Palangka Raya | EnterKal – Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Palangka Raya resmi dibuka di Hotel Aquarius, Sabtu (25/7/2026). Forum lima tahunan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi capaian kepengurusan, sekaligus menentukan kepemimpinan dan arah perjuangan Partai Golkar Kota Palangka Raya periode mendatang.
Musyawarah Daerah merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi Partai Golkar di tingkat kabupaten/kota. Keputusan yang dihasilkan tidak hanya menentukan ketua baru, tetapi juga menjadi dasar penyusunan program kerja, konsolidasi organisasi, serta strategi politik Partai Golkar Kota Palangka Raya dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
EDY PRATOWO HARAP MUSDA PERKUAT GOLKAR
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, berharap seluruh rangkaian Musda XI berlangsung lancar dan mampu menghasilkan kepemimpinan yang mendapat dukungan seluruh kader.
Menurutnya, kepemimpinan baru harus mampu menjaga eksistensi sekaligus meningkatkan capaian Partai Golkar Kota Palangka Raya pada masa mendatang.
“Pertama kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Musda ke sebelas Golkar Kota Palangka Raya, semoga lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang dicintai dan dikehendaki semuanya, sehingga bisa membawa Partai Golkar terus eksis, maju, berjaya,” kata Edy.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Fairid Naparin yang telah memimpin DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya selama dua periode. Di bawah kepemimpinan tersebut, Golkar dinilai berhasil mencatatkan capaian politik yang baik dalam pemilihan legislatif maupun eksekutif di Kota Palangka Raya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Fairid Naparin selaku Ketua DPD yang bisa membawa Partai Golkar selama dua periodenya menjadi partai yang terdepan dengan perolehan yang sangat baik dalam pemilihan legislatif dan eksekutif Kota Palangka Raya,” ujarnya.
Edy berharap kepemimpinan baru mampu mempertahankan bahkan meningkatkan berbagai capaian yang telah diraih.
“Harapan kami bagi siapapun nanti ketua terpilih, agar nantinya bisa melanjutkan program-program terdahulu yang sudah baik, paling tidak bisa meneruskan dan mempertahankan, lebih bagus lagi jika bisa lebih baik,” katanya.
FAIRID: MUSDA BUKAN SEKADAR RUTINITAS
Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan Musda XI tidak boleh dimaknai hanya sebagai agenda organisasi lima tahunan. Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperkuat konsolidasi, dan merumuskan langkah menghadapi tantangan politik ke depan.
“Pelaksanaan Musda saat ini bukan sekadar agenda seremonial atau rutinitas organisasi lima tahunan, melainkan momentum strategis bagi kita untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan proyeksi langkah ke depan,” ungkap Fairid.
Mengusung tema “Golkar Solid untuk Indonesia Maju” dengan subtema “Suara Rakyat, Suara Golkar”, Fairid menilai seluruh kader harus menyatukan visi dalam memperkuat kerja politik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, sebagai partai yang telah mengakar di tengah masyarakat, Golkar harus mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan ekonomi maupun sosial di daerah.
APRESIASI DAN HARAPAN BAGI KEPENGURUSAN BARU
Fairid turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan berbagai pihak yang telah bersama-sama membesarkan Partai Golkar selama masa kepengurusan 2020–2026.
Menurutnya, berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen partai.
“Kita patut bersyukur karena kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar terus terjaga. Hal tersebut menjadi amanah yang harus kita jawab dengan meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga Kota Palangka Raya,” katanya.
Ia berharap Musda XI mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah, visioner, serta mampu menjaga persatuan kader.
“Kekuatan utama Partai Golkar adalah persatuan kader, disiplin organisasi, serta kerja nyata untuk rakyat. Oleh karena itu, hasil Musda XI ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah, visioner, dan mampu membawa Partai Golkar Kota Palangka Raya semakin maju, semakin dicintai masyarakat, serta terus menjadi kekuatan politik yang memberikan karya dan pengabdian terbaik bagi bangsa dan daerah,” pungkasnya.
Musda XI menjadi forum penting bagi Partai Golkar Kota Palangka Raya untuk menentukan arah organisasi lima tahun mendatang. Selain memilih ketua baru, forum ini menjadi wadah evaluasi kepengurusan sebelumnya, penyusunan program kerja, penguatan kaderisasi, serta konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang. Keberhasilan Musda akan menjadi salah satu indikator soliditas internal Partai Golkar dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan mempertahankan capaian politik di Kota Palangka Raya.
Melalui Musda XI, Partai Golkar Kota Palangka Raya diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang mendapat dukungan seluruh kader serta mampu melanjutkan berbagai capaian organisasi. Konsolidasi yang kuat dan program kerja yang adaptif menjadi modal penting bagi Partai Golkar untuk terus memperkuat perannya dalam pembangunan daerah dan menghadapi dinamika politik pada periode mendatang. (Red)





