spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Golkar Dorong Transformasi Bansos Jadi Program Produktif untuk Pemberdayaan Ekonomi

Nasional | EnterKal — Pemerintah didorong untuk tidak hanya fokus menyalurkan bantuan sosial (bansos) bersifat konsumtif, tetapi perlahan mengalihkan ke program yang lebih memberdayakan masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar bantuan yang diberikan berdampak jangka panjang dan mampu mengentaskan penerima dari jerat kerentanan ekonomi.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Erwin Aksa, menilai penyaluran bansos pada kuartal IV tahun ini merupakan langkah positif. Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, bansos dapat menjadi bantalan bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk menjaga daya beli mereka menjelang akhir tahun.

“Di tengah tekanan harga pangan dan ketidakpastian ekonomi global, bantuan senilai Rp600 ribu setiap tiga bulan ini bisa membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama di periode Natal dan Tahun Baru yang biasanya mendorong inflasi musiman,” ujar Erwin Aksa kepada Inilah.com, dikutip Rabu (29/10/2025).

Namun demikian, politikus Partai Golkar itu menekankan pentingnya perubahan arah kebijakan agar bansos yang diberikan bersifat lebih produktif.

“Bansos sebaiknya mulai diarahkan ke program pemberdayaan, misalnya pendampingan usaha mikro atau pelatihan keterampilan bagi penerima manfaat,” jelasnya.

Erwin menegaskan bahwa dengan pendekatan yang lebih produktif, efek dari bantuan tidak akan berhenti hanya pada konsumsi jangka pendek.

“Kalau bantuan disertai pelatihan dan pemberdayaan, dampak ekonominya bisa lebih berkelanjutan dan membantu masyarakat keluar dari kerentanan ekonomi,” tambahnya.

Ia berharap, ke depan bantuan sosial tidak lagi menjadi sekadar penyambung napas, tetapi menjadi tangga untuk naik kelas secara ekonomi.

“Bukan sekadar bertahan di dalamnya,” pungkas Erwin.

Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) telah mulai menyalurkan bansos bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada kuartal IV tahun 2025. Terdapat dua jenis bansos utama, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Bansos disalurkan melalui bank-bank Himbara — BRI, BNI, Mandiri, dan BTN — ke rekening penerima manfaat. BPNT diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-warong mitra pemerintah. Karena pencairannya dilakukan setiap tiga bulan, setiap KPM menerima Rp600 ribu per pencairan.

Adapun PKH diberikan kepada keluarga miskin dengan nilai yang berbeda sesuai kategori penerima:

  • Ibu hamil dan anak usia dini (0–6 tahun): Rp3 juta per tahun
  • Siswa SD: Rp900 ribu per tahun
  • Siswa SMP: Rp1,5 juta per tahun
  • Siswa SMA: Rp2 juta per tahun
  • Lansia: Rp2,4 juta per tahun
  • Penyandang disabilitas: Rp2,4 juta per tahun
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta per tahun

Penyaluran bansos BPNT dan PKH periode Oktober–Desember 2025 sudah dimulai sejak pertengahan Oktober dan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun. Pemerintah berharap program ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, menekan angka kemiskinan, serta mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Empat Kelurahan Jadi Percontohan Kelurahan Siaga TBC di Palangka Raya

Program tahap awal diterapkan di empat kelurahan dengan fokus penemuan kasus aktif, pendampingan pasien, dan edukasi masyarakat untuk memutus rantai penularan tuberkulosis.

Lamandau Raih Penghargaan Nasional, Dorong Ekonomi Lokal dan Pembiayaan Kreatif

Kabupaten Lamandau meraih penghargaan dalam ajang National Governance Awards 2026 sebagai Top Regency in Local Economy Growth & Creative Financing, yang digelar di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Debat Pilkada Barito Utara: Pendidikan Gratis vs Keterampilan Praktis

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Barito Utara yang harus berhenti sekolah hanya karena faktor ekonomi"

Buyer Selandia Baru Siap Tampung Produk IKM Palangka Raya

“Selain itu, LPEI juga memiliki tugas menggelar pelatihan ekspor, kegiatan business matching, pameran internasional, serta pengembangan pemasaran digital. Tujuannya memangkas jarak dan waktu sehingga pelaku IKM bisa memasarkan produknya melalui gawai pribadi"

Gubernur Kalteng Antisipasi Dampak BBM, Tekankan Distribusi Tepat

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memimpin rapat koordinasi antisipasi kenaikan harga akibat dampak kenaikan BBM di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Senin (20/4/2026).

P2MI dan Imipas Sepakat Perkuat Sinergi Perlindungan Pekerja Migran

“Kami dari jajaran Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersyukur bisa berkunjung ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka memperkuat kerja sama dan sinergitas kita dalam pelayanan kepada pekerja migran”

Edy Pratowo Salurkan 3.000 Paket Pangan dan BLT untuk 575 Keluarga di Lamandau

Selain menyalurkan 3.000 paket pangan dan BLT KHBS kepada 575 keluarga penerima manfaat, Pemprov Kalteng menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, masker, dan vitamin untuk membantu warga menghadapi dampak kemarau serta karhutla.

80 Tahun Indonesia Merdeka. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

80 Tahun Indonesia Merdeka. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia...

KemenP2MI–MCA Perkuat Kerja Sama, Targetkan PMI Profesional

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menerima kunjungan delegasi Malaysian Chinese Association di Kantor KemenP2MI, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026). Pertemuan ini menandai penguatan kerja sama bilateral dalam penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Pemkot Palangka Raya Dukung Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

“Koperasi merupakan wadah yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Koperasi Merah Putih, diharapkan muncul semangat baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi di tingkat lokal"

Popular Articles