Palangka Raya | EnterKal – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan di Hotel Swiss-Bel Danum Palangka Raya, Selasa (9/6/2026).
Dalam sambutannya, Achmad Zaini menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Palangka Raya.
“Kegiatan ini merupakan wujud penyatuan komitmen kita bersama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Pertumbuhan Ekonomi Jadi Modal Positif
Zaini mengatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi semakin penting di tengah tren pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya yang menunjukkan kinerja positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya, pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 5,94 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan Triwulan IV Tahun 2025 yang tercatat sebesar 5,62 persen.
Capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 5,61 persen serta pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah yang tercatat sebesar 3,79 persen.
“Hal ini menunjukkan adanya sinyal positif terhadap peningkatan kinerja ekonomi Kota Palangka Raya pada tahun 2026. Kondisi ini tentu harus dijaga dan terus ditingkatkan melalui kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ucapnya.
Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan
Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya memiliki posisi strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi daerah, terutama pada sektor jasa.
Menurut Zaini, potensi tersebut perlu dikelola secara optimal agar mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Namun, upaya tersebut memerlukan dukungan data yang akurat, lengkap, dan dapat dipercaya. Karena itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan maupun perencanaan ekonomi daerah.
“Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi kompas bagi pemerintah dalam menentukan arah pembangunan yang tepat sasaran. Selain itu, data ini juga akan menjadi referensi penting bagi investor dan pelaku usaha dalam menentukan strategi investasi sesuai karakteristik perekonomian Palangka Raya,” ungkapnya.
Petugas Diminta Profesional dan Berintegritas
Pada kesempatan tersebut, Zaini mengajak seluruh petugas sensus untuk menjalankan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas.
Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid.
Menurutnya, kualitas data yang dikumpulkan akan sangat menentukan kualitas kebijakan yang dihasilkan pemerintah di masa mendatang.
“Saya berharap seluruh petugas dapat menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta memastikan setiap data yang dikumpulkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi modal penting bagi pembangunan Kota Palangka Raya di masa mendatang,” pungkasnya. (Red)





