spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Karhutla di Jalan Hiu Putih Palangka Raya Berhasil Dipadamkan, Lahan Terbakar 0,60 Hektare

Respons cepat BPBD Kota Palangka Raya bersama tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Jalan Hiu Putih sehingga api tidak meluas serta mengurangi potensi dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Palangka Raya | EnterKal – Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Hiu Putih, Kota Palangka Raya, Kamis (25/6/2026). Penanganan cepat tersebut mencegah api meluas di kawasan lahan gambut yang rawan terbakar serta mengurangi risiko dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat.

Operasi pemadaman dipimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya dengan melibatkan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kahayan Tengah.

Lahan gambut memiliki karakteristik mudah menyimpan bara api di bawah permukaan sehingga kebakaran berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani. Respons cepat menjadi faktor penting untuk mengurangi kerusakan lingkungan, mencegah munculnya kabut asap, serta melindungi aktivitas masyarakat pada musim kemarau.

Kolaborasi lintas instansi juga menjadi kunci dalam mempercepat pengendalian kebakaran sejak dini.

Respons Cepat Cegah Api Meluas

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi, mengatakan tim segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran.

Fokus penanganan diarahkan pada titik api di permukaan maupun bara yang berada di bawah lapisan gambut agar kebakaran tidak kembali muncul.

“Tim gabungan bergerak melakukan penanganan di lokasi guna mencegah api meluas. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan fokus pada titik api yang berada di permukaan maupun di bawah lapisan tanah gambut,” ujarnya.

Lahan Terbakar Sekitar 0,60 Hektare

Proses pemadaman berlangsung mulai pukul 15.25 WIB hingga sekitar 17.00 WIB.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 0,60 hektare.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan melakukan penyiraman menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di bawah permukaan gambut dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Masyarakat Diajak Perkuat Pencegahan

BPBD Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

“Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayah masing-masing,” pungkas Heri.

Pemerintah menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan risiko karhutla sehingga dampak terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi dapat diminimalkan. (Red)

Demo DPRD Kaltim, Massa Soroti Anggaran Mobil Dinas dan Rujab

Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Selasa (21/4/2026). Aksi ini menuntut transparansi anggaran pemerintah daerah, khususnya terkait pengadaan mobil dinas dan pembangunan rumah jabatan gubernur.

Buka Ajang Kreativitas Ramadan di TVRI Kalteng, Gubernur: Momentum Berkarya dan Perkuat Ukhuwah

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Ramadan yang digelar di Halaman TVRI Stasiun Kalteng. Kegiatan tersebut menjadi wadah penyaluran bakat dan potensi anak-anak, remaja, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum se-Kalimantan Tengah.

DLH Palangka Raya Gelar Aksi Bersih Sampah Peringati Hari Lingkungan Hidup

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Palangka Raya diwujudkan melalui aksi bersih sampah yang melibatkan pemerintah, aparat, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim.

Paslon Nomor 3 Unggul di Dua Wilayah Seruyan Berdasarkan Hasil Sementara

“Dari data sementara yang sudah masuk khususnya di dua wilayah, yang pertama meliputi tiga kecamatan yaitu Danau Sembuluh, Seruyan Hilir, dan Seruyan Hilir Timur, kemudian wilayah dua meliputi delapan kecamatan mulai dari Seruyan Raya, Danau Seluluk, Hanau sampai ke atas. Dan untuk wilayah satu dari 6.000 suara yang masuk, kami sudah mendapatkan 40 persen suara”

Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Pemprov Kalteng Waspadai Tekanan Inflasi Pangan

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko mengingatkan potensi peningkatan inflasi menjelang Bulan Puasa Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal itu disampaikannya saat membacakan sambutan Gubernur dalam Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026 di Aula Bapperida Provinsi Kalteng, Kamis (12/2/2026).

Bupati Pulang Pisau Temui Menteri Kebudayaan, Bahas Pengembangan Budaya Lokal

“Kami berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah pusat, baik dari sisi program maupun penguatan sarana dan prasarana budaya di daerah”

Wali Kota Palangka Raya Perkuat Layanan BPJS, Sinkronisasi Data Kepesertaan Dipercepat

“Tujuannya supaya layanan lebih tepat sasaran dan efisien, sekaligus memastikan warga kurang mampu tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa hambatan administratif”

Festival Literasi Kota 2025 Resmi Dibuka, Pemko Tegaskan Literasi sebagai Fondasi Pembangunan

“Literasi digital, media, hingga finansial menjadi kebutuhan penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan yang tepat di tengah derasnya arus informasi”

Ikuti Sosialisasi SEB Geospasial, Fairid Dorong Integrasi Satu Data dan Satu Peta

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) tentang dukungan penyelenggaraan informasi geospasial pada pemerintah daerah, Jumat (27/2/2026).

Menteri P2MI Tegaskan Arahan Presiden Prabowo: Program Vokasi Migran Masif Mulai 2026

“Ini untuk memastikan Indonesia memasuki era penempatan pekerja migran berbasis keterampilan menengah dan tinggi. Fokus kita bukan lagi kuantitas, melainkan kualitas"

Popular Articles