Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
spot_img

Top EnterKal

Related Posts

Kalteng Siapkan Lahan Sekolah Unggul Garuda, Kotawaringin Barat Jadi Kandidat Kuat

KOTAWARINGIN BARAT | EnterKal — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran menunjukkan keseriusannya menghadirkan Sekolah Unggul Garuda di Bumi Tambun Bungai. Komitmen tersebut ditegaskan saat peninjauan lokasi calon pembangunan sekolah di Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (14/2/2026).

Peninjauan dilakukan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo.

Reza menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan mandat langsung dari Gubernur untuk memastikan kesiapan lahan yang direncanakan menjadi lokasi sekolah unggulan tersebut. Ia menjelaskan, lahan yang ditinjau merupakan hasil komunikasi intens antara Gubernur dan Wakil Menteri, dan saat ini tengah diproses hibah dari kepemilikan pribadi kepada Pemerintah Provinsi.

“Tanah ini memang telah disiapkan dan saat ini sedang dalam proses hibah dari kepemilikan pribadi kepada Pemerintah Provinsi. Harapannya, apabila semua proses berjalan baik, nantinya dapat diteruskan hingga dihibahkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi untuk pembangunan Sekolah Unggul Garuda,” ujar Reza.

Menurutnya, lokasi tersebut dinilai strategis dari sisi aksesibilitas dan stabilitas wilayah. Dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, termasuk komitmen kepala daerah setempat, memperkuat optimisme bahwa proyek tersebut dapat direalisasikan.

Daya Tarik Tanjung Puting

Reza menambahkan, kedekatan dengan Taman Nasional Tanjung Puting menjadi keunggulan tersendiri. Kawasan konservasi berkelas dunia itu dinilai berpotensi menghadirkan efek berganda, baik dalam aspek pendidikan, penelitian, maupun penguatan citra daerah di tingkat internasional.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie menjelaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan bagian dari strategi nasional membangun ekosistem pendidikan yang adil sekaligus kompetitif.

Ia membedakan secara tegas antara Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Sekolah Rakyat, menurutnya, ditujukan bagi keluarga Desil 1 untuk memperluas akses pendidikan melalui model berasrama yang masif. Adapun Sekolah Garuda difokuskan untuk mengakomodasi peserta didik berprestasi agar memperoleh pembinaan khusus.

“Namun Presiden juga melihat perlunya sekolah khusus untuk mengakomodir anak-anak berprestasi. Seperti dalam olahraga, semua orang perlu sehat dan bisa berlari, tetapi ada yang diberi pelatihan khusus agar menjadi atlet peraih medali emas. Di bidang pendidikan, itulah Sekolah Garuda,” jelasnya.

Anggaran dan Pemerataan Mutu

Menanggapi isu prioritas anggaran, Stella menegaskan bahwa revitalisasi sekolah rusak tetap menjadi agenda utama nasional. Anggaran revitalisasi di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah disebut mencapai Rp19,7 triliun pada tahun sebelumnya, jauh lebih besar dibandingkan total anggaran Sekolah Garuda sekitar Rp2 triliun.

Selain infrastruktur, pemerintah juga fokus pada pemerataan mutu pembelajaran. Ketimpangan kualitas guru di berbagai daerah menjadi perhatian, sehingga didorong digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan perangkat smart board agar materi dari guru terbaik dapat diakses lintas wilayah.

“Pemikiran sains itu tumbuh sejak kecil. Jika kita ingin melahirkan generasi unggul, maka rangsangan dan pembelajaran sains harus dimulai sejak dini,” tegasnya.

Stella mengungkapkan, hingga 2029 Sekolah Garuda direncanakan dibangun sebanyak 20 unit di seluruh Indonesia. Penentuan lokasi mempertimbangkan akses, kekhususan wilayah, serta potensi pengembangan keunggulan lokal.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan sekolah harus tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

“Yang paling penting, alamnya tetap terjaga. Jangan sampai pembangunan sarana prasarana justru merusak kekayaan alam yang menjadi kebanggaan kita bersama,” pungkasnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah, kesiapan lahan, serta potensi kawasan konservasi yang dimiliki, Kotawaringin Barat kini menjadi salah satu kandidat kuat lokasi pembangunan Sekolah Unggul Garuda, yang diharapkan menjadi lompatan strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. (Red)

spot_imgspot_img
spot_img
spot_img

Popular Articles