spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Korban TPPO Kamboja Asal Barito Selatan Tiba di Palangka Raya, Diantar BP3MI ke Rumah

Supiat, korban perdagangan orang asal Barito Selatan, akhirnya kembali ke Kalimantan Tengah setelah dievakuasi dari Kamboja. Pemerintah mengawal proses pemulangannya hingga ke kampung halaman yang hanya dapat dijangkau melalui jalur darat dan sungai.

Palangka Raya | EnterKal – Supiat (21), korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Desa Bintang Kurung, Kabupaten Barito Selatan, akhirnya tiba di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Meski telah kembali ke Kalimantan Tengah, perjalanan pemuda tersebut belum berakhir karena masih harus menempuh sekitar tujuh jam perjalanan darat dan sungai sebelum bertemu keluarganya.

Kepulangan Supiat menjadi bagian dari proses pelindungan yang difasilitasi pemerintah setelah ia berhasil dievakuasi dari Kamboja. Pengawalan hingga ke kampung halaman menunjukkan komitmen negara dalam memastikan korban TPPO dapat kembali dengan aman sekaligus memperoleh pendampingan pascaevakuasi.

BP3MI Kawal Hingga Kampung Halaman

Setibanya di Palangka Raya, Supiat disambut Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalselteng, Ady Aldiwan, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi.

Usai beristirahat sejenak, tim BP3MI melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Barito Selatan menggunakan kendaraan operasional.

“Tim BP3MI akan mengantar Supiat dari Palangka Raya menggunakan mobil menuju rumah korban di Barito Selatan. Perjalanan sekitar tujuh jam,” ujar Ady Aldiwan.

Perjalanan tidak berhenti di jalur darat. Dari dermaga setempat, rombongan masih harus melanjutkan perjalanan sekitar 45 menit menggunakan ketinting menuju Desa Bintang Kurung, Kecamatan Karau Kuala.

“Sampai di dermaga kami masih melanjutkan perjalanan melalui sungai menggunakan ketinting sekitar 45 menit sehingga diperkirakan tiba di rumah korban pada tengah malam,” katanya.

Korban Mengaku Lega Kembali ke Indonesia

Di Bandara Tjilik Riwut, Supiat mengaku bersyukur akhirnya bisa kembali ke Indonesia setelah melewati pengalaman traumatis di Kamboja.

“Alhamdulillah lega dan tenang bisa sampai di Indonesia,” ujar Supiat.

Sebelumnya, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) telah memfasilitasi pemulangan Supiat dari Kamboja hingga Jakarta sebelum diterbangkan ke Kalimantan Tengah.

Terjebak Modus Lowongan Kerja Palsu

Supiat sebelumnya menjadi korban TPPO setelah tergiur tawaran pekerjaan sebagai petugas pembersih kebun di Malaysia dengan iming-iming gaji tinggi yang diperolehnya melalui media sosial Facebook.

Komunikasi dengan pelaku kemudian berlanjut melalui pesan pribadi hingga WhatsApp. Pelaku meyakinkan bahwa proses keberangkatan berlangsung secara legal.

Namun sesampainya di luar negeri, jalur perjalanan justru dialihkan ke Kamboja. Di negara tersebut, Supiat dipaksa bekerja sebagai operator penipuan daring (online scam) di bawah kendali sindikat internasional.

Kasus ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu memverifikasi setiap tawaran pekerjaan luar negeri melalui jalur resmi pemerintah guna menghindari praktik perdagangan orang dan penempatan pekerja migran secara nonprosedural.

Pemulangan Supiat hingga ke rumahnya di Barito Selatan menjadi bukti pelindungan berkelanjutan yang diberikan pemerintah kepada korban TPPO. Di sisi lain, kasus ini mempertegas pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap modus perekrutan kerja ilegal melalui media sosial yang masih menjadi pintu masuk utama praktik perdagangan orang. (Red)

Menteri P2MI Mukhtarudin Lepas 12 PMI Ahli ke Industri Dirgantara Korea

Jakarta Selatan | EnterKal – Menteri Perlindungan Pekerja Migran...

Abdul Mu’ti Ajak Mahasiswa Kejar Beasiswa dan Studi ke Luar Negeri

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa peluang belajar dan meraih beasiswa internasional terbuka luas bagi mahasiswa maupun dosen yang memiliki komitmen kuat, kompetensi akademik yang baik, serta kesungguhan dalam menekuni bidang ilmu yang diminati.

Ketua DPD GRIB Jaya Kalteng Jadi Tersangka Kasus Ancaman Kekerasan di Barito Selatan

“Tersangka adalah pria berinisial R yang merupakan Ketua DPD GRIB Jaya Kalteng”

Buka Puasa Bapenda Bersama REI dan IPPAT, Fairid Tekankan Kolaborasi Pembangunan

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini menghadiri buka puasa bersama yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya bersama DPD Real Estate Indonesia (REI) dan Pengda Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Sabtu (28/2/2026).

Starlink Hentikan Sementara Pendaftaran Pelanggan Baru di Indonesia, Kapasitas Dinilai Sudah Penuh

“Layanan Starlink saat ini tidak tersedia bagi pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas telah habis terjual di seluruh Indonesia"

Wakil Bupati Kobar Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Kebangsaan

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Dari sila pertama hingga kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong royong”

Fairid Paparkan Inovasi Pembiayaan Kreatif Pemko Palangka Raya di Kemendagri

Pemko menampilkan inovasi pajak daerah, digitalisasi keuangan, hingga skema kerja sama pembiayaan pembangunan

Bupati Katingan Paparkan RDTR Pulau Malan dan Kota Kasongan di Rakor Lintas Sektor ATR/BPN

“RDTR menjadi landasan penting dalam memberikan kepastian hukum terhadap pemanfaatan ruang, khususnya dalam pelayanan perizinan berusaha berbasis risiko melalui sistem OSS-RBA”

Pasar Murah Ramadan untuk Mahasiswa dan Panti Asuhan, Gubernur Kalteng Tegaskan Pendidikan Tetap Prioritas

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pasar murah spesial Ramadan 1447 Hijriah bagi mahasiswa dan panti asuhan di Kota Palangka Raya sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Istana Isen Mulang, Rabu (11/3/2026).

Makam Ustazah Hasanah Terus Didatangi Peziarah

Makam Ustazah Hasanah di Alkah Pulau Lurus, Kelurahan Bincau, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, terus didatangi peziarah meski telah 13 hari dimakamkan.

Popular Articles