spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Top EnterKal

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Permukiman di Pahandut Palangka Raya, 25 Rumah Terbakar dan 127 Warga Terdampak

Palangka Raya | EnterKal — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Jalan Sukamaju II, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa (10/3/2026) malam. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu serta diperparah oleh tiupan angin kencang.

Peristiwa tersebut sempat membuat warga panik. Kobaran api yang terus membesar memaksa masyarakat berupaya menyelamatkan diri serta barang-barang berharga dari dalam rumah masing-masing.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya bersama relawan pemadam kebakaran dari berbagai pos segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Mereka berjibaku memadamkan api agar tidak merembet lebih luas ke permukiman lainnya.

Salah seorang saksi mata, Syahrul, mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian belakang atau dapur salah satu rumah warga. Saat itu api masih kecil, namun dengan cepat membesar karena tiupan angin.

“Awalnya saya lihat api dari belakang rumah, seperti dari dapur. Waktu itu apinya kecil saja, tapi karena angin kencang api langsung cepat membesar dan menyebar ke rumah lainnya,” ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, Syahrul segera memberi tahu warga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api dapat segera ditangani.

“Saya langsung teriak memberi tahu warga bahwa ada kebakaran, lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran,” tambahnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya Urianinu Napulangit menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan yang masuk melalui call center 112.

“Setelah menerima laporan, kami segera menurunkan tim ke lokasi. Penanganan kebakaran juga dibantu relawan, BPBD Kota dan Provinsi, serta Dinas Kehutanan,” jelasnya.

Meski api akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara kebakaran dipicu aktivitas di dapur atau kemungkinan korsleting listrik.

“Penyebab pastinya masih belum diketahui. Bisa saja karena kelalaian di dapur atau korsleting listrik, namun hal ini masih dalam penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, Lurah Pahandut Ahmad Reza menyampaikan berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan pihak kelurahan bersama tim terkait, kebakaran tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

“Dari hasil pendataan sejak tadi malam, terdapat 25 rumah yang terbakar, dengan rincian 11 rumah mengalami rusak berat dan 14 rumah rusak ringan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Selain rumah warga, kebakaran juga berdampak pada bangunan barak di kawasan tersebut.

“Terdapat sembilan kos-kosan dengan total 34 pintu yang ikut terdampak. Jadi secara keseluruhan terdapat 34 bangunan yang terdampak kebakaran,” tambahnya.

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 36 kepala keluarga atau sekitar 127 jiwa terdampak dan harus kehilangan tempat tinggal sementara.

Saat ini sebagian warga telah diungsikan ke lokasi sementara yang berada tidak jauh dari tempat kejadian. Pihak kelurahan mendirikan posko darurat di Masjid Al-Aqsa untuk menampung warga terdampak.

“Di posko darurat yang kami dirikan di Masjid Al-Aqsa saat ini menampung sekitar 20 hingga 30 jiwa. Sementara sebagian warga lainnya mengungsi di rumah keluarga atau kerabat,” jelasnya.

Pihak kelurahan bersama instansi terkait juga telah menyalurkan bantuan darurat berupa matras, terpal, serta kebutuhan dasar lainnya bagi para korban kebakaran.

“Alhamdulillah sejak tadi malam bantuan seperti matras dan terpal sudah mulai disalurkan untuk membantu kebutuhan sementara para korban,” pungkasnya. (Red)

spot_imgspot_img
spot_img
spot_img

Popular Articles