spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

DLH Palangka Raya Resmi Tutup TPS Jalan Lawu Mulai 13 Juli 2026, Warga Diarahkan ke Depo Sampah

Penutupan TPS Jalan Lawu menjadi bagian dari penataan sistem persampahan di Kota Palangka Raya untuk mengurangi penumpukan sampah di kawasan jalan protokol serta mengarahkan masyarakat memanfaatkan depo sampah yang telah disediakan.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Lawu mulai 13 Juli 2026 sebagai bagian dari penataan sistem pengelolaan sampah dan peningkatan kebersihan kawasan perkotaan. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi penumpukan sampah di jalan protokol sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah yang telah disediakan pemerintah.

Sebagai tahapan awal, DLH memasang papan pemberitahuan di lokasi TPS pada Senin (29/6/2026) serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai perubahan sistem pembuangan sampah.

Keberadaan TPS di kawasan jalan protokol selama ini dinilai mengurangi estetika kota karena tumpukan sampah kerap muncul kembali setelah proses pengangkutan selesai. Penataan lokasi pembuangan diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, meningkatkan kualitas pelayanan persampahan, serta mendukung wajah Kota Palangka Raya yang lebih tertata.

TPS Dinilai Tidak Lagi Representatif

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Terpadu Jekan Raya DLH Kota Palangka Raya, Sophia Yuliantinasi, mengatakan keputusan menutup TPS Jalan Lawu diambil setelah mempertimbangkan kondisi lapangan yang sudah tidak lagi sesuai sebagai lokasi pembuangan sampah.

Meski petugas melakukan pengangkutan setiap hari pada pukul 05.00 hingga 06.00 WIB, tumpukan sampah kembali muncul karena masih ada warga yang membuang sampah di luar jadwal.

“TPS ini berada di kawasan jalan protokol yang setiap hari dilalui masyarakat maupun tamu dari luar daerah. Karena itu, kebersihan dan estetika kawasan perlu terus dijaga,” ujarnya.

Warga Dialihkan ke Depo Sampah

DLH menegaskan penutupan TPS tidak dilakukan secara mendadak. Sebelum kebijakan diberlakukan, pemerintah telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan agar proses transisi berjalan dengan baik.

Sebagai alternatif, masyarakat diarahkan memanfaatkan sejumlah depo sampah yang telah disiapkan, antara lain Depo Jalan Krakatau, Batu Suli, Sultan Hasanuddin, Datah Manuah, serta Depo Induk di Jalan G. Obos XII.

Selain itu, warga juga dapat menggunakan layanan bank sampah maupun jasa operator pengangkut sampah. Informasi mengenai layanan tersebut dapat diakses melalui barcode yang dipasang pada papan pemberitahuan di bekas lokasi TPS Jalan Lawu.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama,” kata Sophia.

Warga Sambut Positif Kebijakan

Ketua RT 03/RW 012, Wilbert, menyatakan mendukung kebijakan penutupan TPS Jalan Lawu.

Menurutnya, keberadaan TPS tersebut selama ini sering menyebabkan sampah meluber hingga ke badan jalan dan mengganggu kenyamanan lingkungan serta kelancaran arus lalu lintas.

“Dengan adanya penutupan ini, kami berharap lingkungan menjadi lebih bersih, tertata, dan masyarakat mulai membiasakan diri membuang sampah di depo yang telah disediakan,” ujarnya.

Melalui penataan sistem persampahan ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap masyarakat semakin disiplin dalam membuang sampah sesuai ketentuan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan kota yang bersih, nyaman, sehat, dan berkelanjutan. (Red)

Menteri P2MI Ucapkan Selamat Milad ke-79 HMI

“HMI memiliki sejarah panjang dalam mencetak pemikir dan pemimpin bangsa yang mampu menjaga keseimbangan antara nilai keislaman dan keindonesiaan”

BPKAD Palangka Raya Tegaskan Integritas ASN dalam Pengelolaan Barang Milik Daerah

Palangka Raya | EnterKal – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan...

Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya di Kapuas, Dorong Penguatan Sentra Pangan dan Infrastruktur

“Saya harap semua pihak benar-benar hadir dan turun langsung ke lapangan, bukan hanya di balik meja. Kita harus perhatikan para petani, karena mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan kita”

PAN Kaltim Gelar Pelantikan Terbesar, Zulhas Targetkan Tembus Empat Besar

Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Timur menggelar pelantikan pengurus sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II di Samarinda Convention Hall, Sabtu (25/4/2026).

Pengamat: Pemerintah Perlu Fokus Benahi Masalah Dasar Pendidikan

Pengamat pendidikan Ina Liem menilai pemerintah perlu memprioritaskan penyelesaian persoalan mendasar pendidikan nasional, mulai dari literasi, kualitas pendidikan, hingga kekurangan guru, sebelum mewacanakan penambahan mata pelajaran wajib baru.

Usai Libur Iduladha, Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau Lakukan Sidak Ke Sejumlah OPD

“Saya bersama Bapak Wakil Bupati mengunjungi beberapa OPD karena kami ingin melihat keaktifan pegawai pasca libur panjang”

Pemko Palangka Raya Anugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Berprestasi

“Satyalancana Karya Satya merupakan bagian dari pembinaan kepegawaian berbasis karier dan prestasi kerja, serta menjadi simbol integritas moral dalam birokrasi modern"

Fairid Naparin Hadiri Misi Dagang Jatim–Kalteng, Dorong Peluang Investasi

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menghadiri pembukaan misi dagang antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

Jadilah Manusia Independen

Saya sering bilang, “Jadilah manusia independen.” Maksudnya, jangan sampai kita hidup di bawah bayang-bayang orang lain. Harus minta izin untuk segala hal, takut salah sedikit langsung kena semprot, dan ujung-ujungnya nggak punya kendali atas diri sendiri. Rasanya seperti boneka yang dikendalikan orang lain. Nggak enak, kan?

Achmad Diran Kembali Pimpin PAN Kalteng Periode 2024–2029, Tomy Irawan Jabat Ketua Harian

“Dalam kepengurusan, ada perubahan dikit. 90 persen kepengurusan yang lama”

Popular Articles