bulan atau setara Rp16 juta hingga Rp24 juta per bulan berdasarkan kurs pertengahan Juni 2026.

Nominal tersebut merupakan gaji pokok yang belum termasuk lembur, tunjangan, bonus, serta berbagai hak ketenagakerjaan lainnya sesuai regulasi Jepang.

Penempatan Terus Meningkat

Mukhtarudin mengungkapkan, sepanjang periode 2023 hingga 2026 jumlah penempatan PMI skema G to G Jepang telah mencapai 1.240 orang yang terdiri atas 1.178 Careworker dan 62 Nurse.

Menurutnya, tren penempatan pekerja migran sektor formal ke Jepang menunjukkan perkembangan positif dan terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Saya berpesan, jaga nama baik bangsa karena Pekerja Migran adalah wajah Indonesia di mata dunia. Apa yang kalian perbuat hari ini dapat berimbas di masa depan, entah itu baik maupun buruk,” tegasnya.

Bekal Penting bagi PMI

Selain menekankan profesionalisme kerja, Menteri Mukhtarudin juga mengingatkan para PMI untuk selalu menaati peraturan negara tujuan, menjaga etika kerja, serta mampu beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja yang memiliki tingkat disiplin tinggi.

“Kepada anak-anakku tercinta, kalian harus selalu patuhi seluruh peraturan perundang-undangan di negara penempatan serta bekerja dengan sungguh-sungguh demi menjaga citra positif pekerja Indonesia,” katanya.

Ia juga mengajak para PMI untuk mengelola pendapatan secara bijak melalui perencanaan keuangan yang baik serta terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi selama bekerja di luar negeri.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan keuangan PMI dan keluarganya, Kementerian P2MI telah menyiapkan Buku Saku Literasi Keuangan yang dapat digunakan sebagai panduan dalam mengelola remitansi secara produktif dan berkelanjutan.

Negara Hadir Melindungi PMI

Mukhtarudin menegaskan pemerintah berkomitmen memberikan pelindungan penuh kepada seluruh PMI yang bekerja secara prosedural di luar negeri.

Apabila mengalami kendala selama bekerja di negara penempatan, para PMI diminta segera menghubungi layanan pengaduan resmi Kementerian P2MI.

“Negara selalu hadir untuk memberikan pelayanan pelindungan pada kalian,” tegas Mukhtarudin.

Mengakhiri sambutannya, Menteri P2MI menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan program IJ-EPA, termasuk Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, JICWELS, Japan Foundation, dan AOTS yang selama ini berperan dalam pelatihan bahasa serta proses penempatan pekerja migran Indonesia.

“Selamat kepada seluruh peserta. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, dan jagalah nama baik bangsa dan negara,” pungkasnya. (Red)

Wamen PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Palangka Raya

Kunjungan Wakil Menteri PU ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Palangka Raya menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai investasi strategis untuk memperluas akses belajar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

S1F Unggul di Quick Count Pilbup Barito Utara, Selisih 3.376 Suara

“Keunggulan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kepercayaan publik terhadap visi dan program kami. Ini adalah amanah yang akan kami jaga dengan integritas tinggi”

KP2MI dan KPU Perkuat Hak Pilih Pekerja Migran Indonesia

Kerja sama difokuskan pada sinkronisasi data pemilih luar negeri dan perlindungan hak konstitusional PMI menuju Pemilu 2029

Media Arus Utama Dinilai Krusial di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

Pemerintah menegaskan pentingnya peran media arus utama sebagai rujukan publik di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap diwarnai hoaks, disinformasi, hingga judul sensasional yang tidak sejalan dengan isi pemberitaan.

Dua Paslon Jalani Tes Kesehatan, Suhu Politik PSU Barito Utara Meningkat

“Akar massa kedua belah pihak sudah terbentuk. Tinggal bagaimana mereka menjaga soliditas dan memperluas pengaruh"

Lomba Bertutur Palangka Raya Asah Literasi dan Lestarikan Budaya

Sebanyak 50 pelajar terbaik mengikuti Lomba Bertutur Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya sebagai upaya memperkuat budaya literasi, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta melestarikan warisan budaya melalui tradisi lisan.

Fairid Imbau Warga Perbarui Sertifikat Tanah Lama

“Kita perlu mengimbau masyarakat pemilik sertifikat tanah lama agar segera melakukan proses pembaruan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Pembaruan tersebut akan membantu pemerintah memperjelas status penggunaan lahan dan menata ulang data yang selama ini belum sepenuhnya terdokumentasi secara akurat”

Hari Jadi ke-75 Kalsel, Gubernur Ajak Warga Bersatu Songsong Masa Depan

“Dirgahayu Provinsi Kalimantan Selatan ke-75. Semoga kita semua diberi kesehatan untuk terus bekerja dan berkarya demi kemajuan daerah tercinta”

Wamen Komdigi Sebut Internet Murah Kunci Pemerataan Digital

Pemerintah menilai layanan internet berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau dapat menjadi pendorong utama pemerataan akses digital, sekaligus memperkuat daya saing masyarakat dalam ekonomi digital yang terus berkembang.

Akademisi UIN Palangka Raya Dr. Tri Hidayati Tekankan Peran Partai Politik dan Etika Demokrasi

“Dalam negara demokratis modern, partai politik adalah keniscayaan yang memiliki fungsi pendidikan politik, rekrutmen kepemimpinan, serta agregasi kepentingan rakyat"

Popular Articles