spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Wagub: BAZNAS Mitra Strategis Kurangi Kesenjangan dan Perkuat Ekonomi Umat

PALANGKA RAYA | EnterKal — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menegaskan bahwa amanah kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bukan sekadar tugas administratif, melainkan tanggung jawab moral dan sosial yang besar dalam mengelola dana umat secara profesional dan akuntabel.

Hal itu disampaikan Edy saat memberikan sambutan di Aula Jaya Tingang Lantai I Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, Badan Amil Zakat Nasional merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang diberi kewenangan resmi untuk mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya secara terkoordinasi.

“BAZNAS ini merupakan lembaga pemerintah non struktural yang diberi kewenangan oleh pemerintah untuk melakukan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya secara resmi dan terkoordinasi,” ujar Edy.

Zakat sebagai Instrumen Pembangunan Inklusif

Wagub menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menempatkan BAZNAS sebagai mitra strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah. Program zakat, infak, dan sedekah diharapkan mampu menyentuh kelompok kurang mampu, kelompok rentan, serta masyarakat yang membutuhkan penguatan ekonomi produktif.

Ia menilai, zakat memiliki peran signifikan dalam membantu pemerintah mengurangi kesenjangan sosial dan mendorong pemerataan ekonomi.

“Program-program tersebut diharapkan mampu menyentuh kelompok kurang mampu, kelompok rentan, serta masyarakat yang membutuhkan dorongan ekonomi produktif,” imbuhnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, pengelolaan zakat yang efektif dinilai dapat menjadi instrumen pelengkap kebijakan fiskal daerah, khususnya dalam menjangkau masyarakat yang belum sepenuhnya tersentuh program pemerintah.

Dorong Profesionalisme dan Penggalian Potensi

Edy meminta jajaran pimpinan BAZNAS yang baru untuk segera bekerja secara proaktif dalam menggali potensi zakat di Kalimantan Tengah. Ia menegaskan pentingnya tata kelola yang transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada pemberdayaan.

“Ini sangat mendorong dalam peningkatan pengelolaan zakat yang efektif, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga mampu mendorong kemandirian ekonomi dan sosial masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia menginstruksikan agar sosialisasi diperkuat serta kemitraan diperluas dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, Polri, instansi vertikal, BUMN, BUMD, sektor swasta, dan elemen masyarakat lainnya.

Wagub juga secara khusus mengimbau pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Kalteng untuk menunaikan zakat profesi maupun zakat maal, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lembaga resmi yang diberi kewenangan negara.

Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk konkret dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat sekaligus memastikan dana umat dikelola secara profesional dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. (AW-Red)

Bahlil: Harga BBM Subsidi Tetap Stabil, Keputusan Tunggu Presiden

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat bicara terkait isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada awal April 2026.

Prabowo Subianto Serukan Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

“Jangan Pancasila menjadi mantra, jangan Pancasila menjadi slogan. Kekayaan bangsa Indonesia besar. Kekayaan bangsa Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti"

Pemko Palangka Raya Salurkan Bantuan Sosial dalam Program 100 Hari Kerja

“Melalui program 100 hari kerja ini, kami ingin memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka”

Tim Pemenangan Paslon Nomor 3 Optimistis Menang Telak di Pilkada Seruyan

“Dari quick count kami berdasarkan C1 sampai malam ini sudah terkumpul 37 persen lebih suara, dengan perolehan suara paslon nomor 3 sebanyak 40 persen”

Gubernur Agustiar Sabran Resmi Luncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dalam kegiatan yang digelar di Aula Jaya Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (20/2/2026).

Mengenal Tugas dan Fungsi Kementerian P2MI

Berikut ini #sobatmigran dapat melihat transformasi kelembagaan serta pelaksanaan...

Achmad Zaini Tekankan Penerapan Sistem Merit untuk Wujudkan Birokrasi Profesional

“Sistem merit adalah fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Semua ASN harus memahami bahwa penilaian dan pengembangan karier didasarkan pada prestasi dan kontribusi nyata"

Fairid: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Adalah Investasi Perlindungan

Wali Kota Palangka Raya menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal dan relawan berisiko tinggi sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kepastian perlindungan.

Bupati Kobar Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Konservasi Dunia Birutė Mary Galdikas

Pangkalan Bun | EnterKal — Bupati Kotawaringin Barat (Kobar)...

Popular Articles