Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Menteri P2MI Mukhtarudin Terima Dubes Qatar, Dorong Penempatan Pekerja Migran Indonesia Terampil di Sektor Strategis

Jakarta | EnterKal — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat kerja sama bilateral dalam tata kelola penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama di tengah proses transformasi kelembagaan kementerian yang kini memiliki kewenangan lebih luas.

Peluang Kerja di Qatar Masih Terbuka

Berdasarkan data SiskaP2MI, peluang kerja bagi PMI di Qatar saat ini mencapai 848 posisi. Dari jumlah tersebut, baru 86 lowongan yang telah terisi, sementara 762 posisi lainnya masih tersedia.

Sepanjang periode Januari 2023 hingga 2 Maret 2026, layanan penempatan PMI ke Qatar tercatat mencapai 1.466 layanan. Penempatan tersebut didominasi oleh pekerja asal Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, dan Banten.

Sektor pekerjaan di Qatar saat ini masih didominasi oleh manufaktur sebanyak 327 pekerja, hospitality 298 pekerja, serta konstruksi 223 pekerja migran.

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa ke depan pemerintah akan mendorong penempatan PMI yang lebih profesional dengan keterampilan yang lebih tinggi.

“Kami berharap bisa lebih banyak menempatkan Pekerja Migran yang profesional. Kolaborasi dengan Qatar akan difokuskan pada sektor prioritas seperti kesehatan, TI, hospitality, serta sektor spesifik pada konstruksi dan migas,” beber Menteri Mukhtarudin.

Transformasi Kelembagaan KP2MI

Mukhtarudin menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian P2MI kini mengalami transformasi kelembagaan yang memperluas kewenangan pemerintah dalam pengelolaan pekerja migran.

Melalui Perpres Nomor 139 Tahun 2024 dan Perpres Nomor 165 Tahun 2024, lembaga ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai operator, tetapi juga sebagai regulator sekaligus operator dalam sistem penempatan dan pelindungan PMI.

“Negara hadir untuk memberikan pelindungan maksimal dari sebelum, selama, hingga setelah bekerja. Kami menggeser paradigma dari low-skill menuju medium-high skill,” tegas Mukhtarudin.

Target 500.000 Tenaga Kerja Luar Negeri

Pemerintah juga menyiapkan langkah strategis untuk memanfaatkan bonus demografi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 207,9 juta jiwa usia produktif pada tahun 2045.

Saat ini tercatat terdapat 267.970 peluang kerja luar negeri yang belum terserap dari total 333.557 peluang yang tersedia.

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar pemerintah mempersiapkan 500.000 tenaga kerja migran pada tahun 2026.

Beberapa sektor prioritas yang disiapkan antara lain caregiver dan perawat (nurse), welder (tukang las), hospitality, serta truck driver.

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian P2MI telah menjalankan berbagai program strategis, antara lain Kelas Migran, Migran Center, dan Sekolah Vokasi Migran.

Perkuat Payung Hukum Kerja Sama

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas tindak lanjut Agreement on the Employment of Workersantara Indonesia dan Qatar.

Mukhtarudin menyatakan bahwa pemerintah akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait langkah teknis lanjutan, termasuk proses business matching untuk memastikan kebutuhan tenaga kerja yang sesuai.

“Jadi nanti MoU-nya kita miliki payung hukum yang jelas. Kolaborasi dengan Qatar akan memastikan kompetensi apa yang dibutuhkan sehingga kita bisa siapkan dari dalam negeri,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.

Sementara itu, Dubes Qatar Sultan bin Mubarak menyambut baik transformasi kelembagaan yang menjadikan KP2MI sebagai kementerian.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah Qatar untuk terus meningkatkan standar kesejahteraan pekerja asal Indonesia yang selama ini dikenal memiliki etos kerja tinggi.

Dubes Qatar juga menyambut positif langkah penguatan kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) antara kedua negara.

Menurutnya, penguatan kerja sama tersebut diharapkan dapat memperlancar penempatan pekerja migran Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan PMI di Qatar. (Red)

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi dengan Pers, Dorong Informasi Akurat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan silaturahmi yang telah memasuki agenda kelima, digelar di Istana Isen Mulang, Jumat (17/4/2026).

Syukuran dan Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Seruyan

“Donor darah tidak hanya menyehatkan tubuh, tapi juga menyelamatkan nyawa. Ini adalah wujud nyata kolaborasi dan kepedulian antar elemen daerah”

Pemkot Palangka Raya Raih Predikat Sangat Baik dalam Pengelolaan Pengaduan Publik

“Alhamdulillah, Kota Palangka Raya diberikan kepercayaan dengan predikat sangat baik. Ini merupakan apresiasi atas kerja keras bersama dalam memberikan layanan pengaduan yang responsif kepada masyarakat”

Pemprov Kalteng–BI Perkuat Sinergi, Dorong Laporan TPID Berbasis Data dan Strategi Adaptif

“TPID memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan stabilitas harga, khususnya pada komoditas pangan strategis yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Tantangan pengendalian inflasi ke depan semakin dinamis, baik akibat fluktuasi harga komoditas global, perubahan iklim, maupun dinamika geopolitik”

Pemko Palangka Raya Studi Banding ke Batam Tingkatkan Layanan Persampahan dan Pertanahan

“Kota Batam juga turut menghadapi tantangan dalam penanganan sampah, serta persoalan pertanahan”

Pemprov Kalteng Dorong Pemerataan Kompetensi Tenaga Kesehatan Melalui Pelatihan BTCLS

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Inisiatif ini penting untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di daerah"

Perkuat Pembangunan Zona Integritas, Lapas Perempuan Palangka Raya Terima Penguatan dari Bapas

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menerima kegiatan penguatan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya dalam rangka memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

NPCI Kalbar Gelar Rakor, Soroti Status dan Pembinaan Atlet Disabilitas

NPCI Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi bersama Disporapar serta pengurus NPCI kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Bersinergi Membangun Organisasi untuk Meningkatkan Prestasi”.

Ketua DPRD Soroti Penurunan APBD Palangka Raya 2026, Dorong Optimalisasi PAD

“Kita dorong agar optimalisasi PAD bisa menjadi solusi strategis untuk menutupi kekurangan akibat menurunnya transfer dana pusat"

IBCA MMA Murung Raya Resmi Dilantik, Pemkab Siap Dukung Pembinaan Atlet Muda

“Atas nama Pemkab Murung Raya, kami mengapresiasi terbentuknya pengurus IBCA-MMA di daerah ini. Pemerintah daerah siap mendukung pembinaan olahraga beladiri sebagai bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, dan prestasi generasi muda"

Popular Articles