spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Gubernur Siapkan Rp50 Juta untuk Polisi Pengungkap 35 Kg Sabu di Lamandau

PALANGKA RAYA | EnterKal — Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyatakan akan memberikan apresiasi berupa uang pribadi sebesar Rp50 juta kepada anggota kepolisian yang berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dengan barang bukti 35 kilogram sabu dan 15.061 pil ekstasi di Kabupaten Lamandau.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di Markas Polda Kalimantan Tengah, Rabu (18/2/2026).

Menurut Agustiar, besarnya barang bukti yang berhasil diamankan menunjukkan ancaman serius terhadap generasi muda di Kalimantan Tengah. Ia menilai, jika 35 kilogram sabu tersebut lolos dari pengawasan aparat, dampaknya akan sangat luas.

“Kalau sampai 35 kg itu lolos, akan jadi apa masyarakat kita. Bayangkan kalau 1 kg dikonsumsi 10.000 orang, artinya ada 350.000 orang masyarakat Kalteng yang kecanduan narkoba,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kapolda dan seluruh jajaran yang dinilai telah menyelamatkan masyarakat dari potensi kerusakan sosial akibat narkotika.

“Sebagai bentuk rasa terima kasih kami, dengan uang pribadi, nanti akan memberi Rp50 juta bagi polisi yang menangkap,” tegasnya.

Kronologi Penangkapan

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus berawal dari informasi yang diterima Polres Lamandau pada 9 Februari 2026 terkait rencana peredaran narkotika yang melintas di Jalan Trans Kalimantan dari arah Kalimantan Barat.

Pada 10 Februari 2026, tim berhasil mengidentifikasi kendaraan Toyota Raize warna merah yang dicurigai membawa narkotika. Saat akan dilakukan pemeriksaan, kendaraan tersebut berusaha melarikan diri.

“Kedua pelaku melompat dari mobil dan melarikan diri ke arah hutan. Dilakukan pengejaran dan pencarian selama kurang lebih 12 jam hingga akhirnya keduanya berhasil diamankan,” jelas Kapolda.

Dari operasi tersebut, polisi mengamankan 35.183 gram sabu atau sekitar 35,1 kilogram serta 15.061 butir ekstasi. Dua orang tersangka telah ditetapkan dan saat ini menjalani proses hukum lebih lanjut. Polda Kalteng juga menyatakan akan terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Pesan Strategis

Pengungkapan kasus dengan nilai barang bukti besar ini mempertegas posisi Kalimantan Tengah sebagai salah satu jalur rawan peredaran narkotika lintas provinsi. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum menilai upaya pencegahan dan penindakan harus berjalan beriringan.

Gubernur menegaskan bahwa penguatan sektor pendidikan, pembinaan generasi muda, serta sinergi lintas lembaga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memerangi narkoba.

“Terima kasih Pak Kapolda dan jajaran sudah menyelamatkan generasi kita dari narkoba,” pungkasnya.

Dengan komitmen tersebut, Pemprov Kalteng dan jajaran kepolisian berupaya memastikan Bumi Tambun Bungai tetap kondusif serta terbebas dari ancaman peredaran narkotika yang merusak masa depan masyarakat. (Red)

Dislautkan dan DPRD Kalsel Dorong Pengembangan Budidaya Ikan Haruan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat pengembangan budidaya ikan haruan sekaligus mengampanyekan budaya gemar makan ikan sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan pembudidaya, ketahanan pangan, dan kualitas sumber daya manusia.

Demokrasi Digital, Peran Netizen dalam Pilkada

Oleh: Yandi Novia*Politik merupakan topik yang selalu menarik untuk...

Senam Bersama dan Edukasi “Isi Piringku” Meriahkan Hari Jadi Kota Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan menggelar Senam Bersama dan Edukasi Kesehatan “Isi Piringku” sebagai upaya mendorong penerapan pola hidup sehat, gizi seimbang, dan penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Pemprov Kaltim Targetkan 800 Titik Internet Desa, Prioritaskan Wilayah Terpencil

Samarinda– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan pembangunan 800 titik...

Bupati Barsel Hadiri Hari Jadi ke-23 Kabupaten Gunung Mas, Dorong Kerja Sama Antarwilayah

“Kita harap momentum hari jadi ini menjadi titik tolak bagi kemajuan yang lebih pesat lagi bagi Kabupaten Gunung Mas"

Menteri P2MI: Pekerja Migran adalah Pejuang Ekonomi Keluarga

“Saya melihat pekerja migran bukan sebagai pahlawan devisa, tetapi sebagai pejuang ekonomi keluarga. Karena itu, diksi yang selalu saya gunakan adalah pekerja migran merupakan pejuang-pejuang ekonomi keluarga”

Wawali Achmad Zaini Imbau Sopir Truk Pasir Jaga Kebersihan dan Ketertiban Kota

“Keberadaan para pelaku usaha tambang dan angkutan pasir sangat membantu dalam mendukung pembangunan daerah. Namun, penting untuk menjaga kebersihan kota yang sudah tertata dengan baik”

Pj Sekda Kalteng Sidak OPD, Cek Disiplin ASN dan Efektivitas WFO–WFH

Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, melakukan silaturahmi sekaligus peninjauan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), efektivitas pola kerja Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH), serta optimalisasi peran ASN dalam penyebarluasan informasi pemerintah.

Pemkot Palangka Raya Gelar Seminar Akhir Analisis Kebijakan Pengelolaan Pasar Modern

“Pasar Kahayan bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus diarahkan menjadi lebih modern dan tertata, tanpa meninggalkan ruh pasar rakyat"

Mukhtarudin Terima Gelar Kehormatan “Tun Perak” dari Yang di-Pertua Negeri Melaka Merangkap Presiden DMDI

“Dengan gelar ini, saya semakin termotivasi untuk berkhidmat kepada bangsa dan agama. Tun Perak adalah simbol kepemimpinan bijaksana, dan saya akan jadikan itu sebagai panduan”

Popular Articles