spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Achmad Zaini: KRB dan IKD Jadi Fondasi Palangka Raya Tangguh Bencana

Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan penyusunan Kajian Risiko Bencana dan pengukuran Indeks Ketahanan Daerah menjadi instrumen strategis untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membangun budaya sadar risiko di tengah berbagai ancaman bencana.

Palangka Raya | EnterKal – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) dan pengukuran Indeks Ketahanan Daerah (IKD) merupakan landasan penting dalam mewujudkan pembangunan yang aman, berkelanjutan, dan tangguh terhadap berbagai ancaman bencana.

Hal tersebut disampaikan Zaini saat membuka Kick-Off Meeting Penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) dan Pengukuran Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kota Palangka Raya Tahun 2026 di Hotel Luwansa Palangka Raya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Zaini, penyusunan KRB memiliki peran strategis sebagai dasar ilmiah sekaligus instrumen kebijakan dalam memahami tingkat ancaman, kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana yang dihadapi Kota Palangka Raya.

“Kajian Risiko Bencana menjadi dasar yang sangat penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih adaptif, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hadapi Ancaman Bencana yang Kompleks

Zaini menjelaskan, Kota Palangka Raya memiliki karakteristik wilayah yang unik dengan potensi sumber daya alam yang besar. Namun di sisi lain, daerah ini juga menghadapi berbagai ancaman bencana yang cukup kompleks.

Ancaman tersebut meliputi banjir, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), cuaca ekstrem, kebakaran permukiman, hingga berbagai potensi bencana lainnya yang dapat berdampak terhadap keselamatan masyarakat dan keberlangsungan pembangunan daerah.

Karena itu, menurutnya, pendekatan penanggulangan bencana tidak boleh lagi hanya berorientasi pada respons saat terjadi bencana.

“Penanggulangan bencana tidak lagi dapat dipandang sebagai urusan respons darurat semata. Penanggulangan bencana harus menjadi bagian integral dari perencanaan pembangunan daerah,” tegasnya.

Perlu Kolaborasi Seluruh Pemangku Kepentingan

Dalam kesempatan tersebut, Zaini juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Ia menyebut peran perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, media massa, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan pengurangan risiko bencana tidak hanya diukur dari kemampuan merespons keadaan darurat, tetapi juga dari peningkatan kapasitas kelembagaan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang lebih penting adalah bagaimana kita meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana,” katanya.

Dorong Pemanfaatan Teknologi dan Data Spasial

Selain memperkuat kolaborasi, Zaini juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi digital dalam pengelolaan risiko bencana.

Pemanfaatan sistem data spasial, teknologi informasi, serta berbagai platform digital dinilai dapat membantu pemerintah menghasilkan data yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi dalam mendukung pengambilan keputusan.

Dengan dukungan teknologi tersebut, upaya mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih efektif dan berbasis data.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk memperkuat budaya sadar risiko bencana, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta membangun masyarakat Kota Palangka Raya yang semakin tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa mendatang,” pungkasnya. (Red)

Lima Inovasi Teknologi Terbaru 2025 yang Siap Mengubah Dunia

Lima inovasi teknologi paling berpengaruh tahun ini yang dinilai berpotensi besar mengubah masa depan dunia

Harkitnas 2026, Palangka Raya Soroti Kedaulatan Digital Anak

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Palangka Raya menyoroti pergeseran tantangan bangsa dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan digital, termasuk penguatan pelindungan anak di ruang siber melalui implementasi PP TUNAS.

Meriah! Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama Hari Bhayangkara ke-79 di Buntok

“Ini adalah bentuk nyata kebersamaan kita dalam menjaga kesehatan, kebugaran, dan keharmonisan sosial. Karena sehat itu murah, sakit itu mahal”

30.000 Aduan Masuk, Pemprov Kalteng Perketat Validasi KHBS Lewat Kanal Pengaduan dan 1.432 Relawan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka kanal pengaduan resmi untuk memperkuat akurasi dan transparansi program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah ini disertai lonjakan partisipasi publik yang signifikan.

Sambut HUT Kota, Pemko Gelar Palangka Raya Fair 2025 dengan Tema UMKM Kuat dan Hebat

“Iya, Pemko Palangka Raya melalui DPKUKMP kembali menggelar agenda tahunan Palangka Raya Fair 2025”

Pelantikan Pejabat Fungsional DPMPTSP Perkuat Birokrasi Profesional di Palangka Raya

“Peran pejabat fungsional ini sangat vital dalam mendukung tata kelola investasi yang baik, menciptakan iklim penanaman modal yang sehat dan produktif, yang tentunya akan berdampak positif terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga”

Bupati Seruyan Dorong Percepatan Elektrifikasi Lewat Audiensi dengan PLN

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, melakukan audiensi dengan PT PLN (Persero) di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (9/4/2026), guna mempercepat pembangunan sektor ketenagalistrikan dan meningkatkan rasio elektrifikasi di Kabupaten Seruyan.

Dinkes Palangka Raya Gelar Bimtek Keamanan Pangan bagi 50 Pelaku IRTP

Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan menjadi langkah meningkatkan kapasitas pelaku Industri Rumah Tangga Pangan dalam memenuhi standar keamanan produk sekaligus mendukung legalitas usaha dan perlindungan konsumen.

Golkar Palangka Raya Gelar Pendidikan Politik, Dorong Literasi dan Wawasan Publik di Era Digital

“Pada era digital seperti sekarang, menuntut kemampuan analisis fenomena politik yang tidak hanya berbasis pada opini, tetapi juga pada kerangka teoritis yang kuat”

Silaturahmi Ramadan di Sekadau, Gubernur Ria Norsan Perkuat Sinergi dan Serahkan Bantuan Sosial

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Masjid Agung Sultan Anum, Kabupaten Sekadau, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Popular Articles