spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Dari Barisan Depan Jadi Penonton, Ironi Cerita Para Tim Sukses

Politik memang panggung sandiwara penuh ironi. Ada tim sukses yang sudah ikut berjuang dari nol, yang menyemai harapan di tanah tandus, mulai dari saat jagoannya masih sekadar mimpi, hingga kampanye yang penuh keringat dan pengorbanan. Mereka yang turun lapangan, menyebar janji, mengatur acara, berbicara dengan warga, semua tanpa pamrih, hanya berharap kemenangan yang manis. Nilai yang sepadan? Jangan harap. Duit yang masuk ke kantong pun cuma angan-angan. Mereka berjuang demi satu tujuan: kemenangan.

Tapi, begitu kemenangan akhirnya tercapai, apa yang mereka dapatkan? Nol! Mereka yang sudah ada di barisan depan, yang sudah mengorbankan waktu, tenaga, dan bahkan sedikit idealisme, malah harus jadi penonton. Tidak ada pengakuan, tidak ada tepuk tangan. Yang ada cuma rasa ikhlas yang dalam, seolah-olah jadi pahlawan tanpa tanda jasa itu sudah jadi kewajiban. Sementara itu, mereka yang baru datang di pertengahan jalan, yang bisa dibilang “pejuang bayaran,” yang kerja hanya kalau duit cair, tiba-tiba merasa diri mereka yang paling berjasa. Gak cair, gak kerja, dan mogok kerja.

Mereka yang dulu hanya bergerak kalau kontrak bulanan mereka sudah cair, yang baru semangat saat rekening mereka terisi, kini dengan bangga mengklaim kemenangan. Mereka yang ikut setelah semuanya “terstruktur,” yang proposalnya langsung disetujui dengan mudah, yang anggaran dana gerakannya cepat banget cairnya, malah diangkat jadi pahlawan. Dapat duit, dapat proyek, dan eh, bisa jadi mereka yang paling hebat dalam kampanye ini. Ajaib, kan?

Ironisnya, di tengah semua itu, tim sukses yang sudah berjuang tanpa pamrih, tanpa bayaran yang jelas, tanpa kontrak yang menunggu, malah jadi penonton. Bukan penonton bayaran, tapi penonton yang setia, yang tetap ada meskipun tidak ada yang menghargai. Mereka yang lebih pantas menikmati kemenangan, malah terpaksa jadi pengamat dari luar.

Di dunia politik yang kering ini, kadang rasanya hati sudah lama habis. Politik itu lebih soal hitungan angka dan kalkulasi, ketimbang perjuangan. Siapa yang geraknya duit, siapa yang proposalnya disetujui penguasa tanpa basa-basi, merekalah yang akhirnya diangkat jadi pahlawan. Sementara itu, mereka yang ikhlas tanpa mengharapkan apa-apa, yang berjuang meski tak ada bayaran, tetap jadi yang tak dikenal.

Jadi, selamat untuk mereka yang datang belakangan, yang menikmati hasil kemenangan sambil bawa duit dan proyek. Ingatlah, di luar sana ada tim sukses yang sudah lebih dulu berjuang tanpa bayaran, yang sabar dan ikhlas meski tak mendapatkan apa-apa. Mereka bukan penonton bayaran, tapi pejuang sejati yang tahu apa itu perjuangan tanpa pamrih. Mereka tahu bahwa kemenangan yang sejati bukan selalu tentang siapa yang paling cepat menikmati hasilnya, tetapi siapa yang benar-benar berjuang dari hati, meskipun tak ada yang melihat.

Namun, apapun yang mereka katakan, yang tidak menikmati ini, selalu saja dianggap salah di mata penguasa. Seperti biasa, suara mereka tak pernah didengar, hanya menjadi angin lalu. Toh, mereka tidak pernah mengharapkan pengakuan, hanya sedikit penghargaan terhadap kerja keras yang telah mereka lakukan. Sayangnya, di dunia politik, yang berjuang tanpa bayaran justru selalu berada di posisi yang salah. Selamat menikmati basa-basi politik.

Penulis : Yandi Novia

Bupati Nurhidayah Buka Kejurda Off-Road KOBAR#2, Jadi Ajang Promosi Potensi Daerah

“Ini bentuk sinergitas dari seluruh elemen masyarakat. Saya berharap kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan, sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan citra Kobar di bidang otomotif"

Pemko Palangka Raya Raih Dua Penghargaan Kemendagri Regional Kalimantan 2026

Palangka Raya meraih Terbaik III tingkat kota dalam kategori akses penduduk terhadap layanan pendidikan serta pengelolaan sampah dan lingkungan asri pada ajang Pemda Berprestasi 2026 Regional Kalimantan.

Hari Jadi ke-75 Kalsel, Gubernur Ajak Warga Bersatu Songsong Masa Depan

“Dirgahayu Provinsi Kalimantan Selatan ke-75. Semoga kita semua diberi kesehatan untuk terus bekerja dan berkarya demi kemajuan daerah tercinta”

Gangguan Listrik di Kalteng, Pemprov Minta PLN Transparan dan Tepati Target Pemulihan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama PLN memaparkan roadmap pemulihan sistem kelistrikan setelah gangguan pada tiga pembangkit utama di sistem interkoneksi Kalimantan, dengan target pemulihan bertahap hingga akhir Agustus 2026.

Wali Kota Fairid Hadiri Gala Dinner Bersama Senator Turki, Bahas Diplomasi Hak Disabilitas dan Perdamaian

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antar negara, sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas"

KNPI Kalteng Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Rapimpurnas 2025

“Undangan sudah kami distribusikan ke seluruh DPD KNPI se-Indonesia. Rapimpurnas ini bukan hanya forum organisasi, tetapi momentum penting untuk mempererat sinergi pemuda lintas daerah”

KPPU Nyatakan 97 Perusahaan Pinjol Bersalah Kartel Bunga, Denda Capai Rp755 Miliar

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan sebanyak 97 perusahaan fintech peer-to-peer lending (pinjol) di Indonesia terbukti bersalah dalam perkara kartel bunga. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang Majelis Komisi pada Kamis (26/3/2026).

Menteri P2MI Mukhtarudin Apresiasi Capaian Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: “Luar Biasa dan Inklusif”

“Sebagai bagian dari pemerintahan yang baru berusia satu tahun, saya bangga melihat bagaimana Presiden Prabowo telah mewujudkan janji kampanye secara nyata. Dari swasembada pangan hingga peningkatan investasi, semuanya mendukung pemberdayaan PMI sebagai pahlawan devisa kita”

Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan Pangan Presiden, BLT KHBS, dan Gerakan Pangan Murah untuk Warga

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan presiden, Gerakan Pangan Murah, serta bantuan langsung tunai (BLT) melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada masyarakat sebagai upaya membantu pemenuhan kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Cetak Sawah

Kerja sama pendidikan vokasi dan magang mahasiswa diarahkan mendukung swasembada pangan serta pengembangan pertanian modern di Kalimantan Tengah

Popular Articles