spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Bapenda Palangka Raya Dorong Kepatuhan Wajib Pajak untuk Kemandirian Fiskal Daerah

Palangka Raya | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian fiskal daerah. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan pendataan, penagihan, dan pemeriksaan lapangan oleh tim gabungan yang melibatkan Satpol PP serta aparat penegak hukum.

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan semata bentuk penegakan aturan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat dan pelaku usaha agar semakin memahami pentingnya pajak daerah sebagai pilar utama pembangunan kota.

“Kesadaran membayar pajak harus tumbuh dari pemahaman bahwa setiap rupiah yang dibayarkan akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan, fasilitas publik, dan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Menurut Emi, masih terdapat sebagian pelaku usaha yang belum sepenuhnya memahami mekanisme pelaporan pajak daerah, terutama di sektor hotel, rumah makan, dan tempat hiburan. Untuk itu, Bapenda secara aktif turun ke lapangan memberikan pembinaan langsung kepada para wajib pajak.

“Kami ingin memastikan para wajib pajak memahami aturan dengan benar, termasuk kategori usaha yang dikenakan pajak. Pendekatan kami bukan menghukum, tetapi mendidik agar kesadaran pajak tumbuh secara sukarela,” jelasnya.

Ia menambahkan, Bapenda juga terus mengembangkan inovasi pelayanan pajak digital guna memudahkan masyarakat melakukan pembayaran. Sistem non-tunai melalui kanal perbankan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi data, serta transparansi pengelolaan pajak daerah.

“Dengan sistem digital, wajib pajak bisa melakukan pembayaran di mana saja dan kapan saja. Ini bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan publik yang cepat dan transparan,” tambah Emi.

Lebih lanjut, Emi menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak hanya bergantung pada besaran tarif pajak, melainkan juga pada tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas penerimaan daerah.

“Pajak daerah merupakan fondasi bagi keberlanjutan pembangunan. Dengan kepatuhan yang tinggi, Palangka Raya akan semakin kuat secara fiskal dan mampu mempercepat pembangunan di berbagai sektor,” pungkasnya. (R-Adv)

Bupati Pulang Pisau: Koperasi Harus Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan Kemandirian Daerah

“Kehadiran para tokoh penting dalam seminar ini mencerminkan komitmen bersama memperkuat koperasi sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat”

DLH Bartim Klarifikasi Pengawalan Perusahaan Saat Kunjungan Wabup ke Tambang

“Kronologinya sudah kami komunikasikan sejak awal Januari dengan Komisi III DPRD. Namun karena jadwal yang padat, akhirnya disepakati kunjungan lapangan dilakukan pada 30 Januari”

Menjaga Raja Ampat Sebagai Warisan Dunia untuk Generasi Mendatang

Oleh: Mukhtarudin, Sekretaris Fraksi Golkar, Anggota Komisi XII DPR...

Bupati Lamandau Instruksikan ASN Hemat BBM untuk Tekan Belanja Operasional

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau untuk lebih bijak dan efisien dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Ombudsman Kalsel Serahkan Opini Maladministrasi 2025, Nilai Turun Jadi 82,41

Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, menyerahkan hasil Opini Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 kepada sejumlah pemerintah daerah di Kalimantan Selatan, Kamis (16/4/2026).

Bupati Bartim Kukuhkan Tim Reaksi Cepat, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

“Relawan adalah wajah kemanusiaan di saat-saat sulit. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, merekalah yang pertama hadir”

Bupati Seruyan Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan Poros Tran Mustika–Bangkal

“Yang pertama, jalan ini menjadi tanggung jawab provinsi. Kedua, kita sudah berupaya melalui Camat dan berkomunikasi agar perusahaan melalui CSR-nya bisa membantu dalam posisi ini”

Menkeu: Defisit APBN 2025 Capai 2,92 Persen PDB, Stimulus Dipilih untuk Cegah Ekonomi Terpuruk

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai 2,92 persen atau Rp 695,1 triliun dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan tersebut, menurutnya, diambil sebagai langkah strategis untuk membalikkan arah perlambatan ekonomi nasional.

DPRD Kalteng Tutup Masa Sidang I 2025, Buka Sidang II 2026; Wagub Tekankan Sinergi Legislasi dan Aspirasi Publik

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna ke-11 DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dengan agenda Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin (5/1/2026).

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Khusus Dongkrak PAD

“Kondisi ini tentu merugikan daerah, karena pajak kendaraan justru masuk ke daerah asal pelat kendaraan, bukan ke Kaltara"

Popular Articles