Palangka Raya | EnterKal – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palangka Raya, Boy Yepthanius, menegaskan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda sebagai upaya membentuk karakter bangsa yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Menurutnya, pendidikan politik memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara yang kuat di tengah dinamika zaman.
“Pendidikan politik tidak sekadar memahami hak dan kewajiban warga negara, tetapi juga menanamkan semangat perubahan positif bagi bangsa,” ujar Boy, Selasa (11/11/2025).
Ia menilai, generasi muda saat ini harus mampu bersikap kritis terhadap arus informasi digital, terutama di tengah meningkatnya penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, dan isu SARA di media sosial.
“Anak muda harus memiliki ketahanan literasi politik agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan,” tegasnya.
Boy menjelaskan, kegiatan pendidikan politik menjadi wadah pembelajaran dan penguatan wawasan kebangsaan. Pelaksanaannya juga mengacu pada Permendagri Nomor 36 Tahun 2010 tentang Pedoman Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Politik.
Ia menekankan, pendidikan politik perlu dijalankan secara berkelanjutan dan adaptif agar mampu membentuk generasi muda yang aktif, peduli, dan berintegritas dalam membangun masa depan bangsa.
“Pemuda bukan hanya penerus, tetapi juga penggerak perubahan. Dengan pemahaman politik yang benar, mereka akan menjadi pilar demokrasi yang kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Boy menuturkan bahwa pendidikan politik perlu dirancang dengan pendekatan yang menarik dan relevan, sehingga mampu membuka ruang dialog dan pembelajaran yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkannya dalam tindakan nyatadi lingkungan sosial masing-masing.
“Kesadaran politik harus diiringi dengan sikap toleransi, kepedulian, dan semangat gotong royong,” tambahnya.
Boy optimistis, melalui pendidikan politik yang baik dan berkelanjutan, generasi muda Palangka Raya akan tumbuh sebagai agen perubahan yang cerdas, progresif, dan berintegritas. (AW-Adv)





