Palangka Raya | EnterKal – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat bukan sekadar kegiatan orientasi bagi peserta didik baru, tetapi menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, menumbuhkan semangat belajar, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Fairid saat membuka MPLS Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya Tahun Ajaran 2026/2027 di Jalan Tjilik Riwut Km 39, Kecamatan Bukit Batu, Selasa (14/7/2026).
Menurut Fairid, pendidikan merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka peluang bagi setiap anak memperoleh masa depan yang lebih baik.
“Pendidikan harus menjadi jembatan yang mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat, memutus mata rantai kemiskinan, serta menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.
Sekolah Rakyat Wujud Pendidikan Inklusif
Fairid menjelaskan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan memberikan kesempatan yang setara kepada setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak.
Ia menilai setiap anak memiliki potensi yang perlu dikembangkan melalui lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Karena itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab menyediakan ruang, kesempatan, dan pendampingan agar potensi tersebut berkembang secara optimal.
MPLS Bangun Karakter Sejak Hari Pertama
Menurut Fairid, MPLS merupakan momentum penting bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan motivasi dalam meraih cita-cita.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung menyenangkan dan mampu menjadi pengalaman belajar pertama yang positif bagi peserta didik.
Kepada para siswa, Fairid berpesan agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh tanpa merasa rendah diri karena kondisi ekonomi keluarga.
“Jadilah pelajar yang disiplin, jujur, bertanggung jawab, saling menghormati, mencintai keberagaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” pesannya.
Tekankan MPLS Ramah Anak
Selain menyampaikan pesan kepada peserta didik, Fairid juga mengingatkan guru dan tenaga kependidikan agar pelaksanaan MPLS dilaksanakan secara edukatif, ramah anak, menyenangkan, serta bebas dari praktik perundungan maupun segala bentuk kekerasan.
Ia berharap Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya mampu melahirkan generasi yang cerdas, tangguh, kreatif, berakhlak mulia, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul.
MPLS merupakan fase awal yang menentukan proses adaptasi peserta didik di lingkungan sekolah. Dengan pelaksanaan yang ramah anak dan berorientasi pada pembentukan karakter, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai upaya jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan. (Red)





