spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Dinkes Palangka Raya Evaluasi Layanan Puskesmas dan Rumah Sakit Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Evaluasi bersama puskesmas dan rumah sakit dilakukan untuk memperkuat koordinasi pelayanan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan kualitas sistem rujukan, serta menekan angka kematian ibu dan bayi di Kota Palangka Raya.

Palangka Raya | EnterKal – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya memperkuat kolaborasi antara puskesmas dan rumah sakit dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi melalui Pertemuan Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibu dan Bayi, Senin (29/6/2026). Forum yang dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, SKM., M.M.Kes., itu menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui evaluasi layanan serta penguatan koordinasi lintas fasilitas kesehatan.

Angka kematian ibu dan bayi masih menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan sektor kesehatan. Karena itu, kualitas pelayanan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga penanganan bayi baru lahir harus terus diperkuat melalui sistem rujukan yang cepat, pelayanan yang berkualitas, serta koordinasi yang terintegrasi antarfasilitas kesehatan.

Perkuat Kolaborasi Puskesmas dan Rumah Sakit

Dalam sambutannya, Riduan menegaskan bahwa penurunan angka kematian ibu dan bayi tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara puskesmas, rumah sakit, dan seluruh tenaga kesehatan.

Menurutnya, evaluasi berkala menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan di lapangan sekaligus menyusun langkah perbaikan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

“Melalui evaluasi yang berkesinambungan dan kerja sama yang solid, kita optimis mampu menghadirkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang lebih berkualitas, cepat, dan responsif demi mewujudkan generasi Palangka Raya yang sehat dan berkualitas,” ujar Riduan.

Evaluasi Sistem Rujukan dan Pelayanan Maternal

Pertemuan tersebut diikuti kepala ruang atau bidan PONEK rumah sakit, bidan koordinator puskesmas, Bidang Kesehatan Masyarakat, serta Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.

Forum evaluasi membahas berbagai aspek pelayanan kesehatan maternal dan neonatal, mulai dari deteksi dini faktor risiko pada ibu hamil, peningkatan mutu pelayanan persalinan, penanganan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal, hingga penguatan sistem rujukan agar lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Selain menjadi ruang evaluasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana berbagi pengalaman dan menyamakan persepsi dalam penerapan standar pelayanan kesehatan ibu dan anak di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Palangka Raya.

Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya berharap hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.

Penguatan koordinasi lintas fasilitas kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi, mempercepat penanganan kasus berisiko tinggi, serta mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kota Palangka Raya secara berkesinambungan.

Melalui evaluasi rutin dan penguatan sinergi antara puskesmas, rumah sakit, serta seluruh tenaga kesehatan, Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang semakin berkualitas, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (Red)

Desil 9-10 Berpotensi Beralih dari Pertalite ke BBM Nonsubsidi

Pemerintah bersama Pertamina menguji skema pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9 dan 10 agar subsidi BBM lebih tepat sasaran, tetapi waktu penerapannya belum ditetapkan.

Subandi: Pembayaran PBB Wujud Dukungan Nyata Masyarakat terhadap Pembangunan Kota

“Pembayaran PBB oleh masyarakat akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur"

Fairid Naparin Serahkan Subsidi Bunga Kredit UMKM KEREN, Target 250 Pelaku Usaha pada 2026

Pemerintah Kota Palangka Raya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro melalui subsidi bunga Kredit UMKM KEREN yang menargetkan 250 penerima sepanjang 2026.

Wali Kota Fairid Sambut Menteri P2MI, Siap Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Calon Pekerja Migran

“Kedatangan Menteri P2MI Pak Mukhtarudin ini tentu sangat positif dalam rangka meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah"

Transparansi dan Inovasi Jadi Kunci TJSLP, Wakil Wali Kota Achmad Zaini Buka Pertemuan Tahunan Forum TJSLP

“Dengan transparansi, inovasi, dan akuntabilitas, saya yakin kontribusi dunia usaha akan semakin besar untuk kemajuan Kota Palangka Raya"

Bamsoet Kukuhkan PERIKHSA 4×4, Tekankan Disiplin dan Bela Negara

Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo, mengukuhkan kepengurusan komunitas PERIKHSA 4x4 COMMUNITY di Parle Senayan, Jakarta, Jumat malam (17/4/2026).

Pemko Gelar Operasi Gabungan Tertib Pajak Kendaraan

“Untuk target PAD seluruh objek pajak di Kota Palangka Raya pada 2026 ini sebesar Rp275 miliar"

Gubernur Hadiri Pengukuhan DPW PKB Kalteng 2026–2031, Ajak Bersinergi Bangun Daerah

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menghadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah Masa Bakti 2026–2031 di Ballroom Bahalap Hotel Palangka Raya, Sabtu (14/2/2026).

Korban TPPO Asal Barito Selatan Tiba di Indonesia, Mukhtarudin Imbau Gunakan Jalur Resmi PMI

Pemulangan korban TPPO asal Kalimantan Tengah menjadi momentum bagi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk memperkuat edukasi masyarakat mengenai bahaya perekrutan nonprosedural dan pentingnya verifikasi lowongan kerja melalui sistem resmi pemerintah.

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia.

Popular Articles