spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pakar Teknologi: AI Harus Dikembangkan dengan Nilai Kemanusiaan

Palangka Raya, EnterKal – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai sebagai pendorong utama revolusi digital global. Namun, di tengah pesatnya perkembangan AI, Indonesia menghadapi tantangan kompleks karena masih berperan sebagai pengguna, bukan pengembang atau produsen teknologi tersebut.

Pakar pendidikan dan teknologi informasi, Prof Eko Indrajit, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini bergantung pada sistem AI yang dibangun dengan nilai-nilai budaya asing, yang belum tentu selaras dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia.

“Nilai-nilai yang mendasari AI dari luar belum tentu cocok dengan kondisi sosial dan budaya Indonesia,” ujarnya dalam diskusi publik bertajuk “Etika AI dan Masa Depan Teknologi” yang digelar di Bandung, Jumat (30/5/2025).

Prof Eko menyoroti sejumlah tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam era AI, mulai dari potensi kehilangan pekerjaan, bias algoritma, penyebaran misinformasi, hingga risiko dehumanisasi. Ia juga menggarisbawahi kesenjangan literasi digital yang tinggi antara masyarakat perkotaan dan wilayah terpencil, yang menurutnya menjadi penghambat pemahaman dan adopsi teknologi secara merata.

Untuk itu, ia menawarkan empat langkah strategis yang harus segera diambil pemerintah dan pemangku kepentingan:

  1. Peningkatan literasi digital dan pendidikan berbasis STEM
  2. Penegakan regulasi dan etika perlindungan data pribadi
  3. Pemerataan infrastruktur internet di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar)
  4. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat sipil

Lebih lanjut, Prof Eko mendorong pendekatan human-centered dalam pengembangan AI, yang menempatkan manusia sebagai pusat pengambilan keputusan dan desain teknologi. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan hak asasi manusia dalam setiap tahapan pengembangan teknologi AI.

“Kalau manusia jadi pusat pengembangan AI, maka risiko diskriminasi dan penyalahgunaan data bisa diminimalkan,” tegasnya.

Prof Eko menutup dengan penegasan bahwa pengembangan AI di Indonesia tidak boleh hanya mengejar efisiensi dan profit ekonomi, melainkan harus berlandaskan pada etika, keadilan sosial, dan perlindungan data pribadi.

“Kalau salah arah, AI justru bisa menjadi alat dehumanisasi,” tutupnya.

Dengan strategi yang tepat dan sinergi lintas sektor, pemanfaatan AI di Indonesia diyakini bisa diarahkan untuk mendukung kemajuan bangsa tanpa mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan.

Sumber : https://www.beritasatu.com

Wagub Kalsel Dorong Transformasi Ekonomi, Kurangi Ketergantungan Sektor Tambang

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan pentingnya transformasi ekonomi daerah agar tidak terus bergantung pada sektor ekstraktif, khususnya pertambangan. Hal tersebut disampaikan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, dalam kegiatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Senin (23/2/2026).

Prabowo Peringatkan Mitra MBG Nakal, Minta Kembali ke Jalan Benar

Peringatan Presiden Prabowo Subianto kepada mitra Program Makan Bergizi Gratis muncul di tengah pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional dan pengungkapan dugaan korupsi tata kelola program yang menyeret mantan pejabat lembaga tersebut.

Mukhtarudin Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah Melalui Digitalisasi

“Maka, infrastruktur konektivitas seperti jembatan dan jaringan internet membantu menghubungkan komunitas pedesaan dengan pusat ekonomi dan layanan publik”

KPPU Nyatakan 97 Perusahaan Pinjol Bersalah Kartel Bunga, Denda Capai Rp755 Miliar

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan sebanyak 97 perusahaan fintech peer-to-peer lending (pinjol) di Indonesia terbukti bersalah dalam perkara kartel bunga. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang Majelis Komisi pada Kamis (26/3/2026).

Gubernur Kalteng Lantik Linae Viktoria Aden sebagai Pj Sekda

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, resmi melantik Linae Viktoria Aden sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dalam prosesi khidmat, Selasa (31/3/2026) malam.

Bupati Seruyan Evaluasi Kepala SKPD, Siapkan Rotasi dan Kabinet Baru

“Kita menilai dari daftar historis, apakah sektor-sektor strategis sudah dilaksanakan dengan baik, apakah anggaran diarahkan dan dialokasikan secara tepat sesuai skala prioritas”

KP2MI Gandeng Pemprov Banten, Krakatau Steel dan IKA Untirta Perkuat Ekosistem Migran

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Pemerintah Provinsi Banten, Krakatau Steel Group, dan IKA Untirta. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, perluasan akses kerja internasional yang legal, serta penguatan pelindungan pekerja migran dari hulu hingga hilir.

Eddy Raya Samsuri Sambut Arahan Presiden Soal Pancasila dan Persatuan Nasional

“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemimpin daerah untuk bersatu dan berkomitmen mewujudkan cita-cita bangsa yang mandiri, berdaulat, dan maju”

Kebakaran Hebat di Kuala Pembuang II, Bupati Seruyan Salurkan Bantuan untuk Korban

“Berdasarkan laporan dari Dinas Sosial dan BPBD, bantuan logistik telah kami salurkan untuk meringankan beban para korban. Ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah”

Pemko Palangka Raya Kaji Peran Forkopimda ke Pemkab Badung

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menerima kehadiran kami. Selain untuk bersilaturahmi, kunjungan ini juga untuk mengkaji bagaimana peran dan dukungan Forkopimda Pemkab Badung dalam menjaga stabilitas daerah”

Popular Articles