Kamis, Februari 12, 2026
spot_img
spot_img

Top EnterKal

Related Posts

Dinkes Pastikan Palangka Raya Bebas Kasus Virus Nipah

Palangka Raya | EnterKal — Isu penyebaran virus Nipah di sejumlah wilayah mendorong peningkatan kewaspadaan kesehatan masyarakat. Namun, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya memastikan hingga saat ini belum terdapat laporan maupun temuan kasus virus tersebut di wilayah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan menjelaskan, virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang secara alami dibawa oleh kelelawar pemakan buah dan dapat menular dari hewan ke manusia.

“Mengenai virus Nipah, awalnya memang menular antarhewan. Informasi terbaru menunjukkan penularan bisa terjadi dari hewan ke manusia. Namun, untuk Kota Palangka Raya sampai saat ini belum ada informasi atau laporan yang masuk terkait adanya virus tersebut,” ujar Riduan, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, gejala infeksi virus Nipah bervariasi dan dalam beberapa kasus dapat tanpa gejala. Secara umum, infeksi ditandai gangguan pernapasan hingga radang otak (ensefalitis), dengan gejala awal seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, serta nyeri tenggorokan.

Riduan menegaskan kondisi kesehatan masyarakat Palangka Raya saat ini masih dalam kategori aman. Meski belum ditemukan kasus, pemantauan tetap dilakukan, terutama pada sektor hewan yang berpotensi menjadi inang virus.

“Untuk pengawasan dari sisi hewan menjadi ranah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Sementara kami dari sisi kesehatan manusia terus bersiaga,” katanya.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa perlu panik berlebihan. Warga diminta menjaga pola hidup bersih dan sehat serta menghindari kontak langsung dengan hewan yang tampak sakit.

“Kami menyarankan warga tetap waspada. Hal terpenting adalah menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal. Selain itu, hindari kontak langsung dengan hewan yang tampak sakit atau mengonsumsi buah yang sudah ada bekas gigitan hewan,” tuturnya.

Dinkes memastikan akan menyampaikan informasi secara terbuka apabila ditemukan indikasi yang mengarah pada virus Nipah, sehingga langkah pencegahan dapat segera dilakukan secara terkoordinasi. (Yan-Red)

spot_img

Popular Articles