spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Top EnterKal

Related Posts

Disparbudpora Catat Kenaikan Kunjungan Wisata Palangka Raya

Palangka Raya | EnterKal — Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Palangka Rayamencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 644.270 orang, meningkat 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 609.940 orang.

Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris, mengatakan tren kenaikan tersebut menunjukkan minat kunjungan wisata ke Palangka Raya yang tetap terjaga, meski masih dipengaruhi faktor musiman.

“Sepanjang 2025, kunjungan wisata ke Palangka Raya menunjukkan peningkatan yang cukup positif dan melampaui 644 ribu orang,” ujar Iin, Rabu (14/1/2026).

Data kunjungan tersebut dihimpun dari empat destinasi utama yang selama ini menjadi penopang aktivitas pariwisata kota, yakni Hutan Kota Nyaru Menteng, Wisata Alam Sei Batu, Air Hitam Kereng Bangkirai, serta Sei Koran.

“Data ini menjadi bahan evaluasi kami untuk membaca minat dan pola kunjungan wisata masyarakat sepanjang tahun,” kata Iin.

Berdasarkan catatan Disparbudpora, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada Mei 2025 dengan 85.214 orang, disusul Januari 2025 sebanyak 75.106 orang. Adapun kunjungan terendah tercatat pada Maret dan September 2025.

Menurut Iin, pola tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas wisata di Palangka Raya masih sangat bergantung pada momentum libur nasional dan akhir pekan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menjaga pergerakan sektor pariwisata di luar musim liburan (low season).

“Secara total memang meningkat, tetapi stabilitas kunjungan belum merata sepanjang tahun karena masih dipengaruhi faktor musiman,” ujarnya.

Memasuki 2026, Disparbudpora berkomitmen menjadikan data kunjungan wisata 2025 sebagai dasar penyusunan kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata daerah. Fokus diarahkan pada pemerataan kunjungan, penguatan pengelolaan destinasi, serta promosi pariwisata yang berkelanjutan agar aktivitas wisata tidak terkonsentrasi pada periode tertentu saja. (Red)

spot_imgspot_img
spot_img
spot_img

Popular Articles