spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Fairid Naparin: PPPK Bukan Sekadar Status, tetapi Pengabdian kepada Masyarakat

Orientasi nilai dan etika instansi pemerintah menjadi langkah awal Pemerintah Kota Palangka Raya membentuk PPPK Guru yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat pembangunan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Angkatan XI, XII, XIII, dan XIV. Program tersebut menjadi fondasi untuk membentuk tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.

Orientasi yang dibuka Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (25/6/2026), merupakan bagian dari penguatan sistem merit dan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Menguatkan Karakter Aparatur Pendidikan

Pembentukan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam orientasi ini. Menurut Fairid, setiap ASN, baik PNS maupun PPPK, wajib memahami tugas, fungsi, nilai, serta etika instansi pemerintah sebagai bekal menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan orientasi bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi kepegawaian, melainkan proses membangun aparatur yang mampu menghadirkan perubahan positif melalui integritas, inovasi, dan profesionalisme.

“Saudara adalah bagian dari wajah baru birokrasi yang diharapkan mampu membawa semangat perubahan, inovasi, dan integritas dalam pelayanan publik. Kegiatan orientasi ini memiliki arti strategis sebagai langkah awal dalam membentuk karakter aparatur pemerintah yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas secara moral dan etis,” ujar Fairid.

Sistem Merit Jadi Landasan Profesionalisme

Fairid menekankan bahwa PPPK merupakan bagian dari penerapan sistem merit yang mengedepankan kualitas, kompetensi, dan pengabdian sebagai dasar pengelolaan ASN.

Karena itu, setiap PPPK dituntut memahami tanggung jawabnya sebagai pelayan publik yang mampu bekerja secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“PPPK bukan sekadar status kepegawaian, tetapi merupakan bagian dari sistem merit yang menempatkan kualitas dan pengabdian sebagai landasan utama. Karena itu, orientasi ini menjadi wahana awal untuk memahami tanggung jawab sebagai pelayan publik yang profesional,” katanya.

BerAKHLAK Jadi Fondasi Kepercayaan Publik

Dalam arahannya, Fairid mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan Core Values ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.

Nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dinilai menjadi fondasi dalam membangun birokrasi yang bersih, responsif, dan dipercaya masyarakat.

“Nilai ASN BerAKHLAK adalah fondasi kepercayaan publik. Sementara kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun pemerintahan yang efektif, responsif, dan berkualitas,” tegasnya.

Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Fairid mengajak seluruh PPPK Guru untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, memperkuat karakter, dan menjaga semangat pengabdian sebagai aparatur negara.

Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, profesionalisme dan integritas tenaga pendidik menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendukung pembangunan Kota Palangka Raya.

Penguatan nilai, etika, dan karakter melalui orientasi PPPK Guru menjadi investasi jangka panjang Pemerintah Kota Palangka Raya dalam membangun birokrasi pendidikan yang profesional. Dengan menjadikan sistem merit dan Core Values ASN BerAKHLAK sebagai landasan kerja, pemerintah berharap lahir aparatur yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi. (Red)

Peringatan HKN ke-61, Dinkes Palangka Raya Ajak Warga Perkuat Deteksi Dini dan Manfaatkan Faskes Terdekat

“Rangkaian HKN ke-61 di lingkup Kota Palangka Raya akan menggelar berbagai kegiatan. Termasuk momen pentingnya deteksi dini penyakit dan pemanfaatan fasilitas faskes”

Silaturahmi Ramadan di Sekadau, Gubernur Ria Norsan Perkuat Sinergi dan Serahkan Bantuan Sosial

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Masjid Agung Sultan Anum, Kabupaten Sekadau, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Wagub Edy Pratowo Dorong Budaya Hidup Sehat di Lingkungan ASN

“Bahwa kesehatan ini merupakan modal utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Tanpa kesehatan, kinerja tidak akan optimal”

Golkar Senayan Dorong Akselerasi Industri Penyimpanan Karbon di Indonesia

“Percepatan ini sebagai bagian dari strategi nasional menuju ekonomi hijau dan pencapaian target netralitas karbon”

Buka Puasa Golkar Kalteng, Edy Pratowo Tekankan Soliditas dan Peran Strategis Partai

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kalteng, Sabtu (28/2/2026). Agenda tersebut menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penguatan soliditas kader di bulan Ramadan.

Pemkot Pantau 13 Peserta Pesparani yang Masih Dirawat, Pastikan Penanganan Maksimal

“Kami kemarin langsung datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi para peserta. Semuanya sudah mendapatkan perawatan dan berada dalam kondisi stabil"

Operasi Gabungan PKB di Palangka Raya Temukan Tunggakan Rp135 Juta

Operasi gabungan penertiban pajak kendaraan bermotor di Palangka Raya menemukan ratusan kendaraan belum memenuhi kewajiban pajak dengan total potensi tunggakan mencapai sekitar Rp135 juta dalam tiga hari pelaksanaan.

Pemkot Palangka Raya Gelar Seminar Akhir Analisis Kebijakan Pengelolaan Pasar Modern

“Pasar Kahayan bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus diarahkan menjadi lebih modern dan tertata, tanpa meninggalkan ruh pasar rakyat"

Gubernur Kalteng Resmikan “Huma Betang Night”: Perpaduan Budaya, Ekonomi Kreatif, dan Ruang Publik Inklusif

“Ini bukan hanya tentang hiburan, tapi juga ruang ekspresi, ruang ekonomi, dan ruang budaya. Kita ingin Bundaran Besar menjadi jantung aktivitas masyarakat, terutama di akhir pekan"

Fairid Naparin Temui Menteri Kehutanan, Usulkan Perluasan APL untuk Dorong Pembangunan Palangka Raya

“Pertemuan ini merupakan upaya Pemkot Palangka Raya dalam mengatasi masalah lahan untuk program-program pembangunan”

Popular Articles