Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Kemkomdigi Ancam Sanksi YouTube, Dinilai Tak Patuh PP Tunas

Jakarta | EnterKal – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan menjatuhkan sanksi kepada Google sebagai induk platform YouTube, karena dinilai belum memenuhi kewajiban dalam implementasi Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas).

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan keputusan tersebut disampaikan sebagai bentuk transparansi sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam melindungi anak di ruang digital.

“YouTube belum memenuhi kewajiban kepatuhan dan tidak menunjukkan itikad untuk dalam waktu dekat mengikuti ketentuan PP Tunas. Pemerintah memberikan catatan merah kepada Google,” ujar Meutya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, PP Tunas mewajibkan seluruh platform digital menerapkan pembatasan akses bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.

Sudah Dipanggil Dua Kali

Meutya menegaskan, langkah penjatuhan sanksi bukan keputusan tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang sesuai prosedur.

Kemkomdigi, kata dia, telah melakukan sosialisasi kepada seluruh platform sejak tahap penyusunan regulasi. Dalam tahap penegakan, pemerintah juga telah melayangkan dua kali surat pemanggilan kepada pihak YouTube.

Namun hingga batas waktu yang diberikan, platform tersebut dinilai belum menunjukkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan Dirjen Pengawasan Ruang Digital pada 7 April, pemerintah tidak bisa lagi memberikan toleransi,” tegasnya.

Tegaskan Perlindungan Anak Digital

Langkah ini menandai sikap tegas pemerintah dalam memastikan ruang digital yang aman bagi anak. Kemkomdigi menekankan bahwa seluruh platform wajib mematuhi regulasi nasional, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan pengguna usia dini.

DPRD Kalteng Setujui RPJMD 2025–2029, Pemprov Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif dan Berkeadilan

“Rekomendasi dan masukan strategis dari DPRD menjadi rujukan berharga dalam menyempurnakan pengelolaan APBD agar lebih terarah, transparan, dan membawa dampak nyata bagi masyarakat"

Kalsel Tegaskan Posisi Lumbung Pangan Lewat Panen Raya Nasional

“Surplus beras Kalimantan Selatan saat ini mencapai sekitar 1,2 juta ton dengan kenaikan hampir 15 persen, tertinggi di regional Kalimantan. Ini menunjukkan ketahanan pangan kita sangat kuat”

Fairid Naparin Tinjau Perbaikan Jalan Pangeran Samudera, Targetkan 100 Lebih Ruas Jalan Diperbaiki

“Penanganan jalan dan drainase adalah prioritas utama tahun ini. Target kita lebih dari 100 ruas yang diperbaiki secara bertahap, dan pengerjaan harus tepat mutu serta tepat waktu”

Hari Jadi ke-13 Kaltara, Gubernur Ajak Seluruh Elemen Aktif Bangun Daerah

“Pemerintah tidak akan mampu berjalan sendiri. Karena itu, semua pihak harus menjadi bagian aktif dalam pembangunan di Kaltara”

Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya di Kapuas, Dorong Penguatan Sentra Pangan dan Infrastruktur

“Saya harap semua pihak benar-benar hadir dan turun langsung ke lapangan, bukan hanya di balik meja. Kita harus perhatikan para petani, karena mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan kita”

Popular Articles