spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Ketegangan Timur Tengah Dorong Harga Emas, Analis Sarankan Akumulasi Bertahap

JAKARTA | EnterKal — Harga emas kembali menguat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah. Arus dana investor global mengalir ke aset safe haven, mendorong harga bertahan di level tinggi sekaligus memunculkan pertanyaan soal strategi investasi yang tepat di fase reli.

Analis Komoditas Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai lonjakan harga emas saat ini lebih banyak dipicu sentimen jangka pendek berupa eskalasi konflik geopolitik. Ketidakpastian durasi konflik membuat prospek emas masih ditopang faktor risiko global.

“Lonjakan emas saat ini murni dipicu sentimen geopolitik di Timur Tengah. Walaupun sifatnya sementara, belum bisa dipastikan akan berlangsung berapa lama, bahkan ada yang memperkirakan bisa cukup panjang,” ujar Lukman dikutip dari Kontan, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, dalam kondisi volatil seperti ini, investor sebaiknya menghindari pembelian sekaligus di satu level harga. Lukman merekomendasikan strategi dollar cost averaging atau akumulasi bertahap guna meminimalkan risiko membeli di harga puncak.

“Strategi yang paling sesuai adalah membeli emas secara bertahap di beberapa level harga. Pendekatan akumulasi ini membantu investor mengelola volatilitas harga,” jelasnya.

Profit Taking Tergantung Tujuan

Terkait aksi ambil untung, Lukman menegaskan keputusan tersebut sangat bergantung pada tujuan investasi masing-masing. Investor yang sebelumnya masuk pasar sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik dinilai wajar merealisasikan sebagian keuntungan saat harga melonjak.

Namun, bagi investor dengan orientasi jangka panjang—misalnya untuk diversifikasi aset atau mengantisipasi risiko pelemahan mata uang fiat—aksi profit taking tidak selalu mendesak.

“Jika tujuan investasi bersifat fundamental, seperti diversifikasi cadangan aset atau kekhawatiran terhadap mata uang fiat, maka tidak perlu terburu-buru melakukan profit taking,” tambahnya.

Potensi Rekor Baru

Dari sisi proyeksi, Lukman melihat harga emas masih berpeluang melanjutkan kenaikan apabila tensi geopolitik semakin memanas dalam jangka pendek. Ia memperkirakan harga dapat kembali mencetak rekor di kisaran US$ 5.500–US$ 5.600 per ons jika konflik berkepanjangan.

Dalam horizon lebih panjang, emas bahkan dinilai berpotensi menembus US$ 6.000 atau lebih, seiring tingginya ketidakpastian global dan meningkatnya permintaan lindung nilai.

Meski demikian, investor tetap diingatkan untuk disiplin pada strategi dan profil risiko masing-masing. Pergerakan emas saat ini sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik, sehingga fluktuasi harga dapat terjadi secara cepat dan tajam. (Red)

Lomba Mangenta FBIM 2026 Jadi Ruang Pelestarian Kuliner Tradisional Dayak

Tradisi mengolah Kenta diangkat sebagai bagian pelestarian budaya dan identitas masyarakat Kalimantan Tengah

Presiden Tekankan Percepatan Pembangunan IKN

“Bapak Presiden sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang diharapkan bisa selesai pada tahun 2028"

Bupati Kobar Gali Teknologi Pertanian dan Peternakan di Australia

“Alhamdulillah, sambutannya sangat luar biasa. Selain dijamu secara resmi, Ibu juga diterima langsung oleh suku asli Aborigin, sebuah pengalaman yang sangat berkesan"

Pemko Palangka Raya Libatkan Dinsos, Dinkes, dan Disdik dalam Perang Narkoba

Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan pendekatan yang lebih terintegrasi dalam penanggulangan narkoba dengan memperkuat peran Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan sebagai garda terdepan pencegahan, rehabilitasi, dan edukasi masyarakat.

Satpol PP Tala Tertibkan PKL dengan Pendekatan Humanis

Penertiban pedagang kaki lima di Kecamatan Pelaihari dilakukan melalui pendekatan persuasif dan edukatif guna menjaga ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan ruang publik.

Pemkot Palangka Raya Tegaskan Lima Prioritas Perkuat Administrasi Pertanahan

“Yang paling penting adalah bagaimana langkah ini dapat membantu mewujudkan kepastian hukum di bidang pertanahan. Ketika administrasi tertata dan layanan semakin profesional, Kota Palangka Raya akan menjadi daerah yang lebih aman, tertib, dan memberikan kepastian bagi warga"

TKA 2025 Jadi Instrumen Pemetaan Akademik Nasional Kemendikdasmen

“Pelaksanaan TKA secara umum berjalan lancar. Seluruh proses dilaksanakan berbasis Computer Based Testing (CBT), tanpa ujian manual. Adapun kendala yang muncul, seperti pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem atau murid yang berhalangan karena sakit, dapat ditangani melalui mekanisme ujian susulan"

DLH Palangka Raya Gelar Aksi Bersih Sampah Peringati Hari Lingkungan Hidup

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Palangka Raya diwujudkan melalui aksi bersih sampah yang melibatkan pemerintah, aparat, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim.

Prancis vs Norwegia: Duel Mbappe dan Haaland Perebutkan Juara Grup I

Prancis dan Norwegia sama-sama mengincar posisi juara Grup I, sementara Kylian Mbappe dan Erling Haaland akan saling beradu ketajaman untuk memimpin daftar pencetak gol turnamen. Prancis dan Norwegia sama-sama mengincar posisi juara Grup I, sementara Kylian Mbappe dan Erling Haaland akan saling beradu ketajaman untuk memimpin daftar pencetak gol turnamen.

Gubernur Kalteng Bahas Tata Ruang dan DBH-DR dengan Menteri Kehutanan

“Dengan kondisi sekarang, tata ruang Provinsi Kalteng kurang lebih 81 persen adalah kawasan hutan, maka sisanya yang 19 persen APL (Area Penggunaan Lain) adalah zona penyangga"

Popular Articles