Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya mulai melakukan persiapan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar Pasar Ramadan sebagai upaya mendukung peningkatan ekonomi sekaligus pelayanan kepada masyarakat.
Sebanyak tujuh titik lokasi disiapkan sebagai pusat kegiatan Pasar Ramadan, yakni kawasan depan SMA Negeri 1 Palangka Raya, halaman Gedung Juang, Pasar Datah Manuah, Masjid Shalahudin Universitas Palangka Raya, Pasar Kahayan, Masjid Al Husna, dan Masjid Kubah Kecubung.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, mengatakan sebaran lokasi tersebut bertujuan memudahkan akses warga dalam mencari takjil di berbagai wilayah kota sekaligus mengatur arus pengunjung agar tetap tertib.
“Pengaturan alur masuk dan keluar di Pasar Ramadan juga akan dipisah melalui gate khusus agar tidak terjadi penumpukan pengunjung di satu titik,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Datah Manuah Jadi Pusat Perayaan
Khusus untuk kawasan Pasar Datah Manuah, Pemerintah Kota berencana menjadikannya sebagai ikon pusat perayaan Ramadan tahun ini dengan konsep yang lebih tertata.
“Untuk tahun ini, pembukaan Pasar Ramadan rencananya akan dipusatkan di Datah Manuah. Kami mengusung konsep semi modern agar lebih tertib dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang,” jelas Fajar.
Konsep semi modern tersebut mencakup penataan lapak yang lebih rapi, pengaturan zonasi pedagang, serta pengelolaan akses keluar-masuk pengunjung guna menjaga kelancaran aktivitas.
Gandeng Pihak Ketiga, Dorong UMKM
Demi kelancaran dan profesionalisme pengelolaan, Pemkot Palangka Raya menggandeng pihak ketiga untuk mengatur tata letak dan fasilitas di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman, baik bagi pelaku UMKM maupun masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa Ramadan bukan hanya menjadi momen ibadah bagi umat Islam, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi bagi para pelaku usaha mikro di Palangka Raya,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan Pasar Ramadan di tujuh titik tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap aktivitas ekonomi masyarakat tetap tumbuh selama bulan suci, dengan tetap mengedepankan ketertiban, kenyamanan, dan nilai-nilai kebersamaan. (MC-Red)








